Fundamental Kuat Jadi Alasan Saham BBRI Masih Jadi Rekomendasi

Liberty Jemadu, Rina Anggraeni

Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:04 WIB
Fundamental Kuat Jadi Alasan Saham BBRI Masih Jadi Rekomendasi
Analis merekomendasikan saham BBRI karena fundamental perusahaan yang tetap kuat meskipun terdapat tantangan sentimen pasar global. [Suara.com/HO-BRI]
baca 10 detik
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp15,5 triliun pada kuartal I 2026.
  • Pertumbuhan kinerja didorong oleh peningkatan penyaluran kredit konsolidasi sebesar Rp1.497 triliun serta efisiensi biaya dana perusahaan.
  • Analis merekomendasikan saham BBRI karena fundamental perusahaan yang tetap kuat meskipun terdapat tantangan sentimen pasar global.

Suara.com - Di tengah tertekannya saham-saham perbankan di Indonesia, para analis melihat saham BRI (BBRI) masih seksi untuk dilirik. Fundamental yang masih sangat kuat dengan kinerja perusahaan yang positif membuat BBRI layak jadi pegangan.

Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef M Rizal Taufikurahman, kepada Suara.com, Jumat (1/5/2026) mengatakan secara data terbaru, fundamental BBRI masih sangat kuat dan bahkan menunjukkan momentum positif di awal 2026.

"Laba bersih periode Januari–Februari 2026 mencapai sekitar Rp7,73 triliun (naik 17 persen yoy), ditopang oleh pendapatan bunga yang tumbuh dan efisiensi biaya. Kredit juga masih ekspansif di level Rp1.346 triliun ( tumbuh 10,49 persen yoy), menunjukkan intermediasi tetap berjalan baik," terang Rizal.

Selain itu, ia menambahkan, dari sisi struktur keuangan, BBRI juga sangat solid dengan CAR >26% dan likuiditas kuat dan tetap mampu membagikan dividen besar sekitar Rp52 triliun. Ini menegaskan bahwa secara fundamental, BBRI masih menjadi bank dengan profitabilitas dan daya tahan tertinggi di segmen mikro.

Sementara Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia, Reza Priyambada, kepada Suara.com menerangkan karena fundamental yang kuat dan dengan kapitalisasi pasar besar BBRI menjadi saham yang menarik.

"Sehingga akan menjadi salah satu saham yang diburu pekaku pasar," kata Reza.

Tapi baik Reza menilai sentimen menjadi penyebab tekanan pada saham bank terbesar di Indonesia tersebut.

"Karena imbas sentimen market tentunya akan terkena dampaknya," kata Reza.

Sementara Rizal menilai BRI mulai menunjukkan moderasi pertumbuhan. Kredit yang sebelumnya tumbuh hampir 12 persen mulai melambat ke sekitar 10 persen, dan pendapatan bunga mulai menunjukkan tekanan tipis .

baca juga

"Dengan kata lain, BBRI di 2026 masih strong fundamentally, but slowing structurally. Artinya, saham ini tetap sangat menarik untuk jangka menengah dan panjang karena valuasi mulai murah. Mayoritas analis masih rekomendasi buy," tutup Rizal.

Laba Tumbuh di Kuartal I

Sebelumnya pada pekan ini PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI mengumumkan sukses membukukan laba bersih senilai Rp15,5 triliun pada kuartal I 2026 atau tumbuh 13,74 persen year on year (yoy) dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan capaian kinerja perseroan ditopang oleh pertumbuhan kredit yang selektif, pengelolaan biaya dana yang semakin efisien, serta kualitas aset yang tetap terjaga.

"Dengan fundamental bisnis yang tetap kuat di tengah dinamika industri, didukung oleh pertumbuhan kredit yang selektif, pengelolaan biaya dana yang semakin efisien, serta kualitas aset tetap terjaga, BRI berhasil mencatatkan laba bersih pada triwulan I 2026 sebesar Rp15,5 triliun atau tumbuh 13,7 persen (yoy)," ujar Hery dalam Taklimat Media Kinerja Keuangan BRI Kuartal I 2026 secara daring di Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Kinerja perseroan ditopang oleh pertumbuhan pendapatan bunga yang mencapai Rp52,83 triliun pada kuartal I 2026, atau tumbuh 5,94 persen (yoy).

