Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.315,311
LQ45 627,116
Srikehati 305,365
JII 382,284
USD/IDR 17.910

BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara

M Nurhadi

Kamis, 23 April 2026 | 22:01 WIB
BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara
Kepala BP Batam Amsakar Achmad (kanan), Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra (tengah) dan Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis (kiri). [Suara.com]
baca 10 detik
  • BP Batam mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp17,4 triliun pada Triwulan I 2026, tumbuh fantastis mencapai 102,85 persen secara tahunan.
  • Peningkatan investasi didorong oleh pertumbuhan Penanaman Modal Dalam Negeri yang agresif serta dominasi sektor industri mesin dan elektronik.
  • Capaian tersebut menjadikan Batam sebagai penggerak utama ekonomi Kepulauan Riau dengan kontribusi 73,5 persen dari total investasi wilayah.

Suara.com - Badan Pengusahaan Batam atau BP Batam mengawali tahun 2026 dengan performa ekonomi yang luar biasa. Berdasarkan data terbaru, realisasi investasi di kawasan industri strategis ini berhasil menembus angka Rp17,4 triliun pada Triwulan I 2026.

Angka ini mencerminkan pertumbuhan fantastis sebesar 102,85 persen secara tahunan (year-on-year), dan naik 68,92 persen dibandingkan kuartal sebelumnya (quarter-to-quarter).

Capaian ini tidak hanya menjadi rekor baru bagi Batam, tetapi juga mempertegas posisinya sebagai motor penggerak utama ekonomi di wilayah barat Indonesia, khususnya di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Lonjakan investasi yang mencapai lebih dari dua kali lipat ini menjadi sinyal kuat bahwa daya tarik Batam di mata investor, baik domestik maupun mancanegara, tetap berada di level tertinggi.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad (kanan), Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra (tengah) dan  Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis (kiri). [Suara.com]
Kepala BP Batam Amsakar Achmad (kanan), Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra (tengah) dan Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis (kiri). [Suara.com]

Keseimbangan Struktur Investasi: PMA dan PMDN Beradu Cepat

Salah satu poin menarik dari laporan realisasi investasi kali ini adalah, komposisi modal yang semakin seimbang.

Penanaman Modal Asing (PMA) masih mendominasi dengan kontribusi sebesar Rp8,8 triliun.

Namun, yang mencuri perhatian adalah lonjakan tajam Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang mencapai Rp8,5 triliun.

Sektor PMDN mencatatkan pertumbuhan luar biasa hingga 216 persen secara tahunan.

baca juga

Fenomena ini mengindikasikan bahwa pengusaha nasional kini semakin percaya diri untuk menanamkan modal dan melakukan ekspansi di Batam.

Kepercayaan investor domestik ini dipicu oleh stabilitas ekonomi kawasan, serta kemudahan perizinan yang terus dioptimalkan oleh BP Batam.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengungkapkan, pencapaian ini adalah buah dari konsistensi dalam menjaga iklim investasi yang kondusif.

Ia menekankan, kecepatan eksekusi menjadi kunci utama dalam memenangkan persaingan global.

“Lonjakan ini menunjukkan bahwa Batam tidak hanya menarik investasi, tetapi juga mampu mengeksekusinya dengan lebih cepat, pasti, dan produktif,” kata Amsakar Achmad, Kamis (23/4/2026).

Manufaktur dan Elektronik Masih Jadi Primadona

Secara sektoral, pertumbuhan investasi di Batam masih ditopang oleh industri-industri bernilai tambah tinggi.

Industri mesin dan elektronik menjadi penyumbang terbesar dengan porsi 23,65 persen.

Mengingat status Batam sebagai hub elektronik global, sektor ini terus berkembang seiring dengan meningkatnya permintaan komponen teknologi di pasar internasional.

Selanjutnya, sektor kimia dan farmasi mengikuti di posisi kedua dengan kontribusi 21,18 persen, disusul oleh sektor jasa lainnya sebesar 17,70 persen.

Tidak ketinggalan, sektor properti yang mencakup perumahan, kawasan industri, dan perkantoran turut menyumbang 13,09 persen.

