Ramalan Harga Emas Antam Sepekan Ini Setelah Negosiasi Iran-AS Gagal

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Senin, 13 April 2026 | 08:01 WIB
Ramalan Harga Emas Antam Sepekan Ini Setelah Negosiasi Iran-AS Gagal
Pengunjung antre membeli logam mulia Antam di Jakarta. .[ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wpa].
baca 10 detik
  • Harga emas Antam diproyeksikan bisa menyentuh angka Rp 3.100.000 per gram jika harga emas dunia berhasil melewati level psikologis 5.000 dolar AS
  • Faktor utama pendorong harga adalah ketidakpastian di Timur Tengah. 
  • Situasi konflik tersebut diprediksi tidak hanya mengerek harga emas, tetapi juga akan memicu kenaikan harga minyak mentah dan nilai tukar.

Suara.com - Harga emas antam atau logam mulia diprediksi akan mengalami naik turun tajam selama sepekan ini.

Analis Pasar Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, memproyeksikan harga emas dunia berpotensi melonjak signifikan, yang akan mendorong harga emas antam bisa mencapai Rp 3.100.000 per gram.

Menurut Ibrahim, jika terjadi koreksi dalam jangka pendek, harga logam mulia kemungkinan besar akan berada di level Rp 2.780.000 per gram. Namun, pasar saat ini melihat adanya sinyal penguatan yang cukup kuat.

"Jika harganya naik, resistance pertama berada di level 4.897 dolar AS. Ada kemungkinan kenaikan sebesar Rp 20.000 untuk logam mulia, sehingga mencapai Rp 2.880.000 per gram," ujar Ibrahim dalam analisisnya dikutip Senin (13/4/2026).

Pengunjung menunjukkan logam mulia Antam yang dibeli di Jakarta, Jumat (27/3/2026). [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wpa].
Pengunjung menunjukkan logam mulia Antam yang dibeli di Jakarta. [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wpa].

Kenaikan harga ini didorong oleh faktor fundamental yang krusial, terutama dinamika geopolitik di Timur Tengah. Apalagi, pasar juga tetap waspada terhadap kemungkinan terburuk.

Dalam masa jeda dua minggu tersebut, pihak Amerika Serikat, Israel, maupun Iran diprediksi akan melakukan konsolidasi. Jika gencatan senjata gagal atau tidak diperpanjang, risiko perang terbuka kembali meningkat.

Ibrahim menilai, jika perang terbuka benar-benar pecah, harga emas tetap akan melambung tinggi karena statusnya sebagai aset aman (safe haven).

"Dalam sepekan ini hingga Sabtu pagi, harga emas dunia kemungkinan besar akan melompat di atas level 5.000 dolar AS , tepatnya di kisaran 5.138 dolar AS. Kondisi ini bisa mengerek harga logam mulia ke level Rp 3.100.000 per gram," tambah Ibrahim.

Dalam situasi konflik tersebut, Ibrahim memprediksi tidak hanya harga emas yang akan naik, tetapi juga harga minyak mentah dan nilai tukar dolar Amerika Serikat akan ikut menguat secara bersamaan. 

baca juga

"Para investor kini tengah mencermati setiap perkembangan dari meja perundingan guna menentukan langkah investasi di komoditas kuning ini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Naik Tipis ke Rp 2.857.000 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik Tipis ke Rp 2.857.000 Juta per Gram

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 10:50 WIB

Harga Emas Pegadaian 10 April 2026 Terkoreksi Usai Naik Berturut-turut

Harga Emas Pegadaian 10 April 2026 Terkoreksi Usai Naik Berturut-turut

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 07:42 WIB

Harga Emas Antam Turun Drastis, Kembali Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Harga Emas Antam Turun Drastis, Kembali Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 09:41 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×