Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

OJK Targetkan ETF Emas Meluncur Tahun Ini, Simak Bocorannya

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 21 April 2026 | 10:49 WIB
OJK Targetkan ETF Emas Meluncur Tahun Ini, Simak Bocorannya
Kepala Departemen Pengawasan Pengelolaan Investasi dan Pasar Modal Regional (DPVR) OJK, M. Maulana di Gedung BEI, Jakarta, Senin (20/4/2026). [Suara.com/Rina]
baca 10 detik
  • OJK mempersiapkan peluncuran ETF Emas di pasar modal Indonesia yang diatur melalui POJK Nomor 2 Tahun 2026.
  • Instrumen investasi ini bertujuan memperdalam pasar keuangan serta memberikan diversifikasi portofolio yang likuid bagi investor ritel maupun institusi.
  • OJK sedang melakukan koordinasi dengan pelaku industri agar produk ETF Emas dapat mulai diperdagangkan tahun 2026 ini.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mematangkan persiapan peluncuran instrumen investasi baru, yakni Exchange Traded Fund (ETF) Emas.

Produk ini diproyeksikan menjadi terobosan untuk memperdalam pasar keuangan serta meningkatkan gairah aktivitas investasi di pasar modal Indonesia.

Kepala Departemen Pengawasan Pengelolaan Investasi dan Pasar Modal Regional (DPVR) OJK, M. Maulana, menyatakan bahwa regulasi yang memayungi produk ini sudah siap, yakni tertuang dalam

Menurutnya, kehadiran ETF Emas adalah langkah strategis OJK dalam upaya pendalaman pasar (market deepening).

"ETF Emas ini diatur dalam POJK Nomor 2 Tahun 2026. Ini merupakan salah satu upaya OJK untuk memperdalam pasar keuangan di Indonesia melalui pengembangan produk baru," ujar M. Maulana di Gedung BEI, Senin (20/4/2026).

Pengembangan ETF Emas bukan sekadar inovasi produk, melainkan bagian integral dari delapan rencana aksi yang telah disiapkan OJK. 

Ilustrasi emas. (Freepik/wirestock)
Ilustrasi emas. (Freepik/wirestock)

Fokus utamanya adalah menciptakan ekosistem pasar modal yang lebih bervariasi sehingga mampu menarik lebih banyak investor, baik ritel maupun institusi.

Maulana optimistis bahwa instrumen berbasis emas ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang ingin berinvestasi emas namun melalui mekanisme pasar modal yang lebih likuid dan transparan.

"Kami berharap ini bisa menjadi pendorong peningkatan jumlah investor dan aktivitas di pasar modal. Ini juga bagian dari delapan rencana aksi yang kami siapkan, salah satunya pendalaman pasar," tambahnya.

baca juga

Meski payung hukumnya telah tersedia, Maulana menjelaskan bahwa saat ini OJK masih berada dalam tahap koordinasi intensif dengan para pelaku industri. 

Hal ini dikarenakan operasional ETF Emas melibatkan ekosistem yang kompleks, mulai dari perusahaan efek hingga penyedia jasa penyimpanan emas.

Beberapa pihak utama yang terlibat dalam proses ini antara lain Perusahaan Efek, Bank Kustodian sebagai penyimpan dana investor hingga Bank Bullion, lembaga yang melayani transaksi keuangan berbasis emas.

"Untuk tahap saat ini, regulasinya sudah ada, tetapi pelaku industrinya masih dalam tahap koordinasi. Karena nanti melibatkan beberapa pihak, seperti perusahaan efek, bank kustodian, dan juga bank bullion. Saat ini yang sudah ada (kapasitasnya), misalnya Pegadaian dan BSI," jelas Maulana.

Proses persiapan dan sinkronisasi antarlembaga terus digenjot agar produk ini segera bisa dinikmati publik. OJK menargetkan seluruh proses persiapan teknis dapat rampung dalam waktu dekat sehingga ETF Emas bisa mulai diperdagangkan di bursa tahun ini.

"Jadi masih dalam proses persiapan dan koordinasi. Kami harapkan tahun ini sudah bisa berjalan," pungkasnya.

Hadirnya ETF Emas diharapkan dapat memberikan alternatif diversifikasi portofolio bagi investor, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam persaingan pasar modal di tingkat regional

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anhar Sudradjat: Investasi Rumah Lebih Menguntungkan Dibanding Emas

Anhar Sudradjat: Investasi Rumah Lebih Menguntungkan Dibanding Emas

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 17:47 WIB

Utang Rp 1 Juta Tak Masuk SLIK, Solusi Akses KPR atau Ancaman Kredit Macet?

Utang Rp 1 Juta Tak Masuk SLIK, Solusi Akses KPR atau Ancaman Kredit Macet?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 15:15 WIB

Punya Utang Pinjol di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Apa Dampaknya ke Perbankan?

Punya Utang Pinjol di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Apa Dampaknya ke Perbankan?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 14:00 WIB

Permintaan Melemah, Harga Konsentrat Tembaga dan Emas RI Anjlok

Permintaan Melemah, Harga Konsentrat Tembaga dan Emas RI Anjlok

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:41 WIB

Emas Antam Lompat Tinggi Jadi Rp 2.893.000/Gram, Cek Daftar Harganya

Emas Antam Lompat Tinggi Jadi Rp 2.893.000/Gram, Cek Daftar Harganya

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:03 WIB

Harga Emas Antam Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Ikutan Meroket di Pegadaian

Harga Emas Antam Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Ikutan Meroket di Pegadaian

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 08:23 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×