Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Adopsi AI Skala Bisnis Masih Rendah di Indonesia

Dicky Prastya | Suara.com

Senin, 20 April 2026 | 14:09 WIB
Adopsi AI Skala Bisnis Masih Rendah di Indonesia
Ilustrasi AI. [Microsoft Copilot]
  • Riset PWC menunjukkan adopsi AI di Indonesia tinggi namun hanya 12 persen yang memberikan dampak bisnis nyata.
  • BytePlus menyelenggarakan BytePlus Indonesia AI Day 2026 untuk mendukung transformasi digital perusahaan melalui solusi AI mutakhir.
  • Implementasi teknologi AI BytePlus berhasil meningkatkan efisiensi operasional serta pengalaman pelanggan bagi perusahaan seperti Transjakarta dan Volantis.

Suara.com - Riset dari PWC mengungkapkan kalau penggunaan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk skala bisnis di Indonesia masih cukup rendah.

Adopsi AI yang menghasilkan dampak bisnis nyata hanya 12 persen. Padahal, adopsi penggunaan AI di Indonesia sudah sangat tinggi dengan persentase 96 persen.

Berangkat dari sana, BytePlus Indonesia AI Day 2026 resmi digelar. Ajang ini menghadirkan ragam solusi berbasis AI terbaru dari anak perusahaan ByteDance yang dirancang untuk mendukung transformasi digital perusahaan dari berbagai sektor mulai dari e-commerce, digital native, media, hingga sektor publik.

Leon Chen selaku Regional Lead BytePlus untuk Indonesia dan Malaysia, mengatakan pihaknya melihat AI sebagai katalis untuk mendorong inovasi dan pertumbuhan berkelanjutan, termasuk di Indonesia.

"Melalui solusi berbasis AI yang kami perkenalkan di BytePlus AI Day Indonesia 2026, kami mendukung perusahaan di Indonesia untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, mempercepat inovasi, dan memperkuat daya saing di tengah dinamika pasar yang terus berubah," katanya, dikutip dari siaran pers, Senin (20/4/2026).

Regional Lead BytePlus untuk Indonesia dan Malaysia, Leon Chen. [BytePlus]
Regional Lead BytePlus untuk Indonesia dan Malaysia, Leon Chen. [BytePlus]

Dalam acara itu, BytePlus menghadirkan beragam solusi berbasis AI salah satunya adalah BytePlus ModelArk. Ini adalah platform terpadu untuk large language models (LLM) yang memungkinkan developer memilih dan mengintegrasikan berbagai model untuk berbagai aplikasi, mulai dari chatbot cerdas hingga konten yang kaya personalisasi.

BytePlus juga memperkenalkan rangkaian model Seed yang memungkinkan perusahaan hingga layanan masyarakat di Indonesia untuk mengembangkan pengalaman digital yang terintegrasi di atas infrastruktur siap pakai.

Mulai dari Dola Seed 2.0 yang menggabungkan kemampuan penalaran dasar, Dreamina Seedance 2.0 yang membuat video secara dinamis, hingga Dola Seedream 5.0 yang menghasilkan gambar dari bahasa alami secara mutakhir.

BytePlus juga menggelar sejumlah diskusi bersama perwakilan lintas industri untuk mengulas dampak nyata pemanfaatan solusi berbasis AI di sejumlah perusahaan Indonesia dari berbagai skala, mulai dari peningkatan efisiensi operasional hingga penguatan pengalaman pelanggan.

Salah satunya adalah Transjakarta, operator Bus Rapid Transit (BRT) terbesar di Asia Tenggara. Dengan mengintegrasikan solusi layanan chatbot bertenaga AI dari BytePlus ke aplikasi TJ: Transjakarta, penumpang kini dapat mengakses informasi rute, jadwal, dan layanan secara cepat melalui interaksi bahasa alami, meningkatkan kenyamanan dan efektivitas perencanaan perjalanan dalam kota.

Kinerja chatbot ini juga berhasil mengurangi waktu penanganan pertanyaan pelanggan hingga 93,82 persen di berbagai platform media sosial milik Transjakarta. Ini memungkinkan ribuan pertanyaan dari pengguna layanan untuk ditangani secara bersamaan dan konsisten, bahkan pada jam sibuk.

Pemanfaatan solusi AI milik BytePlus juga dibagikan oleh Volantis Technology, perusahaan pengelola data (big data) di Asia Tenggara. Perusahaan ini memanfaatkan model Seed 1.8 Pro melalui platform BytePlus ModelArk untuk menyatukan data yang terfragmentasi menjadi solusi berbasis AI siap pakai.

Pendekatan ini memungkinkan otomatisasi multi-langkah, manajemen berbasis AI, dan proses kurasi konten pelanggan dengan biaya operasional yang lebih efisien dibandingkan dengan model premium lainnya.

Hasil dari efisiensi ini memungkinkan Volantis memperluas operasional dan mendiversifikasi jangkauan pasar, melebihi sektor enterprise dan pemerintahan.

Inovasi ini sekaligus mendukung ekspansi perusahaan ke pasar B2C (Business-to-Consumer) melalui peluncuran Sophia, asisten kerja bertenaga AI milik Volantis.

Selain memperkuat posisi perusahaan sebagai mitra penting dalam transformasi digital Indonesia, BytePlus menekankan bahwa adopsi AI oleh perusahaan hingga layanan masyarakat di Indonesia bukan sekadar teknologi, melainkan strategi pertumbuhan.

“Melalui solusi AI dari BytePlus, perusahaan hingga layanan masyarakat dapat mendorong inovasi, meningkatkan pengalaman pelanggan, dan memperkuat daya saing di tengah tuntutan pasar yang dinamis,” jelas Leon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AI sebagai Teman Curhat: Solusi atau Ancaman Relasi Sosial?

AI sebagai Teman Curhat: Solusi atau Ancaman Relasi Sosial?

Your Say | Senin, 20 April 2026 | 10:00 WIB

Donald Trump Disulap Jadi Minion! Iran Olok-olok AS Tak Bisa Buka Selat Hormuz

Donald Trump Disulap Jadi Minion! Iran Olok-olok AS Tak Bisa Buka Selat Hormuz

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:28 WIB

LG Siap Hadapi Gempuran Produk China, Fokus Inovasi Bukan Perang Harga

LG Siap Hadapi Gempuran Produk China, Fokus Inovasi Bukan Perang Harga

Tekno | Sabtu, 18 April 2026 | 12:45 WIB

Wamen Komdigi Soroti Bahaya AI Deepfake, Minta Konten Diberi Watermark agar Tak Menyesatkan

Wamen Komdigi Soroti Bahaya AI Deepfake, Minta Konten Diberi Watermark agar Tak Menyesatkan

Tekno | Sabtu, 18 April 2026 | 10:21 WIB

Pustakawan, 'Makcomblang' Literasi, dan Ancaman Halusinasi AI

Pustakawan, 'Makcomblang' Literasi, dan Ancaman Halusinasi AI

Opini | Sabtu, 18 April 2026 | 08:05 WIB

Pakai AI, Peneliti Temukan Pengadaan Aneh Komdigi: Sewa Tanaman Hias Tembus Rp1 Miliar

Pakai AI, Peneliti Temukan Pengadaan Aneh Komdigi: Sewa Tanaman Hias Tembus Rp1 Miliar

Tekno | Jum'at, 17 April 2026 | 18:44 WIB

Terkini

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 23:13 WIB

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:55 WIB

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:05 WIB

YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:34 WIB

64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan

64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:29 WIB

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:29 WIB

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:20 WIB

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:16 WIB