Pola distribusi ini menunjukkan bahwa Batam sedang bertransformasi menjadi kawasan industri yang komprehensif, mulai dari manufaktur berat hingga ekosistem pendukung gaya hidup modern.

Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Djemy Francis menilai, kualitas pertumbuhan saat ini sangat sehat karena tidak hanya mengandalkan satu sektor atau satu jenis modal saja.

“Ini bukan sekadar lonjakan angka. Struktur investasi yang sehat—PMA tetap kuat dan PMDN tumbuh agresif—menunjukkan bahwa Batam semakin dipersepsikan sebagai kawasan yang feasible, bankable, dan executable,” tegasnya.

Lokomotif Ekonomi Kepulauan Riau

Dominasi Batam dalam peta ekonomi regional semakin sulit tertandingi. Dari total realisasi investasi Provinsi Kepulauan Riau yang mencapai sekitar Rp23,8 triliun pada periode yang sama, Batam menyumbang porsi sebesar 73,5 persen.

Hal ini mengukuhkan Batam sebagai tulang punggung ekonomi bagi wilayah sekitarnya.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menjelaskan dampak dari investasi triliunan rupiah ini akan sangat terasa bagi masyarakat luas melalui terciptanya lapangan kerja dan peluang usaha baru.

“Batam memegang fungsi sentral dalam menggerakkan ekonomi kawasan. Pertumbuhan ini membawa efek berantai ke sektor industri, logistik, perdagangan, dan jasa,” jelasnya.

Singapura Masih Jadi Investor Terbesar

Dari sisi asal negara, Singapura tetap menjadi mitra strategis utama dengan nilai investasi mencapai Rp4,82 triliun.

Posisi selanjutnya diikuti oleh Hong Kong, Amerika Serikat, Tiongkok, dan Jepang.

Kehadiran investor dari negara-negara maju ini membuktikan bahwa Batam memiliki daya saing infrastruktur dan regulasi yang mampu memenuhi standar global.

Ke depan, BP Batam berkomitmen untuk terus menjaga momentum pertumbuhan ini.

Fokus utama ke depannya adalah percepatan penyediaan lahan, peningkatan kualitas utilitas seperti listrik dan air, serta penguatan layanan investasi digital untuk meminimalkan hambatan birokrasi.

Dengan strategi pembangunan ekosistem industri yang berkelanjutan, Batam optimistis dapat terus mencetak rekor-rekor investasi baru di sepanjang tahun 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sehari di Bukit Gundaling: Momen Perpisahan Bersama Teman Sebelum ke Batam

Sehari di Bukit Gundaling: Momen Perpisahan Bersama Teman Sebelum ke Batam

Your Say | Senin, 20 April 2026 | 12:00 WIB

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

News | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

UMR Tinggi, Tapi Kenapa Hidup Tetap Terasa Berat? Catatan Perantau di Batam

UMR Tinggi, Tapi Kenapa Hidup Tetap Terasa Berat? Catatan Perantau di Batam

Your Say | Senin, 13 April 2026 | 18:00 WIB

Cerita Perantau di Batam: Gagal Makan Ayam Penyet, Ujung-ujungnya Mi Ayam Jadi Penyelamat

Cerita Perantau di Batam: Gagal Makan Ayam Penyet, Ujung-ujungnya Mi Ayam Jadi Penyelamat

Your Say | Jum'at, 10 April 2026 | 18:44 WIB

Puncak Arus Balik Lebaran Kawasan Belawan-Batam

Puncak Arus Balik Lebaran Kawasan Belawan-Batam

Foto | Senin, 30 Maret 2026 | 18:54 WIB

Jaksa yang Tuntut Mati ABK Fandi Ramadhan Minta Maaf, Akui Jadi Bahan Evaluasi

Jaksa yang Tuntut Mati ABK Fandi Ramadhan Minta Maaf, Akui Jadi Bahan Evaluasi

Video | Senin, 16 Maret 2026 | 13:00 WIB

Terkini

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:45 WIB

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:43 WIB

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Health | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:25 WIB

×