Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

AS Luncurkan Robot Bawah Laut di Selat Hormuz, Sita Kapal Kapal Iran

M Nurhadi

Senin, 20 April 2026 | 09:27 WIB
AS Luncurkan Robot Bawah Laut di Selat Hormuz, Sita Kapal Kapal Iran
Tiga supertanker bermuatan minyak berhasil keluar dari Selat Hormuz di tengah gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat. [Tangkap layar X]
baca 10 detik
  • Angkatan Laut AS mengerahkan robot dan drone untuk membersihkan ranjau laut Iran di Selat Hormuz sejak April 2026.
  • Kapal perusak USS Spruance melumpuhkan kapal kargo Iran Touska di Teluk Oman karena melanggar blokade pada 19 April.
  • Operasi militer ini bertujuan memulihkan jalur pelayaran global di tengah ketegangan perang antara AS-Israel dengan pihak Iran.

Suara.com - Angkatan Laut Amerika Serikat dilaporkan tengah menjalankan operasi teknologi tinggi untuk memulihkan jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Jalur perairan paling strategis di dunia ini sedang dibersihkan dari ancaman ranjau bawah laut menggunakan bantuan robot dan pesawat tanpa awak (drone).

Langkah ini diambil sebagai upaya membuka kembali akses bagi kapal-kapal komersial yang sempat terhenti akibat meningkatnya tensi militer di kawasan tersebut.

Laporan dari The Wall Street Journal pada Minggu (19/4/2026) mengungkapkan bahwa operasi pembersihan ini merupakan respons atas temuan intelijen yang menyebut adanya ancaman nyata di bawah permukaan laut.

Sebelumnya, pada akhir Maret, CBS News yang mengutip pejabat senior Gedung Putih melaporkan bahwa setidaknya terdapat selusin ranjau bawah laut yang diduga kuat ditanam oleh pihak Iran di sepanjang titik-titik krusial Selat Hormuz.

Militer Amerika Serikat menuding Teheran telah menyebarkan ranjau laut tipe Maham 3 dan Maham 7. Kedua jenis ranjau buatan Iran ini dikenal memiliki kecanggihan pada sensor magnetik dan akustiknya.

Sensor tersebut memungkinkan ranjau untuk mendeteksi keberadaan kapal yang melintas di dekatnya dan meledak tanpa perlu adanya kontak fisik secara langsung.

Guna memitigasi risiko tersebut, Angkatan Laut AS mengerahkan kombinasi armada udara dan laut tanpa awak yang dilengkapi dengan sistem sonar canggih.

Teknologi ini bertugas memetakan dan mendeteksi ranjau yang bersembunyi di dasar selat. Penggunaan sistem robotik ini diklaim mampu meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa dari pihak militer dalam operasi pembersihan ranjau yang sangat berbahaya.

baca juga

Dilansir via Sputnik, seorang pejabat pertahanan AS menyatakan bahwa saat ini militer sedang mengintegrasikan sistem berawak dan tanpa awak secara simultan untuk memastikan Selat Hormuz kembali aman bagi navigasi global.

Penyitaan Kapal Touska: Standoff Enam Jam di Teluk Oman

Di sisi lain, ketegangan fisik di permukaan laut pecah saat militer Amerika Serikat mencegat sebuah kapal dagang berbendera Iran bernama Touska pada Minggu (19/4/2026). Kapal kargo raksasa tersebut dilaporkan mencoba menerobos blokade angkatan laut AS di Teluk Oman.

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) dalam pernyataan resminya mengonfirmasi bahwa kapal perusak rudal USS Spruance terlibat langsung dalam aksi pelumpuhan tersebut.

Berdasarkan kronologi yang dirilis, awak kapal Touska mengabaikan serangkaian peringatan keras selama enam jam berturut-turut.

"Pasukan AS yang beroperasi di Laut Arab memberlakukan tindakan blokade angkatan laut terhadap kapal kargo berbendera Iran, yang mencoba berlayar menuju pelabuhan Iran pada 19 April," tulis pernyataan resmi CENTCOM.

Karena Touska tetap bersikeras melanjutkan pelayarannya menuju pelabuhan Iran, USS Spruance akhirnya melepaskan tembakan terarah ke ruang mesin kapal kargo tersebut menggunakan meriam MK 45 berukuran 5 inci.

Langkah ini dilakukan untuk melumpuhkan daya dorong kapal tanpa harus menenggelamkannya sepenuhnya. Setelah mesin Touska mati total, personil Angkatan Laut AS segera menaiki (boarding) dan mengambil alih kendali kapal.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan pernyataan tegas melalui platform Truth Social mengenai insiden tersebut. Trump menyoroti ukuran kapal Touska yang masif dan sejarah aktivitas ilegalnya.

"Hari ini, sebuah kapal kargo berbendera Iran bernama Touska, dengan panjang hampir 900 kaki dan berat hampir sama dengan kapal induk, mencoba melewati blokade Angkatan Laut kami; dan itu tidak berjalan baik bagi mereka. Kapal perusak rudal terarah milik Angkatan Laut AS, USS Spruance, mencegat Touska di Teluk Oman," tulis Trump dalam unggahannya.

Lebih lanjut, Trump menegaskan bahwa Touska saat ini berada di bawah kendali penuh militer AS dan sedang menjalani pemeriksaan intensif terhadap muatannya.

Kapal tersebut diketahui telah masuk dalam daftar sanksi Departemen Keuangan AS karena rekam jejak aktivitas ilegal di masa lalu. Hingga saat ini, tercatat sudah ada 25 kapal komersial yang diperintahkan berbalik arah atau kembali ke pelabuhan Iran sejak pemberlakuan blokade laut oleh Amerika Serikat.

Eskalasi di laut ini merupakan kelanjutan dari konflik berdarah yang pecah pada 28 Februari 2026. Perang ini dimulai oleh Amerika Serikat dan Israel yang meluncurkan serangan udara gabungan terhadap berbagai target strategis di Iran.

Serangan tersebut dilaporkan mengakibatkan kerusakan infrastruktur yang parah dan menewaskan lebih dari 3.000 orang, termasuk warga sipil.

Upaya damai sempat muncul pada awal April ketika Washington dan Teheran menyepakati gencatan senjata selama dua pekan mulai 7 April.

Negosiasi lanjutan sempat digelar di Islamabad, Pakistan, pada 11 April dengan bantuan mediator internasional. Namun, perundingan tersebut berakhir buntu tanpa menghasilkan kesepakatan jangka panjang.

Negosiasi belakangan ini yang memunculkan inisiatif Iran untuk membuka blokade justru direspon keras oleh AS yang membalas blokade di sekitar Hormuz.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz

Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz

News | Senin, 20 April 2026 | 07:39 WIB

Iran Belum Kirim Delegasi di Perundingan Kedua, Emosi Donald Trump Meledak

Iran Belum Kirim Delegasi di Perundingan Kedua, Emosi Donald Trump Meledak

News | Senin, 20 April 2026 | 07:31 WIB

Horor di Louisiana! Penembakan Brutal Tewaskan 8 Anak, TKP di 3 Rumah

Horor di Louisiana! Penembakan Brutal Tewaskan 8 Anak, TKP di 3 Rumah

News | Senin, 20 April 2026 | 06:29 WIB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:30 WIB

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:55 WIB

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:51 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×