- PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga LPG non-subsidi di berbagai wilayah Indonesia mulai 18 April 2026 lalu.
- Lonjakan harga gas hingga Rp36.000 per tabung menyebabkan kenaikan biaya operasional bulanan pengusaha warteg mencapai jutaan rupiah.
- Ketua Kowantara Mukroni menyatakan pengusaha memilih strategi pengurangan porsi makanan sebagai solusi menjaga kelangsungan usaha warteg mereka.
Perlu diingat harga LPG nonsubsidi berbeda tergantung wilayah itu sendiri. Kendati demikian, harga LPG subsidi 3 kg masih tetap sebesar Rp 19.000 per tabung.