Purbaya Akui Banyak Proyek Besar Pemerintah Tapi Tak Diawasi, Singgung Whoosh dan LRT

Dicky Prastya

Rabu, 22 April 2026 | 16:58 WIB
Purbaya Akui Banyak Proyek Besar Pemerintah Tapi Tak Diawasi, Singgung Whoosh dan LRT
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat Simposium PT SMI di Ayana Midplaza, Jakarta, Rabu (22/4/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti kurangnya pengawasan pemerintah terhadap proyek besar yang berisiko menyebabkan pembengkakan biaya hingga triliunan Rupiah.
  • Presiden Prabowo Subianto mengarahkan sinkronisasi koordinasi pusat-daerah serta penerapan pemantauan waktu nyata untuk seluruh proyek strategis nasional.
  • Proyek infrastruktur seperti Whoosh dan LRT Jabodebek dijadikan contoh nyata akibat minimnya pengawasan serta kejelasan tanggung jawab pengelolaan.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyayangkan soal banyaknya proyek besar di Indonesia tapi justru malah kurang pengawasan dari Pemerintah.

Menkeu Purbaya menyebut kalau saat ini banyak kebijakan bagus tapi minim pengawasan. Makanya Presiden RI Prabowo Subianto mengarahkan adanya pengendalian proyek secara tepat dan andal.

"Artinya project pipeline harus siap, koordinasi pusat-daerah sinkron, real-time monitoring harus dijaga juga," katanya dalam acara Simposium PT SMI di Ayana Midplaza, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Jika tidak diawasi, Purbaya menyebut kalau proyek tersebut bakal mengalami pembengkakan biaya hingga triliunan Rupiah. Ia lalu mencontohkan program infrastruktur yang tak dimonitor seperti Whoosh atau Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCIC) hingga LRT Jabodetabek.

"Ada banyak yang kemarin-kemarin kan program infrastruktur yang tidak dimonitor? Ada Whoosh, ada LRT Jabodebek," lanjutnya.

Ilustrasi Whoosh. (Dok. KCIC)
Ilustrasi Whoosh. (Dok. KCIC)

Bendahara Negara mengakui kalau dua proyek itu bagus, sayangnya tidak diawasi. Akibatnya ketika ada masalah, tidak ada yang menangani.

"Akhirnya terjadi cost overrun (pembengkakan biaya) berpuluh triliun Rupiah," tegasnya.

Saat ditanyakan lebih lanjut, Purbaya bercerita bagaimana dirinya mengurus proyek Whoosh saat masih menjabat di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Saat proses pembebasan lahan masih berlangsung, Purbaya mengaku didatangi petinggi proyek tersebut dari China. Sosok yang dia sebut 'CEO Whoosh' itu mengadu pembebasan lahan baru selesai 4 km setelah dua tahun proyek berjalan.

baca juga

"Kita ngomongin zaman dulu ya. Terus saya tanya, 'Kamu siapa yang handle proyeknya? Enggak ada. Kalau kami mengadu ke BUMN dipimpong, ke PU pimpong lagi ke sana'. Ya sudah ditarik ke Maritim waktu itu. DIberesin sedikit lah pada waktu itu," beber dia.

Ke depan, Purbaya ingin agar proyek besar Pemerintah harus betul-betul dikawal. Belajar dari kasus Whoosh, ia tak ingin semua pihak bingung siapa yang bertanggung jawab.

"Pada waktu itu mereka bingung. Saya juga bingung. Loh enggak ada yang jaga? Enggak ada. Yang gitu-gitu enggak boleh, nanti ke depan akan dimonitor dengan baik untuk semua proyek yang besar," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu

Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:11 WIB

Ngaku Tak Tahu soal PPN Jalan Tol, Purbaya: Tiba-tiba Ada Banyak Isu Pajak

Ngaku Tak Tahu soal PPN Jalan Tol, Purbaya: Tiba-tiba Ada Banyak Isu Pajak

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 14:10 WIB

Jejak Suap Proyek di Rejang Lebong Melebar, KPK Periksa Elite PAN hingga Pejabat PU

Jejak Suap Proyek di Rejang Lebong Melebar, KPK Periksa Elite PAN hingga Pejabat PU

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:06 WIB

Cerita Purbaya Tolak Bantuan Utang IMF & World Bank 30 Miliar USD, Klaim APBN Kuat Berlapis-lapis

Cerita Purbaya Tolak Bantuan Utang IMF & World Bank 30 Miliar USD, Klaim APBN Kuat Berlapis-lapis

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 13:00 WIB

Purbaya Curhat Bobrok Birokrasi Kemenkeu: Tugas Tak Dikerjakan, Digeser Baru Nangis

Purbaya Curhat Bobrok Birokrasi Kemenkeu: Tugas Tak Dikerjakan, Digeser Baru Nangis

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 12:26 WIB

Purbaya Ungkap Syarat Jika Mau Targetkan Indonesia Emas 2045

Purbaya Ungkap Syarat Jika Mau Targetkan Indonesia Emas 2045

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 11:52 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×