- Ikan koi dipercaya sebagai simbol rezeki dan keberuntungan dalam feng shui.
- Posisi akuarium menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.
- Ada beberapa arah dan aturan penempatan yang dipercaya mendukung kemakmuran finansial.
Suara.com - Ikan koi dalam feng shui dikenal sebagai salah satu simbol keberuntungan, rezeki, dan kemakmuran. Kehadirannya di rumah dipercaya dapat membawa energi positif, terutama jika ditempatkan di area yang sesuai.
Penempatannya pun tidak bisa sembarangan. Arah tenggara sering dikaitkan dengan kekayaan dan kelimpahan, sementara arah utara berhubungan dengan karier dan peluang pekerjaan.
Bagi yang ingin memelihara koi sekaligus mengikuti panduan feng shui, posisi akuarium menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.
Ada beberapa penempatan yang dipercaya lebih baik untuk mendukung energi kemakmuran finansial.
Dalam feng shui, penempatan ikan koi dipercaya dapat memengaruhi aliran energi di dalam rumah.

1. Letakkan di arah timur laut
Area timur laut menjadi salah satu lokasi yang dipercaya baik untuk menghadirkan elemen air. Dalam feng shui, bagian rumah ini dikaitkan dengan kekayaan dan kemakmuran.
Akuarium atau kolam ikan koi dapat ditempatkan di area tersebut selama ukurannya tetap disesuaikan dengan luas ruangan. Penataan yang proporsional juga membuat akuarium tidak terasa mengganggu aktivitas di dalam rumah.
2. Arah barat laut juga bisa dipertimbangkan
Selain timur laut, bagian barat laut rumah termasuk area yang dapat digunakan untuk menempatkan elemen air. Arah ini dipercaya membantu menghadirkan energi positif sekaligus menciptakan keseimbangan di lingkungan rumah.
Jika posisi tersebut memungkinkan, akuarium bisa dipadukan dengan dekorasi bernuansa alami. Batu hias atau tanaman di sekitar akuarium dapat membuat tampilannya lebih menyatu dengan ruangan.
3. Jangan abaikan kebersihan dan pergerakan air
Akuarium yang airnya keruh tentu kurang nyaman dilihat. Dalam feng shui, kondisi air yang bersih dan tidak stagnan juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan.
Membersihkan akuarium secara berkala dan menjaga sirkulasi air bisa dilakukan untuk mempertahankan kondisinya. Air mancur kecil atau sistem filtrasi dapat digunakan agar air terus bergerak sekaligus membantu menjaga kebersihannya.
4. Bentuk dan ukuran sebaiknya dibuat seimbang