- PT Cahyo Griya Inti Santoso (CGIS) berkolaborasi dengan Bank Rakyat Indonesia dalam mempermudah akses pembiayaan KPR perumahan.
- Sinergi melalui skema perjanjian kerja sama di Yogyakarta ini telah terjalin kuat selama puluhan tahun sejak 2000-an.
- Kerja sama tersebut memberikan manfaat berupa proses pengajuan lebih cepat, diskon biaya admin, serta insentif bagi konsumen.
Suara.com - Di tengah kebutuhan hunian yang terus meningkat, memiliki rumah masih menjadi tantangan bagi banyak orang, terutama dari sisi pembiayaan yang tidak sedikit. Namun, peran kolaborasi antara developer dan perbankan bisa menjadi jembatan dalam menuju akses yang lebih mudah dan terjangkau.
Di Yogyakarta, sinergi itu terlihat dari perjalanan panjang developer properti PT Cahyo Griya Inti Santoso (CGIS) bersama Bank Rakyat Indonesia (BRI). Hubungan keduanya bukan sekadar kerja sama bisnis, tetapi berkembang menjadi kemitraan yang saling menguatkan selama puluhan tahun.
CGIS sendiri bukan pemain baru. Berdiri sejak 1994, perusahaan ini telah melewati berbagai fase, mulai dari proyek di luar sektor developer hingga akhirnya fokus penuh mengembangkan kawasan perumahan sejak awal 2000-an.
Jejaknya tersebar di berbagai titik di Yogyakarta dengan total lebih dari 20 proyek perumahan.

Bahkan sebelum itu, CGIS sempat 'merantau' ke Jawa Timur, menggarap ratusan unit rumah sederhana tipe 36 di Nganjuk, Banyuwangi, hingga Jember.
Pengalaman panjang ini menjadi fondasi kuat dalam memahami kebutuhan pasar, termasuk pemahaman mempermudah akses pembiayaan bagi konsumen, seperti skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Program BRI KPR Primary Sediakan Kemudahan
Seiring berkembangnya bisnis properti, CGIS menyadari bahwa menjual rumah tidak cukup hanya dengan menawarkan lokasi dan desain, tetapi juga kemudahan akses pembiayaan. Oleh karena itu, kerja sama dengan BRI menjadi salah satu langkah penting.
CGIS pun melakukan perjanjian kerja sama (PKS) untuk menjadi developer rekanan BRI. Kerja sama ini membuat konsumen mendapatkan kemudahan memiliki hunian baru melalui program BRI KPR Primary.
Sebagai informasi, BRI KPR Primary merupakan program pembiayaan untuk pembelian rumah tinggal, apartemen, ruko, dan rukan baru melalui developer yang bekerja sama dengan BRI.

"BRI KPR Primery itu program membeli rumah baru melalui developer yang sudah kerja sama atau PKS. Primery itu rumah baru, kalau KPR Secondary rumah bekas," kata Relationship Manager (RM) KPR BRI Cabang Adisucipto, Rizky Ferniawan.
"Kalau developer CGIS itu kan cuma rumah baru, semua hunian yang dijual baru. Jadi, kami menyebutnya KPR Primery," lanjutnya.
"Kalau sudah PKS, sisi bank sudah bisa membiayai sejak nol, sejak masih tanah. Secara bunga juga beda. Developer yang belum kerja sama, kami pakai suku bunga umum," tuturnya menambahkan.
Manajer CGIS, Andri Kurniawan, menjelaskan bahwa sudah menjadi developer rekanan BRI sejak lama. Bahkan, perusahaan yang sudah berusia 32 tahun itu sampai diberi penghargaan karena banyak sekali konsumennya yang memilih BRI dalam kredit.

"Kalau secara umum PKS dari awal, bikin perumahan kita kerja sama dengan bank untuk memfasilitasi secara kredit. PKS dengan BRI sudah lama sekali," kata Andri Kurniawan kepada Suara.com di Kantor CGIS.