- PT Dharma Inti Bersama memberdayakan 64 istri nelayan di Desa Pelapis melalui pelatihan pengolahan budidaya ikan dan produk makanan.
- Program ini menghasilkan 700 kilogram lele serta berbagai produk olahan ikan yang seluruhnya dibeli langsung oleh pihak perusahaan.
- Inisiatif ini berhasil menciptakan kestabilan ekonomi keluarga pesisir terutama saat musim paceklik dengan menjamin kepastian pasar bagi masyarakat.
Pemerintah daerah pun melihat program ini sebagai model pemberdayaan yang efektif. Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kayong Utara, Hendra Budjang, menilai kekuatan utama program ini terletak pada kepastian pasar.
“Kelebihan di Pelapis adalah ketika masyarakat produksi, pembelinya sudah ada. Ini yang jarang terjadi di banyak tempat,” ungkapnya.
Lebih dari sekadar program CSR, inisiatif yang digagas Harita Group lewat anak usahanya PT Dharma Inti Bersama menjadi bukti bahwa kolaborasi antara industri dan masyarakat mampu menciptakan ekonomi inklusif.