Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.750.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Dongkrak Produktivitas Petani Pantura, Petrokimia Gresik Pacu Pendapatan Hingga 15%

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 17 April 2026 | 10:47 WIB
Dongkrak Produktivitas Petani Pantura, Petrokimia Gresik Pacu Pendapatan Hingga 15%
Ilustrasi Petani (pixabay)
  • Petrokimia Gresik naikkan hasil panen melon Pantura dari 18 ton ke 20 ton per hektare.
  • Pendapatan petani melon peserta Pestani meningkat 15% menjadi rata-rata Rp22 juta.
  • Efektivitas pupuk Phonska & ZA Plus terbukti jaga kualitas melon di tengah cuaca ekstrem.

Suara.com - PT Petrokimia Gresik, perusahaan solusi agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, sukses mencatatkan tren positif dalam program pemberdayaan petani di wilayah Pantura, Jawa Timur. Melalui inisiatif bertajuk "Pestani Melon Pantura", perusahaan berhasil mengerek produktivitas petani hingga 10% dan meningkatkan pendapatan rata-rata sebesar 15% dalam satu siklus budidaya.

Berdasarkan data perusahaan, program ini mampu mendongkrak yield melon dari rata-rata 18 ton menjadi 20 ton per hektare. Dari sisi finansial, pendapatan petani pun ikut terkerek dengan rata-rata raihan mencapai Rp22 juta per siklus.

Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo, menyatakan bahwa program ini dirancang sebagai stimulus kolaboratif untuk membuktikan efektivitas inovasi produk perusahaan terhadap kualitas komoditas hortikultura.

"Inovasi, disiplin budidaya, dan penggunaan pupuk yang tepat mampu menghasilkan melon dengan ukuran besar dan rasa manis yang optimal," ujar Adit dalam acara Panen Raya & Apresiasi Pestani Melon Pantura di Tuban, Selasa (7/4/2026).

Program Pestani Melon Pantura ini melibatkan 210 petani dari wilayah Tuban, Bojonegoro, Lamongan, Ngawi, hingga Gresik. Untuk memastikan hasil maksimal, Petrokimia Gresik menyuplai paket pemupukan lengkap yang terdiri dari Phonska Lite & Phonska Cair, K-Plus & ZA Plus dan Phosgreen & Petro Biofertil.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat posisi sebagai mitra strategis petani, sekaligus mengedukasi pasar mengenai efisiensi pemupukan di tengah tantangan cuaca ekstrem.

Keberhasilan di sektor melon ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang sebelumnya sukses menyasar petani kentang di Dieng Raya dan petani semangka di wilayah Tapal Kuda.

"Kami ingin menegaskan komitmen Petrokimia Gresik untuk terus menjadi mitra strategis petani, tidak hanya sebagai penyedia pupuk, tetapi juga sebagai sahabat untuk tumbuh bersama," tambah Adit.

Suhartoyo, Juara 1 Pestani Melon Pantura sekaligus Kepala Desa Klotok, mengakui keunggulan produk emiten pelat merah ini. Menurutnya, pertumbuhan buah tetap terjaga meski dihantam cuaca ekstrem. "Pertumbuhannya lebih bagus dibandingkan musim sebelumnya dengan cuaca yang sama. Produk Petrokimia menjadi solusi terbaik," ungkapnya.

Sebagai informasi, dalam rangkaian menyambut usia ke-54 pada 10 Juli mendatang, Petrokimia Gresik juga menantang petani menghasilkan melon dengan bobot 5,4 kg serta membagikan 540 kg melon hasil panen kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:49 WIB

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:20 WIB

Duel Maut Lawan Beruang: Petani Karet di OKU Luka Parah hingga Dilarikan ke RS

Duel Maut Lawan Beruang: Petani Karet di OKU Luka Parah hingga Dilarikan ke RS

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:30 WIB

Terkini

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:31 WIB

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:21 WIB