Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.231,780
LQ45 627,750
Srikehati 307,753
JII 374,159
USD/IDR 17.971

Prabowo Ubah Aturan MBG, Akan Prioritaskan Kepada Anak Kurang Gizi?

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 20 April 2026 | 12:02 WIB
Prabowo Ubah Aturan MBG, Akan Prioritaskan Kepada Anak Kurang Gizi?
Ilustrasi Presiden Prabowo Subianto. (Dok. Suara.com)
baca 10 detik
  • Prabowo ubah MBG dari universal jadi prioritas untuk anak kurang gizi dan warga miskin.
  • BGN bentuk Tim Optimalisasi untuk survei lapangan mulai minggu depan di Jakarta.
  • BGN validasi data Kemensos dan Kemendikdasmen agar bantuan akurat dan tepat sasaran.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan mengambil langkah berani dengan menggeser arah kebijakan program unggulannya, Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Tak ingin sekadar menjadi bagi-bagi makanan secara masal, Prabowo menginstruksikan agar program ini difokuskan secara spesifik kepada anak kekurangan gizi dan kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

Pergeseran ini menandai babak baru dalam efisiensi anggaran negara. Pemerintah menegaskan bahwa bantuan harus benar-benar tepat sasaran dan tidak lagi menjangkau anak-anak dari keluarga yang tergolong mampu secara ekonomi.

Merespons arahan tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) bergerak cepat dengan membentuk unit khusus bernama "Tim Optimalisasi Penerima Manfaat". Tim ini diberi mandat penuh untuk memilah dan menentukan siapa saja yang paling berhak menerima manfaat MBG.

Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, mengungkapkan bahwa tim tersebut akan segera diterjunkan ke lapangan mulai minggu depan. Jakarta akan menjadi titik awal penyisiran data penerima manfaat.

"Minggu depan sudah mulai disurvei di Jakarta untuk menyisir penerima manfaat. Kita ingin setiap porsi makanan benar-benar diterima oleh anak yang paling membutuhkan," tegas Nanik dalam keterangannya, dikutip Senin (20/4/2026).

Menurut Nanik, pendekatan berbasis kebutuhan adalah kunci utama agar intervensi gizi nasional memberikan dampak nyata bagi penurunan angka stunting. BGN tidak bekerja sendiri; kolaborasi lintas kementerian pun diperkuat.

Nantinya, BGN akan mensinkronkan data dengan Kementerian Sosial (Kemensos) serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Namun, Nanik menekankan bahwa data tersebut tidak ditelan mentah-mentah. Tim BGN akan tetap melakukan validasi langsung di lapangan untuk memastikan akurasi.

"Iya nantinya data dari kita (hasil validasi). BGN ingin memastikan MBG tepat sasaran dan memberi dampak nyata. Pengawasan dan evaluasi akan terus diperkuat," tambah Nanik.

baca juga

Selain fokus pada pembenahan data, implementasi MBG ini diprediksi akan menggerakkan ekonomi lokal. BGN berencana menggandeng tenaga gizi profesional serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah untuk penyediaan menu sesuai standar gizi harian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:22 WIB

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:17 WIB

Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya

Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:07 WIB

Terkini

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:42 WIB

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

Jakarta | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:41 WIB

Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen

Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39 WIB

Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual

Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual

Bogor | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:36 WIB

×