Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?

M Nurhadi

Minggu, 03 Mei 2026 | 10:45 WIB
Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?
Donald Trump [The White House]
  • Presiden Donald Trump menerima draf kesepakatan dari Iran di Florida pada Sabtu, 2 Mei 2026 untuk mengakhiri krisis Timur Tengah.
  • Iran menawarkan pembukaan kembali Selat Hormuz dengan syarat menunda pembahasan program nuklir ke tahap akhir negosiasi diplomatik tersebut.
  • AS tetap membuka opsi serangan militer jika Iran melakukan tindakan provokatif atau gagal memenuhi kesepakatan terkait isu nuklir tersebut.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan telah menerima poin-poin draf kesepakatan baru dari Teheran untuk mengakhiri krisis di Timur Tengah.

Kendati demikian, Trump menegaskan bahwa dirinya masih menunggu rincian kalimat per kalimat dari proposal tersebut sebelum mengambil keputusan final, sembari tetap membuka opsi serangan militer jika Iran dianggap melakukan tindakan provokatif.

Dalam keterangannya sebelum bertolak ke Miami dari West Palm Beach, Florida, Sabtu (2/5/2026), Trump mengakui adanya kemajuan dalam jalur komunikasi.

"Mereka telah memberi tahu saya tentang konsep kesepakatannya. Sekarang, mereka akan menyerahkan draf redaksi pastinya kepada saya," ujar Trump kepada awak media, dikutip via Reuters pada Minggu pagi.

Namun, melalui saluran media sosial pribadinya, Trump tampak pesimistis. Ia meragukan usulan tersebut akan dapat diterima sepenuhnya oleh Washington, mengingat ia menganggap Iran belum "membayar harga yang setimpal" atas gangguan keamanan yang telah terjadi.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan dimulainya kembali serangan udara, Trump menjawab dengan waspada. "Jika mereka berperilaku buruk atau melakukan sesuatu yang fatal, kita akan lihat nanti. Namun, kemungkinan itu (serangan militer) tetap ada," tegasnya.

Kabar ini disambut dengan penurunan harga minyak dunia. Minyak mentah turun 2% menuju angka US$ 110, sedangkan minyak brent juga menurun di angka US$ 108.

Proposal Iran: Buka Jalur Minyak, Tunda Isu Nuklir

Di sisi lain, seorang pejabat senior Iran mengungkapkan bahwa Teheran telah mengajukan tawaran diplomatik yang cukup signifikan.

Poin utama dari proposal tersebut adalah kesediaan Iran untuk membuka kembali lalu lintas kapal di Selat Hormuz dan mengakhiri blokade AS, namun dengan syarat pembahasan mengenai program nuklir dilakukan di tahap akhir.

Selat Hormuz, yang merupakan urat nadi bagi 20 persen pasokan minyak dan gas dunia, telah tersumbat selama lebih dari dua bulan akibat aksi blokade Iran.

Hal ini memicu lonjakan harga bahan bakar di Amerika Serikat dan memberikan tekanan politik domestik bagi Partai Republik menjelang pemilihan sela Kongres pada November mendatang.

Media lokal Iran melaporkan bahwa terdapat 14 poin utama dalam proposal mereka, antara lain:

  • Penarikan pasukan AS dari wilayah sekitar Iran.
  • Pencabutan blokade laut dan pembukaan kembali Selat Hormuz.
  • Pencairan aset Iran yang dibekukan serta pembayaran kompensasi.
  • Penghentian perang di semua lini, termasuk Lebanon.
  • Pembentukan mekanisme kontrol baru untuk jalur perairan internasional tersebut.
  • Diplomasi di Tengah Ancaman Resesi Global

Meski serangan udara AS dan Israel telah ditangguhkan selama empat minggu terakhir, kesepakatan permanen tampaknya masih sulit tercapai.

Washington tetap pada pendiriannya bahwa perang tidak akan berakhir tanpa jaminan Iran tidak akan memiliki senjata nuklir—tujuan utama yang mendasari serangan pertama AS pada Februari 2026 lalu.

Pejabat Iran yang berbicara secara anonim menyebutkan bahwa memisahkan isu nuklir dari isu pembukaan jalur laut adalah langkah strategis untuk menciptakan suasana yang lebih kondusif.

