- Sistem penerimaan FAME diubah dari truk tangki menjadi jalur pipa, meningkatkan efisiensi logistik dan keselamatan operasional.
- Inovasi ini mampu menekan global warming potential hingga 45,6 persen, menjadi terobosan penting dalam operasional ramah lingkungan.
- Program Lentera Pagesangan mendorong ekonomi sirkular dan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan.
Suara.com - PT Pertamina Patra Niaga terus menjalankan inovasi penerimaan Fatty Acid Methyl Ester (FAME) di Integrated Terminal (IT) Surabaya. Strategi ini untuk meningkatkan efisiensi sekaligus menekan dampak lingkungan dari aktivitas operasional.
Lewat Inovasi ini, Pertamina Patra Niaga mengubah sistem distribusi dari sebelumnya menggunakan truk tangki menjadi penerimaan langsung dari kapal melalui jalur pipa.
Perubahan tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi proses logistik sekaligus memperkuat aspek keselamatan kerja di lapangan. Selain itu, transformasi ini juga berdampak signifikan terhadap pengurangan emisi.
Implementasi inovasi FAME tercatat mampu menurunkan global warming potential hingga 45,6 persen, menjadikannya sebagai salah satu terobosan penting dalam operasional ramah lingkungan di sektor energi.

atas inovasi tersebut, perseroan meraih predikat PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dalam ajang Anugerah Lingkungan PROPER 2025.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan inovasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan prinsip keberlanjutan.
"Capaian PROPER Emas ini menjadi bukti komitmen Pertamina Patra Niaga dalam menjalankan prinsip ESG secara konsisten," ujar Roberth seperti dikutip, Minggu (122/4/2026).
Selain inovasi teknologi, perusahaan juga mengombinasikan pendekatan operasional dengan pemberdayaan masyarakat melalui program Lentera Pagesangan yang mengusung konsep ekonomi sirkular.
Program ini mendorong masyarakat untuk mengelola limbah dan sumber daya lingkungan menjadi lebih bernilai, sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan di sekitar wilayah operasional.
"Program Lentera Pagesangan menunjukkan bahwa perubahan lingkungan dapat dimulai dari tingkat komunitas. Melalui kolaborasi yang kuat, masyarakat mampu mengelola sumber daya di sekitarnya menjadi lebih bernilai sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan bersama,” ujar Ahad.
Melalui inovasi FAME dan pendekatan berbasis komunitas, Pertamina Patra Niaga menegaskan arah transformasi menuju operasional yang lebih efisien, aman, dan berkelanjutan di tengah tuntutan transisi energi.