Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.575.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 6.108,209
LQ45 608,577
Srikehati 300,350
JII 364,879
USD/IDR 18.036

Tertekan Data AS dan Sentimen Domestik, Kurs Rupiah Hari Ini Tembus Rp17.180

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Jum'at, 17 April 2026 | 09:49 WIB
Tertekan Data AS dan Sentimen Domestik, Kurs Rupiah Hari Ini Tembus Rp17.180
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. [Gemini AI]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah melemah ke level Rp17.180 per dolar AS pada Jumat, 17 April 2026 akibat sentimen negatif.
  • Pelemahan dipicu data ketenagakerjaan AS yang solid serta downgrade prospek ekonomi Indonesia oleh Bank Dunia dan IMF.
  • Potensi gencatan senjata Israel-Lebanon membantu menahan tekanan rupiah dengan proyeksi perdagangan di rentang Rp17.100 hingga Rp17.200.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpantau bergerak melemah tipis pada pagi ini, Jumat (17/4/2026).

Kombinasi rilis data ketenagakerjaan AS yang solid serta sentimen negatif dari dalam negeri menjadi faktor utama yang menekan mata uang Garuda.

Berdasarkam data Bloomberg, rupiah dibuka Rp17.180. Level ini membuat rupiah melemah 0,25 persen dibandingkan perdagangan Kamis (16/4/2026) di level Rp17.138

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengonfirmasi bahwa pelemahan rupiah ini dipicu oleh rebound indeks dolar AS. Penguatan greenback terjadi setelah data klaim pengangguran di Negeri Paman Sam menunjukkan angka yang lebih kuat (lebih rendah) daripada perkiraan pasar.

"Rupiah melemah pada hari ini terhadap dolar AS yang rebound oleh data pekerjaan, khususnya klaim pengangguran yang lebih kuat dari perkiraan," ujar Lukman Leong saat dihubungi, Jumat (29/11).

Meskipun berada dalam tren melemah, Lukman menyebutkan bahwa tekanan terhadap rupiah sedikit tertahan oleh perkembangan geopolitik global.

Pernyataan Presiden AS, Donald Trump, mengenai potensi kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon memberikan sedikit angin segar bagi pasar risiko.

Israel serang Lebanon (Antara)
Israel serang Lebanon (Antara)

"Pernyataan Trump mengenai kesepakatan gencatan senjata Israel-Lebanon bisa membatasi perlemahan rupiah lebih lanjut," tambahnya.

Dari dalam negeri, kondisi fundamental ekonomi Indonesia masih menghadapi tantangan berat.

baca juga

Sentimen pasar cenderung negatif menyusul langkah lembaga keuangan internasional, seperti Bank Dunia (World Bank) dan Dana Moneter Internasional (IMF), yang baru-baru ini memangkas atau memberikan downgrade terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Koreksi prospek pertumbuhan ini membuat investor cenderung bersikap defensif terhadap aset-aset berbasis rupiah.

"Sentimen domestik masih negatif, tertekan oleh fundamental ekonomi dan downgrade prospek ekonomi oleh Bank Dunia dan IMF baru-baru ini," jelasnya.

Berdasarkan dinamika tersebut, pergerakan rupiah hari ini diprediksi akan tetap berada di zona merah namun dalam rentang yang terbatas. Lukman memproyeksikan mata uang Garuda akan bergerak di kisaran angka yang cukup lebar namun cenderung melemah.

"Untuk kisaran hari ini, rupiah diperkirakan bergerak di rentang Rp17.100 hingga Rp17.200 per dolar AS," pungkasnya.

Sementara itu, mata uang Asia bergerak melemah. Salah satunua, peso Filipina menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam setelah anjlok 0,15 persen. Disusul, baht Thailand yang ambles 0,14 persen.

Selanjutnya, ada yen Jepang yang terlihat turun 0,12 persen. Lalu, ringgit Malaysia dan yuan China sama-sama terkoreksi 0,08 persen. Berikutnya, dolar Hong Kong tertekan 0,02 persen dan dolar Taiwan melemah tipis 0,003 persen.