"Di bawah kerangka kerja ini, negosiasi mengenai masalah nuklir yang lebih rumit telah dipindahkan ke tahap akhir untuk mempermudah tercapainya kesepakatan awal," ungkap pejabat tersebut.

Di pihak lain, Trump juga menghadapi dilema kemanusiaan. Ia menyatakan lebih memilih jalur non-militer namun menegaskan kepada pemimpin Kongres bahwa ia memiliki otoritas penuh untuk memperpanjang durasi operasi militer jika gencatan senjata dianggap gagal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS Bayar AI Rp1,6 Triliun untuk Berburu Ranjau Iran di Selat Hormuz

AS Bayar AI Rp1,6 Triliun untuk Berburu Ranjau Iran di Selat Hormuz

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:55 WIB

Iran Tegaskan Dominasi di Selat Hormuz, Aturan Baru Teluk Persia Diumumkan

Iran Tegaskan Dominasi di Selat Hormuz, Aturan Baru Teluk Persia Diumumkan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:45 WIB

Sebut Angkatan Laut AS Bajak Laut, Trump: Ini Bisnis yang Sangat Menguntungkan

Sebut Angkatan Laut AS Bajak Laut, Trump: Ini Bisnis yang Sangat Menguntungkan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:36 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Iran Walk Out dari Kongres FIFA 2026, Infantino Takut dan Tunduk pada AS

Iran Walk Out dari Kongres FIFA 2026, Infantino Takut dan Tunduk pada AS

Bola | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:18 WIB

Iran Kirim Proposal Negosiasi Baru, Trump Malah Siapkan Pasukan Darat di Selat Hormuz

Iran Kirim Proposal Negosiasi Baru, Trump Malah Siapkan Pasukan Darat di Selat Hormuz

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:57 WIB

Terkini

PLTS Atap Mulai Laris Manis Dipakai Industri untuk Sumber Listrik Operasional

PLTS Atap Mulai Laris Manis Dipakai Industri untuk Sumber Listrik Operasional

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:59 WIB

Kenaikan BI-Rate Belum Ampuh, Rupiah Tetap Loyo ke Level Rp17.794

Kenaikan BI-Rate Belum Ampuh, Rupiah Tetap Loyo ke Level Rp17.794

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51 WIB

Kolaborasi 7 BUMN di Lampung Selatan Dorong Pelestarian Terumbu Karang dan Penguatan Ekonomi Pesisir

Kolaborasi 7 BUMN di Lampung Selatan Dorong Pelestarian Terumbu Karang dan Penguatan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51 WIB

Pengusaha Sambut Bos Baru BEI, Berharap Ini Terjadi

Pengusaha Sambut Bos Baru BEI, Berharap Ini Terjadi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:28 WIB

Agar Rupiah Stabil Jadi Alasan BI Naikan BI-Rate Jadi 5,75%

Agar Rupiah Stabil Jadi Alasan BI Naikan BI-Rate Jadi 5,75%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:21 WIB

Bahlil Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik: Insya Allah!

Bahlil Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik: Insya Allah!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:10 WIB

BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75%, Rupiah Dibela, Kredit Tetap Digenjot

BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75%, Rupiah Dibela, Kredit Tetap Digenjot

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:05 WIB

Luhut Warning Prabowo: Ancaman Ekonomi Mengintai RI Setelah Juli 2026

Luhut Warning Prabowo: Ancaman Ekonomi Mengintai RI Setelah Juli 2026

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:48 WIB

Sah! OJK Restui Jeffrey Hendrik Jadi Bos BEI 2026-2030, Ini Susunan Lengkap Direksinya

Sah! OJK Restui Jeffrey Hendrik Jadi Bos BEI 2026-2030, Ini Susunan Lengkap Direksinya

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:31 WIB

IHSG Sesi I Merosot 1,06% ke Level 6.154, Saham Sektor Infrastruktur Jadi Biang Kerok

IHSG Sesi I Merosot 1,06% ke Level 6.154, Saham Sektor Infrastruktur Jadi Biang Kerok

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:12 WIB