Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.745.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Achmad Fauzi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
Ilustrasi Nikel. Foto Antara.
  • Menteri ESDM menerbitkan Kepmen Nomor 144 Tahun 2026 yang mengatur pedoman harga patokan mineral nikel dan bauksit.
  • Reformasi kebijakan ini meningkatkan harga acuan secara signifikan serta memperkuat dasar harga bagi para penambang nikel nasional.
  • Penerapan regulasi ini memicu kenaikan harga nikel global, namun menyebabkan tekanan margin keuntungan bagi industri smelter HPAL.

Suara.com - Keputusan Menteri ESDM Nomor 144 Tahun 2026 resmi diterbitkan sebagai perubahan atas Kepmen ESDM Nomor 268.K/2025.

Regulasi terbaru mengenai pedoman harga patokan mineral (HPM) logam dan batubara ini membawa perubahan fundamental pada perhitungan harga komoditas nikel dan bauksit.

Setidaknya dalam regulasi terbaru tersebut terdapat tiga perubahan yang signifikan, yakni penyesuaian mineral ikutan, perubahan formula bauksit, dan perubahan satuan harga.  

Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) menilai melalui kebijakan RKAB dan reformasi HPM yang mulai berlaku April ini, menjadi sinyal bahwa Indonesia tidak lagi sekadar mengikuti pasar, tetapi mulai mengatur keseimbangan supply dan pricing secara aktif.

"Reformasi HPM (harga patokan mineral) ini sangat signifikan karena harga acuan naik antara 100 persen hingga 140 persen. Sekarang tidak hanya berbasis nikel, tetapi juga memasukkan kobalt, besi, dan krom sebagai bagian dari valuasi," kata Sekretaris Umum APNI, Meidy Katrin Lengkey lewat keterangannya pada Rabu (15/4/2026). 

PT Weda Bay Nickel (WBN), pada Kamis (12/2/2026) mengatakan akan mengajukan permohonan revisi kuota produksi nikel kepada pemerintah Indonesia, setelah jatahnya untuk 2026 dipangkas sebesar 71 persen. [Antara]
ilustrasi tambang nikel [Antara]

Selain itu sejak diterbitkan Kepmen ESDM Nomor 144 Tahun 2026 langsung berdampak terhadap harga nikel di bursa London Metal Exchange (LME). 

"Harga nikel di bursa LME naik beberapa jam setelah rilis HPM baru, dari USD 17.090 menjadi USD 17.680. Untuk penambang, ini memperkuat dasar harga (price floor)," kata Katrin. 

Meski menjadi angin segar bagi penambang karena memperkuat dasar harga (price floor), Meidy memperingatkan adanya tekanan di sisi hilir.

Industri smelter, terutama yang menggunakan teknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL), kini menghadapi tantangan margin compression atau penyusutan margin keuntungan.

"Untuk smelter, terutama HPAL, ini menambah tekanan biaya produksi. Jadi yang terjadi saat ini adalah, bukan kenaikan margin, tapi justru margin compression di tengah rantai industri," katanya. 

Di samping itu, APNI mengungkap sejumlah tantangan yang dihadapi industri pertambangan nikel. Saat ini pasar nikel global  masih berada dalam fase oversupply jangka pendek, terutama dipicu oleh lemahnya permintaan baterai dari China. 

Kemudian harga sulfur yang naik signifikan di atas USD 900 per ton yang berdampak terhadap HPAL karena menyebabkan adanya tambahan biaya sekitar USD 4.000 per ton nikel. Lalu, ketergantungan Indonesia pada pada impor sulfur, ketika terdapat gangguan geopolitik dapat  langsung mempengaruhi produksi nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Cari Pasokan Energi Baru, Bahlil Temui Menteri Energi Rusia

Indonesia Cari Pasokan Energi Baru, Bahlil Temui Menteri Energi Rusia

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 11:39 WIB

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:25 WIB

Menteri Bahlil: Kunjungan ke Rusia untuk Amankan Pasokan Energi Nasional

Menteri Bahlil: Kunjungan ke Rusia untuk Amankan Pasokan Energi Nasional

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 12:36 WIB

Terkini

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB

Rumah Murah di Bawah Rp 100 Juta Mulai Diburu Masyarakat

Rumah Murah di Bawah Rp 100 Juta Mulai Diburu Masyarakat

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 17:53 WIB

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 7.509 Triliun per Februari, Masih Aman?

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 7.509 Triliun per Februari, Masih Aman?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 17:47 WIB