Sedangkan, Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,08 persen. Kemudian ada dolar Singapura yang menguat tipis 0,02 persen terhadap the greenback di pagi ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Babak Belur ke Rp17.100, BI Siapkan Instrumen Operasi Moneter

Rupiah Babak Belur ke Rp17.100, BI Siapkan Instrumen Operasi Moneter

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 18:46 WIB

Terpuruk! Rupiah Tembus Level Terlemah Sepanjang Sejarah Rp 17.105/USD

Terpuruk! Rupiah Tembus Level Terlemah Sepanjang Sejarah Rp 17.105/USD

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:02 WIB

Rupiah Masih Mimpi Buruk, Bertahan di Level Rp 17.078/USD

Rupiah Masih Mimpi Buruk, Bertahan di Level Rp 17.078/USD

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 09:59 WIB

Rupiah Loyo ke Rp17.035, Defisit Anggaran hingga Isu Perang AS-Iran Jadi Biang Keladi

Rupiah Loyo ke Rp17.035, Defisit Anggaran hingga Isu Perang AS-Iran Jadi Biang Keladi

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 15:57 WIB

Dolar AS Naik, Rupiah Makin Anjlok ke Level Rp17.006

Dolar AS Naik, Rupiah Makin Anjlok ke Level Rp17.006

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 09:58 WIB

Rupiah Anjlok, Emas Logam Mulia Diramal Bisa Tembus Rp3 Juta per Gram

Rupiah Anjlok, Emas Logam Mulia Diramal Bisa Tembus Rp3 Juta per Gram

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 08:08 WIB

Terkini

Harta Karun di Balik Serat Kayu: Kisah Guru Trenggalek Merawat Manuskrip Islam Abad ke-19

Harta Karun di Balik Serat Kayu: Kisah Guru Trenggalek Merawat Manuskrip Islam Abad ke-19

Jatim | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:21 WIB

Janji Fabio Calonego Usai Memperpanjang Masa Bakti Bersama Persija Jakarta

Janji Fabio Calonego Usai Memperpanjang Masa Bakti Bersama Persija Jakarta

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:19 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Undip Viral, Korban Mengaku Trauma hingga Tinggalkan Kuliah

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Undip Viral, Korban Mengaku Trauma hingga Tinggalkan Kuliah

Jawa Tengah | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:16 WIB

Drama Sandiwara Dua Sopir Penggelap Sapi Berakhir di Tangan Polsek Panjang

Drama Sandiwara Dua Sopir Penggelap Sapi Berakhir di Tangan Polsek Panjang

Lampung | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:13 WIB

Bitcoin Cs Anjlok, Indeks CFX10 Melemah ke Level 763,88

Bitcoin Cs Anjlok, Indeks CFX10 Melemah ke Level 763,88

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:12 WIB

Persis Solo Datangkan Juan Mera Sebagai Amunisi Baru, Ini Profilnya

Persis Solo Datangkan Juan Mera Sebagai Amunisi Baru, Ini Profilnya

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:07 WIB

Mulai Agustus, Kota Makassar Tinggalkan Sistem Open Dumping di TPA

Mulai Agustus, Kota Makassar Tinggalkan Sistem Open Dumping di TPA

Foto | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:00 WIB

Menang Dramatis! Argentina Siap Hadapi Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Menang Dramatis! Argentina Siap Hadapi Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:00 WIB

Prediksi Buruk Minyak Dunia Beberapa Minggu ke Depan, Menurut IEA

Prediksi Buruk Minyak Dunia Beberapa Minggu ke Depan, Menurut IEA

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:57 WIB

Agar Wanginya Tahan Lama, Pakai Parfum Sebaiknya Berapa Kali Semprot?

Agar Wanginya Tahan Lama, Pakai Parfum Sebaiknya Berapa Kali Semprot?

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:57 WIB

×