Di sisi lain, beban bunga justru turun 9,31 persen menjadi Rp12,68 triliun pada periode sama, sehingga memperlebar margin bunga bersih bank.

Dari sisi intermediasi, perseroan mencatatkan penyaluran kredit dan pembiayaan sekitar Rp1.497 triliun secara konsolidasi per Maret 2026, atau tumbuh 13 persen (yoy) dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Penyaluran tersebut antara lain ditopang kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp47,09 triliun kepada sekitar 947 ribu nasabah, sementara pembiayaan perumahan melalui skema FLPP mencapai Rp17,13 triliun untuk sekitar 125 ribu debitur.

Adapun pertumbuhan kredit tersebut berdampak langsung terhadap masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan sektor perumahan yang menjadi fokus utama pembiayaan perseroan.

Sementara itu, akses pembiayaan yang lebih luas membuka peluang ekspansi usaha dan kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.

Namun demikian, di tengah ekspansi, kualitas kredit perseroan menunjukkan tekanan, yang mana rasio kredit bermasalah (NPL) bruto naik menjadi 3,31 persen dari sebelumnya sekitar 3 persen.

Sementara itu, NPL net juga meningkat menjadi 1,01 persen, yang mencerminkan risiko yang ikut membesar seiring agresivitas penyaluran kredit.

Dari sisi pendanaan, perseroan menghimpun dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp1.555 triliun pada kuartal I 2026, atau tumbuh 9,4 persen (yoy).

Adapun komposisi dana murah atau CASA tercatat mencapai 68,1 persen pada kuartal I-2026, yang menunjukkan dominasi dana berbasis tabungan dan giro yang lebih efisien.

Sementara itu, likuiditas perseroan masih terjaga, meski rasio pinjaman terhadap simpanan atau loan to deposit ratio (LDR) meningkat menjadi 87,66 persen, yang menandakan fungsi intermediasi yang semakin kuat, meski ruang likuiditas menjadi lebih terbatas.

Per kuartal I 2026, total aset perseroan secara konsolidasi tercatat mencapai sekitar Rp2.249 triliun, atau tumbuh lebih dari 7,2 persen (yoy) dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belanja Produk Lokal di Sarinah Lebih Hemat! Nikmati Diskon BRI Plus Kopi Gratis

Belanja Produk Lokal di Sarinah Lebih Hemat! Nikmati Diskon BRI Plus Kopi Gratis

Bri | Kamis, 30 April 2026 | 21:44 WIB

Dukung Proteksi Nasabah Mekaar, PNM dan BRI Life Gelar Literasi Asuransi di Jambi

Dukung Proteksi Nasabah Mekaar, PNM dan BRI Life Gelar Literasi Asuransi di Jambi

Bri | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Di Balik Catatan BRI, Ini Alasan Segmen UMKM Tangguh Hadapi Gejolak Geopolitik Dunia

Di Balik Catatan BRI, Ini Alasan Segmen UMKM Tangguh Hadapi Gejolak Geopolitik Dunia

Bri | Kamis, 30 April 2026 | 17:47 WIB

BRI Pertahankan Kinerja Solid, Laba Bersih Melesat13,7% Jadi Rp15,5 triliun di Triwulan I 2026

BRI Pertahankan Kinerja Solid, Laba Bersih Melesat13,7% Jadi Rp15,5 triliun di Triwulan I 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 14:14 WIB

Lampaui Target Tahunan, Penyaluran Kredit BRI Tumbuh Agresif 13,4 Persen

Lampaui Target Tahunan, Penyaluran Kredit BRI Tumbuh Agresif 13,4 Persen

Bri | Kamis, 30 April 2026 | 07:10 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×