- Tradisi primbon Jawa menggunakan perhitungan neptu weton untuk menentukan karakter seseorang dalam usaha kuliner dan perdagangan.
- Beberapa weton seperti Kamis Legi, Rabu Legi, dan Senin Legi dipercaya memiliki karakter pekerja keras untuk berdagang.
- Pemahaman weton dalam tradisi Jawa merupakan bagian dari warisan budaya, bukan metode ilmiah penentu kesuksesan bisnis.
Suara.com - Bagi sebagian masyarakat Jawa, weton yang paling cocok untuk usaha kuliner dan perdagangan tidak hanya dilihat dari besarnya neptu, tetapi juga karakter yang dipercaya melekat pada kombinasi hari dan pasaran kelahiran.
Dalam tradisi primbon Jawa, weton merupakan gabungan antara hari lahir dan pasaran. Masing-masing hari dan pasaran memiliki nilai neptu yang kemudian digunakan dalam berbagai petungan atau perhitungan tradisional.
Pusat Budaya Jawa Timur dan Javanologi Universitas Sebelas Maret (UNS) menjelaskan bahwa petungan merupakan bagian dari primbon yang menggunakan perhitungan neptu untuk berbagai keperluan kehidupan.
Lantas, weton apa saja yang dipercaya paling cocok untuk menjalankan usaha kuliner dan perdagangan?
![Ilustrasi berdagang. Doa agar dagangan laris manis. [pexels/Carolina Basi]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/07/25/43648-ilustrasi-berdagang.jpg)
1. Kamis Legi
Kamis Legi menjadi salah satu weton yang kerap dikaitkan dengan jiwa dagang.
Dalam perhitungan neptu, Kamis bernilai 8 sedangkan Legi bernilai 5, sehingga total neptunya adalah 13. Salah satu rujukan yang membahas karakter Kamis Legi berdasarkan primbon menyebut weton ini memiliki sifat pekerja keras, tekun, optimistis, kreatif, serta mampu membangun sistem kerja. Karakter tersebut kemudian diasosiasikan dengan kemampuan berdagang.
Karena itu, dalam perspektif primbon, Kamis Legi menarik untuk dikaitkan dengan usaha yang membutuhkan interaksi intensif dengan pelanggan.
Misalnya warung makan, kedai kopi, toko kelontong, usaha sembako, reseller, toko pakaian, hingga perdagangan online.
2. Rabu Legi
Rabu Legi juga termasuk weton yang menarik jika dikaitkan dengan perdagangan.
Dalam sejumlah referensi primbon, Rabu Legi digambarkan memiliki karakter analitis, tajam membaca situasi, dan memiliki kemampuan membangun relasi. Sifat tersebut dipercaya mendukung aktivitas perdagangan karena seorang pedagang perlu membaca kebutuhan konsumen sekaligus menjaga hubungan dengan pelanggan.
Weton ini dapat dikaitkan dengan usaha yang mengandalkan kemampuan komunikasi dan jaringan, termasuk kuliner, toko, distributor, reseller, maupun bisnis yang mengandalkan pelanggan berulang.
3. Senin Legi
Senin Legi merupakan weton lain yang sering disebut memiliki potensi untuk menjalankan usaha.
Nilai neptunya adalah 9, berasal dari Senin yang bernilai 4 dan Legi yang bernilai 5. Dalam sejumlah referensi primbon, Senin Legi dikaitkan dengan karakter pekerja keras dan kecenderungan mandiri.
Karakter tersebut dalam konteks bisnis dapat diasosiasikan dengan usaha yang membutuhkan ketekunan sehari-hari.
Contohnya warung makan, katering rumahan, usaha makanan ringan, toko kebutuhan sehari-hari, hingga perdagangan online.