Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.745.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
Pesawat milik maskapai VietJet Air. (Instagram/@vietjet)
  • Vietjet ekspansi saat harga avtur tembus US$ 200/barel akibat konflik global.
  • Operasikan 3.800 penerbangan dan rute baru Jakarta-Da Nang per 1 Juni 2026.
  • Tebar 11 juta tiket diskon 20% untuk rute internasional hingga Agustus 2026.

Suara.com - Industri penerbangan global tengah berada dalam tekanan hebat menyusul lonjakan harga bahan bakar pesawat (avtur). Meski beban operasional membengkak, maskapai asal Vietnam, Vietjet, justru memilih strategi agresif dengan memperluas kapasitas penerbangan dan meluncurkan promosi besar-besaran di rute internasional, termasuk Indonesia.

Asal tahu saja, tensi geopolitik menyusul konflik Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel sejak akhir Februari lalu telah memicu anomali harga komoditas. Harga avtur melonjak tajam ke kisaran US$ 150 hingga US$ 200 per barel dalam beberapa pekan terakhir. Padahal, komponen bahan bakar berkontribusi hingga 40% terhadap total biaya operasional maskapai.

Di saat maskapai lain mulai membatasi jadwal penerbangan dan mengerek harga tiket, Vietjet justru mengambil langkah berlawanan untuk menangkap peluang lonjakan permintaan liburan panjang di Vietnam, seperti Hari Peringatan Raja Hung hingga Hari Buruh Internasional.

Manajemen Vietjet mengonfirmasi akan mengoperasikan hampir 3.800 penerbangan domestik di Vietnam pada periode 25 April hingga 5 Mei 2026. Tak hanya domestik, pasar Indonesia menjadi salah satu fokus utama dalam penguatan konektivitas di kawasan Asia-Pasifik.

"Vietjet terus menambah frekuensi pada rute-rute populer seperti Hanoi, Ho Chi Minh City, Da Nang, hingga Phu Quoc," tulis manajemen Vietjet.

Untuk pasar Indonesia, Vietjet memperkuat posisi pada rute Jakarta dan Bali menuju Hanoi serta Ho Chi Minh City. Bahkan, maskapai ini menjadwalkan operasional rute baru Jakarta–Da Nang mulai 1 Juni 2026 dengan frekuensi lima kali seminggu.

Guna menjaga daya saing di tengah mahalnya biaya avtur, Vietjet menebar promo terbatas sebanyak 11 juta tiket dengan potongan harga hingga 20%. Promo ini berlaku mulai hari ini hingga akhir bulan untuk periode penerbangan sampai 31 Agustus 2026.

Langkah berani ini diharapkan mampu menjaga tingkat keterisian pesawat (load factor) di tengah tren kenaikan harga tiket pesawat secara global akibat krisis energi. Penawaran ini mencakup seluruh rute internasional dan dapat dipesan melalui kanal resmi perusahaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Hanya Tiket Pesawat, AHY Klaim Pemerintah Jaga Tarif Angkutan Darat dan Laut dari Dampak Perang

Tak Hanya Tiket Pesawat, AHY Klaim Pemerintah Jaga Tarif Angkutan Darat dan Laut dari Dampak Perang

News | Minggu, 12 April 2026 | 18:34 WIB

Harga Avtur Terbang 70 Persen, Tarif Kargo Udara Ikut Melambung 40 Persen

Harga Avtur Terbang 70 Persen, Tarif Kargo Udara Ikut Melambung 40 Persen

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 11:09 WIB

Meski Avtur Melonjak, Pemerintah Jamin Biaya Haji Tetap

Meski Avtur Melonjak, Pemerintah Jamin Biaya Haji Tetap

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 07:37 WIB

Terkini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB

Rumah Murah di Bawah Rp 100 Juta Mulai Diburu Masyarakat

Rumah Murah di Bawah Rp 100 Juta Mulai Diburu Masyarakat

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 17:53 WIB

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 7.509 Triliun per Februari, Masih Aman?

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 7.509 Triliun per Februari, Masih Aman?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 17:47 WIB

Anhar Sudradjat: Investasi Rumah Lebih Menguntungkan Dibanding Emas

Anhar Sudradjat: Investasi Rumah Lebih Menguntungkan Dibanding Emas

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 17:47 WIB

Dihantam Aksi Jual, IHSG Terkapar ke Level 7.623

Dihantam Aksi Jual, IHSG Terkapar ke Level 7.623

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 17:15 WIB

Purbaya Ubah Aturan Restitusi Pajak Usai Duga Ada Kebocoran, Berlaku 1 Mei 2026

Purbaya Ubah Aturan Restitusi Pajak Usai Duga Ada Kebocoran, Berlaku 1 Mei 2026

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 16:47 WIB

Rupiah Kian Terpuruk ke Level Rp 17.143/USD

Rupiah Kian Terpuruk ke Level Rp 17.143/USD

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 16:02 WIB

Utang Rp 1 Juta Tak Masuk SLIK, Solusi Akses KPR atau Ancaman Kredit Macet?

Utang Rp 1 Juta Tak Masuk SLIK, Solusi Akses KPR atau Ancaman Kredit Macet?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 15:15 WIB