Indonesia Merugi Rp30 Triliun per Tahun dari Makanan Tidak Aman

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 27 April 2026 | 15:41 WIB
Indonesia Merugi Rp30 Triliun per Tahun dari Makanan Tidak Aman
Pemerintah menyatakan kerugian ekonomi akibat makanan tidak aman di Indonesia mencapai Rp20 hingga Rp30 triliun setiap tahun. (Elements Envato)
baca 10 detik
  • Pemerintah menyatakan kerugian ekonomi akibat makanan tidak aman di Indonesia mencapai Rp20 hingga Rp30 triliun setiap tahun.
  • Deputi Kemenko Pangan Nani Hendiarti menyampaikan data tersebut dalam acara Food Summit 2026 di Jakarta pada Senin.
  • Dampak kerugian mencakup penurunan produktivitas tenaga kerja, penolakan ekspor, serta terganggunya berbagai kegiatan ekonomi dan kesehatan masyarakat.

Suara.com - Pemerintah mengungkapkan kerugian ekonomi akibat makanan yang tidak aman dikonsumsi masyarakat mencapai Rp30 triliun rupiah setiap tahun. Dampak tersebut tidak hanya dirasakan dari sisi kesehatan, tetapi juga memengaruhi aktivitas ekonomi secara luas.

Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Pangan, Nani Hendiarti, menyebutkan secara global kerugian akibat makanan tidak aman mencapai 110 miliar dolar AS atau sekitar Rp1.760 triliun per tahun.

"Kalau secara global, basisnya dari Bank Dunia, itu 110 miliar US Dollar per tahun atau sekitar 1.760 triliun Rupiah," kata Nani dalam Food Summit 2026 di Jakarta, Senin (27/4/2026).

Menurut dia, angka tersebut mencakup biaya kesehatan, hilangnya produktivitas, serta dampak ekonomi lain yang banyak terjadi di negara berpenghasilan menengah ke bawah.

Sementara itu di Indonesia, kerugian akibat makanan tidak aman diperkirakan berada di kisaran Rp20 triliun hingga Rp30 triliun per tahun.

"Kalau kita lihat Indonesia secara makro, ini juga cukup besar, Rp20 sampai 30 triliun per tahun," ujarnya.

Ia menjelaskan, kerugian tersebut berasal dari berbagai komponen, mulai dari gangguan kesehatan hingga dampak terhadap kegiatan usaha.

"Kerugiannya itu bisa kita lihat dari berbagai komponen, bukan hanya dari aspek kesehatan tapi juga terkait aktivitas ekonomi. Yaitu ada UMKM ditutup, lalu ekspor ditolak, pariwisata drop, juga produktivitas tenaga kerja turun," jelas dia.

Selain itu, kondisi tersebut juga dapat memengaruhi pelaksanaan program pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis, terutama jika terjadi gangguan dalam aspek keamanan makanan.

baca juga

"Kalau ada pemberhentian sementara program, tentu berdampak juga dari sisi kerugian yang ada dari benefit yang seharusnya diterima," kata Nani.

Dari sisi kesehatan, data World Health Organization menunjukkan dampak makanan tidak aman juga signifikan. Di Indonesia, kerugian kesehatan diperkirakan mencapai Rp3 triliun per tahun.

"Keamanan pangan ini juga bisa mengancam, dampaknya itu cukup besar, banyak penyakit yang muncul akibat pangan yang tidak aman," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG

APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG

News | Minggu, 26 April 2026 | 11:05 WIB

Pemerintah Akui Masih Ada Daerah Rentan Pangan di Indonesia

Pemerintah Akui Masih Ada Daerah Rentan Pangan di Indonesia

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 21:32 WIB

Tatang Yuliono, Bangun Koperasi Merah Putih dengan Sistem Top Down

Tatang Yuliono, Bangun Koperasi Merah Putih dengan Sistem Top Down

wawancara | Senin, 29 September 2025 | 14:21 WIB

Tanpa APBN, Mungkinkah Prabowo Bangun 80 Ribu Koperasi? Ini Bocoran dari Kemenko Pangan

Tanpa APBN, Mungkinkah Prabowo Bangun 80 Ribu Koperasi? Ini Bocoran dari Kemenko Pangan

Video | Jum'at, 05 September 2025 | 10:05 WIB

Penguatan Kapasitas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Bank Mandiri Dukung Kemenko Pangan

Penguatan Kapasitas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Bank Mandiri Dukung Kemenko Pangan

Bisnis | Kamis, 26 Juni 2025 | 16:09 WIB

Terkini

Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini

Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Daihatsu Gran Max Kuasai Pasar Kendaraan Niaga di Jateng hingga Nusa Tenggara

Daihatsu Gran Max Kuasai Pasar Kendaraan Niaga di Jateng hingga Nusa Tenggara

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:05 WIB

2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak

2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Ulasan Novel Festival Hujan, Belajar Menerima Diri dari Sebuah Kehilangan

Ulasan Novel Festival Hujan, Belajar Menerima Diri dari Sebuah Kehilangan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Bandung Sapu Bersih Tiga Laga di ACL 2

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Bandung Sapu Bersih Tiga Laga di ACL 2

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:56 WIB

Diduga Bawa Petasan dan Sajam Saat Demo 28 Oktober, 19 Orang Ditangkap Polisi

Diduga Bawa Petasan dan Sajam Saat Demo 28 Oktober, 19 Orang Ditangkap Polisi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Urutan Skincare Hanasui Pagi dan Malam untuk Kencangkan Wajah di Usia 40 Tahun

Urutan Skincare Hanasui Pagi dan Malam untuk Kencangkan Wajah di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:54 WIB

Daftar Pasangan Shio yang Pantang Menikah Menurut Feng Shui, Konon Sering Bentrok

Daftar Pasangan Shio yang Pantang Menikah Menurut Feng Shui, Konon Sering Bentrok

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:51 WIB

Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE

Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:47 WIB

×