Wall Street Masih Terbang Setelah Trump Pede Bisa Damai dengan Iran

Achmad Fauzi

Selasa, 14 April 2026 | 08:01 WIB
Wall Street Masih Terbang Setelah Trump Pede Bisa Damai dengan Iran
Ilustrasi Wall Street (Antara/REUTERS/Brendan McDermid)
baca 10 detik
  • Indeks S&P 500 melonjak 1,02 persen ke level 6.886, yang merupakan angka tertinggi sejak pecahnya konflik AS-Iran, sementara Nasdaq dan Dow Jones masing-masing turut menguat 1,23 persen dan 0,63 persen.
  • Saham-saham teknologi raksasa seperti Oracle yang melonjak hampir 13 persen dan Palantir Technologies yang naik lebih dari 3 persen menjadi motor utama pemulihan indeks pasar.
  • Meskipun pasar bereaksi positif terhadap klaim Trump mengenai keinginan Iran untuk bernegosiasi, para analis mengingatkan bahwa situasi di Selat Hormuz tetap kritis bagi harga minyak dan sentimen pasar global karena potensi ketegangan yang masih berlanjut.

Suara.com - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street melesat pada perdagangan Senin, 13 April 2026. Lonjakan ini setelah ada sinyal perdamaian baru dari AS dengan Iran.

Menukil dari CNBC, indeks S&P 500 melonjak 1,02 persen dan berakhir di level 6.886. Posisi ini menjadi penutupan tertinggi sejak konflik antara AS dan Iran pecah.

Tak mau ketinggalan, Nasdaq Composite melesat 1,23 persen ke posisi 23.183, sementara Dow Jones Industrial Average naik 301,68 poin atau 0,63 persen ke level 48.218.

Kenaikan pasar modal ini dipicu oleh pernyataan optimis Donald Trump. Meski AS baru saja memulai blokade di Selat Hormuz setelah perundingan di Islamabad buntu, Trump mengklaim pihak Iran telah menghubunginya.

"Kami telah dihubungi oleh pihak lain. Mereka sangat ingin mencapai kesepakatan," ujar Trump.

Donald Trump resmi memerintahkan blokade laut Iran setelah negosiasi damai di Islamabad menemui jalan buntu. (Gemini AI)
Donald Trump resmi memerintahkan blokade laut Iran setelah negosiasi damai di Islamabad menemui jalan buntu. (Gemini AI)

Sektor teknologi menjadi motor penggerak Wall Street. Saham Oracle melonjak hampir 13 persen, sementara Palantir Technologies naik lebih dari 3 persen. Lonjakan ini berhasil menghapus kerugian S&P 500 yang sempat terjadi sejak awal konflik Timur Tengah.

Meski sudah ada sinyal positif, Kepala Investasi Bellwether Wealth, Clark Bellin, mengingatkan bahwa konflik di Timur Tengah belum sepenuhnya usai.

"Selat Hormuz sangat kritis bagi harga minyak dan sentimen pasar global. Akan ada banyak gertakan antara AS dan Iran minggu ini," kata Bellin.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Negosiasi AS-Iran Gagal, Wall Street Bisa Kembali Kebakaran

Negosiasi AS-Iran Gagal, Wall Street Bisa Kembali Kebakaran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 07:45 WIB

Tak Peduli Harga Minyak Dunia Naik, Wall Street Tetap Meroket

Tak Peduli Harga Minyak Dunia Naik, Wall Street Tetap Meroket

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 08:21 WIB

Konflik Iran-AS Mereda, Wall Street Terus Melejit

Konflik Iran-AS Mereda, Wall Street Terus Melejit

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 08:03 WIB

Terkini

Sincerely, Estafet Karya Legenda Jepang Haruomi Hosono Setelah Note of Mothership di Album ke-23

Sincerely, Estafet Karya Legenda Jepang Haruomi Hosono Setelah Note of Mothership di Album ke-23

Entertainment | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Ajarkan Anak Soal Uang Sejak Dini, Mulai dari Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Ajarkan Anak Soal Uang Sejak Dini, Mulai dari Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:32 WIB

Isu Hercules Muncul di Tengah Kericuhan 27 Agustus, Polda Metro: Masih Didalami

Isu Hercules Muncul di Tengah Kericuhan 27 Agustus, Polda Metro: Masih Didalami

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:22 WIB

Sepenggal Kisah Ketulusan Warga Jombang di Muktamar NU: Sumbang Beras, Sayur hingga Sapi

Sepenggal Kisah Ketulusan Warga Jombang di Muktamar NU: Sumbang Beras, Sayur hingga Sapi

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Pengacara: HAM Tak Jadi Acuan

Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Pengacara: HAM Tak Jadi Acuan

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:09 WIB

4 Rekomendasi Serum Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Glowing Tanpa Was-Was!

4 Rekomendasi Serum Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Glowing Tanpa Was-Was!

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:07 WIB

Janji 19 Juta Lapangan Kerja Prabowo Ditagih, Pemerintah Diminta Berhenti Berkilah

Janji 19 Juta Lapangan Kerja Prabowo Ditagih, Pemerintah Diminta Berhenti Berkilah

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Indonesia Percepat Langkah Kurangi Emisi Karbon lewat Teknologi CCS

Indonesia Percepat Langkah Kurangi Emisi Karbon lewat Teknologi CCS

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:58 WIB

Kenang Korban, Massa Gelar Aksi 'Agustus Gelap' di UGM: Menolak Lupa Kekerasan Aparat

Kenang Korban, Massa Gelar Aksi 'Agustus Gelap' di UGM: Menolak Lupa Kekerasan Aparat

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:54 WIB

Diskon Tiket Pestapora 2026 dari BRI, Segera Klaim Sebelum Habis!

Diskon Tiket Pestapora 2026 dari BRI, Segera Klaim Sebelum Habis!

Bri | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:54 WIB

×