BMKS Akan Atur Harga Komoditas Ekspor RI, Tak Lagi Dikendalikan Asing

Dicky Prastya

Rabu, 09 September 2026 | 16:24 WIB
BMKS Akan Atur Harga Komoditas Ekspor RI, Tak Lagi Dikendalikan Asing
Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS), Sarjito saat ditemui usai pelantikan di kantor Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (9/9/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Kepala Eksekutif BMKS Sarjito berambisi mengatur harga komoditas ekspor Indonesia yang selama ini dikuasai asing pada Rabu (9/9/2026) di Jakarta.
  • Pemerintah mendirikan bursa komoditas independen agar Indonesia menjadi penentu harga resmi serta mengontrol praktik kecurangan perdagangan mineral.
  • Inisiatif bursa nasional tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perolehan devisa dan pajak negara yang optimal.

Suara.com - Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS), Sarjito berambisi mengatur harga komoditas ekspor Indonesia yang selama ini diatur oleh perusahaan asing.

Ia mencontohkan, selama ini Indonesia adalah produsen nikel terbesar di dunia. Namun status tersebut ironis karena RI selama ini tidak pernah bisa menentukan harga komoditasnya sendiri di pasar global.

Menurutnya, harga komoditas strategis Indonesia selama ini selalu ditentukan oleh yurisdiksi luar negeri.

"Kita itu sebagai penghasil, contoh nikel, terbesar di dunia. Tetapi kita tidak pernah bisa menentukan harganya. Harganya ditentukan di jurisdiksi lain oleh pihak-pihak lain. Dan itu ironi," kata Sarjito saat ditemui usai acara pelantikan di Mahkamah Agung (MA), Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Dari ketimpangan ini, pemerintah melalui BMKS tergerak untuk membangun bursa komoditas sendiri secara independen. 

Menurutnya, langkah ini diambil untuk merebut kembali kedaulatan penentuan harga (price maker) agar transaksi perdagangan mineral dan komoditas strategis memiliki referensi resmi di dalam negeri.

Sarjito menjelaskan bahwa keberadaan bursa independen di dalam negeri sangat penting untuk mengontrol celah kecurangan transaksi, seperti praktik transfer pricing hingga manipulasi faktur (under-invoicing).

Dengan hadirnya bursa komoditas nasional, seluruh transaksi akan terdata secara transparan sehingga bisa menjadi acuan resmi.

"Oleh karena itu, kita mestinya confident untuk membangun bursa sendiri. Sehingga di dalam banyak kesempatan juga isu mengenai transfer price, under-invoicing, baik melalui harga dan volume bisa kita kontrol dengan baik. Dan at the end, semua transaksi akan menjadi referensinya dalam di bursa," beber dia.

baca juga

Sarjito menegaskan, pembentukan Bursa Mineral baru ini bukan sekadar urusan bisnis semata, melainkan membawa misi besar untuk mendorong kesejahteraan masyarakat luas melalui penerimaan devisa dan pajak yang optimal.

"Anda bisa bayangkan kalau itu terjadi, maka InsyaAllah negara kita menjadi makmur. Not only beberapa pihak, tetapi adalah rakyat Indonesia. Karena tentu saja devisa dan juga pajak akan masuk secara proporsional dan profesional," tegas Sarjito.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Kebut Persiapan BMKS, Targetkan Beroperasi 1 Januari 2027

OJK Kebut Persiapan BMKS, Targetkan Beroperasi 1 Januari 2027

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 15:54 WIB

Marinus Gea: WNA Enak Cari Makan di RI, WNI Malah Disiksa di Luar Negeri

Marinus Gea: WNA Enak Cari Makan di RI, WNI Malah Disiksa di Luar Negeri

News | Rabu, 09 September 2026 | 15:44 WIB

Sarjito Resmi Dilantik Jadi Kepala Eksekutif Pengawas BMKS 2026-2031

Sarjito Resmi Dilantik Jadi Kepala Eksekutif Pengawas BMKS 2026-2031

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 15:21 WIB

Retorika Antek Asing, Strategi Kambing Hitam Penguasa dalam Merespon Kritik

Retorika Antek Asing, Strategi Kambing Hitam Penguasa dalam Merespon Kritik

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 13:22 WIB

WNA Thailand Diamankan Setelah 11 Tahun Tanpa Dokumen

WNA Thailand Diamankan Setelah 11 Tahun Tanpa Dokumen

Video | Selasa, 08 September 2026 | 18:15 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Meroket Rp9.200, Tembus Rp91.300 per Kg

Harga Cabai Rawit Merah Meroket Rp9.200, Tembus Rp91.300 per Kg

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 11:38 WIB

Terkini

Sisi Gelap Tren Thrifting: Niat Kurangi Limbah, Malah Nimbun Baju Bekas

Sisi Gelap Tren Thrifting: Niat Kurangi Limbah, Malah Nimbun Baju Bekas

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Jennifer Bachdim Jelang 40 Tahun, Kulit Terawat dan Pesona Elegannya di JFW 2027 Mencuri Perhatian

Jennifer Bachdim Jelang 40 Tahun, Kulit Terawat dan Pesona Elegannya di JFW 2027 Mencuri Perhatian

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:52 WIB

Viral Ditonton 30 Juta Kali, Nadia Omara KHW Part 400 Bahas Apa? Ini Link Nontonnya

Viral Ditonton 30 Juta Kali, Nadia Omara KHW Part 400 Bahas Apa? Ini Link Nontonnya

Entertainment | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Ribuan Massa Kepung Bundaran HI, Lima Tuntutan Dibawa dalam Aksi #IndonesiaSadar

Ribuan Massa Kepung Bundaran HI, Lima Tuntutan Dibawa dalam Aksi #IndonesiaSadar

Foto | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:51 WIB

5 Serum Vitamin C Lokal untuk Mencerahkan Kulit Kusam

5 Serum Vitamin C Lokal untuk Mencerahkan Kulit Kusam

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Pemerintah Hormati Aksi Demonstrasi Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Tangani Isu Lingkungan hingga HAM

Pemerintah Hormati Aksi Demonstrasi Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Tangani Isu Lingkungan hingga HAM

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:48 WIB

Peringatan Sumpah Pemuda di Yogyakarta Memanas, Terdengar Sejumlah Suara Petasan

Peringatan Sumpah Pemuda di Yogyakarta Memanas, Terdengar Sejumlah Suara Petasan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:48 WIB

Audiensi Aliansi Jogja Memanggil dan Pemda DIY Buntu, Tuntutan Upah Layak Tak Dijawab Tegas

Audiensi Aliansi Jogja Memanggil dan Pemda DIY Buntu, Tuntutan Upah Layak Tak Dijawab Tegas

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Pencabutan Bea Keluar Ekspor Emas Hanya Rumor Belaka

Pencabutan Bea Keluar Ekspor Emas Hanya Rumor Belaka

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:42 WIB

PEVC 2026 Dorong Indonesia Jadi Pemain Utama Ekosistem Kendaraan Listrik

PEVC 2026 Dorong Indonesia Jadi Pemain Utama Ekosistem Kendaraan Listrik

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:40 WIB

×