Larangan Total Vape Dinilai Berisiko Ganggu Iklim Investasi

Achmad Fauzi

Senin, 27 April 2026 | 07:20 WIB
Larangan Total Vape Dinilai Berisiko Ganggu Iklim Investasi
Larangan Vape justru bisa ganggu iklim investasi
baca 10 detik
  • Analis Ronny Sasmita menyebut wacana pelarangan total rokok elektronik di Jakarta dapat memicu guncangan hukum bagi para pelaku industri.
  • Ketidakpastian regulasi tersebut berpotensi menurunkan kepercayaan investor terhadap stabilitas kebijakan serta kredibilitas pemerintah dalam skala nasional dan internasional.
  • Kepala BPOM Taruna Ikrar menyarankan penguatan pengawasan dan aturan ketat daripada menerapkan kebijakan pelarangan total terhadap produk vape.

Suara.com - Wacana pelarangan total terhadap peredaran rokok elektronik (REL) atau vape dinilai tidak hanya berdampak pada pelaku usaha, tetapi juga berpotensi mengganggu iklim investasi akibat meningkatnya ketidakpastian regulasi.

Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI), Ronny Sasmita, menilai rencana pelarangan total dapat memicu guncangan hukum atau legal shock bagi pelaku industri yang selama ini beroperasi secara legal.

Ia menjelaskan, perubahan status produk yang sebelumnya diperbolehkan menjadi terlarang secara mendadak akan menimbulkan konsekuensi serius, termasuk potensi gugatan terhadap negara.

Beverages Series untuk Liquid Vape (Dok. idPods)
Larangan Vape justru bisa ganggu iklim investasi(Dok. idPods)

"Perubahan status produk menjadi terlarang secara mendadak akan menimbulkan guncangan hukum atau legal shock. Hal ini berpotensi memicu gugatan hukum terhadap negara, baik di tingkat domestik maupun melalui mekanisme penyelesaian sengketa internasional jika terdapat keterlibatan investor asing," ujarnya di Jakarta seperti dikutip Senin (27/4/2026).

Menurut Ronny, kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada industri vape, tetapi juga memberikan sinyal negatif terhadap kepastian hukum di Indonesia secara keseluruhan.

Ia mengatakan, ketidakpastian regulasi akan memengaruhi persepsi investor terhadap stabilitas kebijakan di dalam negeri.

"Ketidakpastian regulasi ini juga akan memberikan citra negatif terhadap iklim investasi di Indonesia secara keseluruhan. Dia mengatakan, investor akan melihat adanya volatilitas kebijakan yang tinggi dalam sistem hukum nasional," ucapnya.

Lebih lanjut, Ronny menilai inkonsistensi kebijakan juga berpotensi memicu konflik antar rezim, mulai dari fiskal, perdagangan, hingga kesehatan. Hal ini dinilai dapat merusak kredibilitas pemerintah di mata pelaku usaha dan investor.

"Kondisi ini akan menciptakan konflik antar rezim kebijakan, antara fiskal, perdagangan, dan kesehatan. Dari perspektif tata kelola, inkonsistensi semacam ini merusak kredibilitas negara karena memberikan sinyal yang saling bertentangan," tegas dia.

baca juga

Di sisi lain, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar, juga mengingatkan agar pemerintah mempertimbangkan secara matang kebijakan pelarangan total produk vape.

Ia menegaskan bahwa pengawasan terhadap produk vape tetap dapat dilakukan sesuai dengan regulasi yang berlaku, tanpa harus menempuh pelarangan menyeluruh.

"Berdasarkan undang-undang dan aturan itu, maka kita bisa buat turunan aturannya. Mana yang normal, mana yang dilarang. Apa itu dilakukan? Nah tentu dari situ juga kita bisa punya hak memperlakukan undang-undang itu dalam hal penindakan dan pemberian sanksi,” tambahnya.

Taruna menekankan bahwa penyalahgunaan vape, termasuk yang berkaitan dengan narkotika, harus ditindak secara tegas. Namun, ia menilai pendekatan pelarangan total bukanlah solusi yang tepat.

"Itu harus diatur secara tegas. Mana yang dilarang, mana yang tidak. Tidak bisa keseluruhan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tarik Ulur Larangan Vape, Industri dan Pekerja Was-was

Tarik Ulur Larangan Vape, Industri dan Pekerja Was-was

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:35 WIB

Waspada Vape Bodong! Konsumen Diimbau Pilih Produk Berpita Cukai demi Keamanan

Waspada Vape Bodong! Konsumen Diimbau Pilih Produk Berpita Cukai demi Keamanan

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 08:35 WIB

150 Ribu Pekerja Terancan Jadi Pengangguran Akibat Larangan Vape

150 Ribu Pekerja Terancan Jadi Pengangguran Akibat Larangan Vape

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 08:04 WIB

Terkini

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

×