Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

Emas Antam Lompat Tinggi Jadi Rp 2.893.000/Gram, Cek Daftar Harganya

Achmad Fauzi

Rabu, 15 April 2026 | 09:03 WIB
Emas Antam Lompat Tinggi Jadi Rp 2.893.000/Gram, Cek Daftar Harganya
Petugas menunjukan emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam, TB Simatupang, Jakata. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Harga emas Antam per 15 April 2026 naik menjadi Rp2.893.000 per gram dengan harga buyback Rp2.674.000 per gram.
  • Kenaikan harga emas Antam dipicu oleh lonjakan harga emas dunia akibat sentimen geopolitik serta pelemahan dolar AS.
  • Kebijakan moneter The Fed mempertahankan suku bunga tahun ini turut memengaruhi pasar emas di tengah kekhawatiran inflasi global.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Rabu, 15 April 2026 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.893.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu naik lagi Rp 30.000 dibandingkan Selasa, 14 April 2026.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.674.000 per gram.

Harga buyback itu ikut lompat tinggi Rp 35.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Selasa kemarin.

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.3.

Warga mencari informasi ketersediaan emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam kompleks DP Mall, Semarang, Jawa Tengah, Senin (14/4/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom.]
Warga mencari informasi ketersediaan emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam. [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom.]

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam setelah pajak pada hari ini:

  • 0.5 Gram: Rp1.500.241
  • 1 Gram: Rp2.900.233
  • 2 Gram: Rp5.740.315
  • 3 Gram: Rp8.585.410
  • 5 Gram: Rp14.275.600
  • 10 Gram: Rp28.496.063
  • 25 Gram: Rp71.114.343
  • 50 Gram: Rp142.149.488
  • 100 Gram: Rp284.220.780
  • 250 Gram: Rp710.286.288
  • 500 Gram: Rp1.420.362.050
  • 1000 Gram: Rp2.840.684.000

Harga Emas Dunia Meroket

Harga emas dunia kembali menguat signifikan pada perdagangan Selasa, didorong oleh kombinasi sentimen geopolitik dan pelemahan dolar Amerika Serikat (AS).

Mengutip laporan FXStreet, harga emas (XAU/USD) melonjak hampir 2 perse dan diperdagangkan di level 4.835 dolar AS, setelah sebelumnya sempat menyentuh titik terendah harian di 4.742 dolar AS.

baca juga

Kenaikan harga emas terjadi di tengah meningkatnya optimisme terkait kemungkinan dimulainya kembali pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran, meskipun ketegangan masih berlangsung menyusul penyitaan kapal-kapal yang terkait Iran oleh militer AS di tengah blokade Selat Hormuz.

Selain itu, pelemahan dolar AS turut menjadi katalis utama penguatan emas. Dolar kehilangan daya tariknya sebagai aset safe haven dan tercermin dari penurunan Indeks Dolar AS (DXY) ke level terendah enam minggu di 97,96.

Pada sesi perdagangan terbaru, DXY tercatat turun 0,26 persen, tertekan oleh pergerakan harga minyak yang juga melemah.

Sentimen geopolitik juga menjadi perhatian utama pasar, terutama setelah Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan peluang pertemuan antara Washington dan Teheran dalam waktu dekat.

"Anda sebaiknya tetap di sana, karena sesuatu mungkin akan terjadi dalam dua hari ke depan, dan kami lebih cenderung untuk pergi ke sana," ujar Trump kepada New York Post.

Dari sisi kebijakan moneter, pernyataan pejabat bank sentral AS turut memengaruhi arah pasar. Presiden Federal Reserve Chicago, Austin Goolsbee, menyebut bahwa suku bunga kemungkinan akan tetap dipertahankan sepanjang tahun ini.

Ia juga membuka peluang bahwa penurunan suku bunga baru akan dipertimbangkan pada 2027, terutama jika harga energi tetap tinggi akibat konflik geopolitik.

Sementara itu, Gubernur The Fed, Stephen Miran, memperkirakan inflasi akan kembali mendekati target dalam waktu satu tahun dan menilai tidak ada alasan kuat bagi harga minyak untuk bertahan tinggi dalam jangka panjang.

Meski demikian, kekhawatiran inflasi masih membayangi pasar. Hal ini membuat pelaku pasar mengurangi ekspektasi kebijakan moneter yang lebih longgar atau dovish dari The Fed.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Ikutan Meroket di Pegadaian

Harga Emas Antam Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Ikutan Meroket di Pegadaian

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 08:23 WIB

Emas Antam Lagi Meroket, Harganya Dibanderol Rp 2,86 Juta per Gram

Emas Antam Lagi Meroket, Harganya Dibanderol Rp 2,86 Juta per Gram

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 11:22 WIB

Harga Emas Antam Naik saat Harga Emas Dunia Turun, Mengapa?

Harga Emas Antam Naik saat Harga Emas Dunia Turun, Mengapa?

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 09:46 WIB

Terkini

Nyontek Dubai, Bali Mau Jadi Pusat Keuangan Dunia

Nyontek Dubai, Bali Mau Jadi Pusat Keuangan Dunia

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:47 WIB

KAEF Siapkan Produksi 500 Juta Tablet per Tahun Dukung Eliminasi TB

KAEF Siapkan Produksi 500 Juta Tablet per Tahun Dukung Eliminasi TB

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:09 WIB

BEI Tiba-tiba Minta Investor Jangan Panik: Mohon Tenang dan Tetap Rasional!

BEI Tiba-tiba Minta Investor Jangan Panik: Mohon Tenang dan Tetap Rasional!

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:06 WIB

Perkara Eks Jampidsus Dilimpahkan ke Kejagung, KPK Lacak 'LHKPN Palsu' Febrie Adriansyah

Perkara Eks Jampidsus Dilimpahkan ke Kejagung, KPK Lacak 'LHKPN Palsu' Febrie Adriansyah

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:55 WIB

Transaksi Judi Online Naik 260 Persen di Bank, Apa Penyebabnya?

Transaksi Judi Online Naik 260 Persen di Bank, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:46 WIB

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:59 WIB

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:44 WIB

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:11 WIB

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:56 WIB

×