Koperasi Desa Tumbuh di Tengah Tekanan Daya Beli, Warga Mulai Cari Akses Sembako Lebih Terjangkau

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:22 WIB
Koperasi Desa Tumbuh di Tengah Tekanan Daya Beli, Warga Mulai Cari Akses Sembako Lebih Terjangkau
Pemerintah mengalokasikan 58,03 persen anggaran Dana Desa 2026 untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih atau KDMP. [Antara]
baca 10 detik
  • Koperasi Merah Putih Tangerang rangkul 200+ anggota untuk tekan biaya hidup lewat sembako murah.
  • Dukungan CSR PIK 2 perkuat stok pangan koperasi guna stabilkan ekonomi warga Tegalangus.
  • Model ekonomi kolektif desa jadi solusi efektif hadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Suara.com - Tekanan biaya hidup dan fluktuasi harga kebutuhan pokok membuat masyarakat semakin mencari cara untuk menjaga pengeluaran rumah tangga tetap terkendali. Di sejumlah wilayah penyangga perkotaan, akses terhadap bahan pokok dengan harga lebih terjangkau menjadi kebutuhan yang kian penting, terutama bagi warga dengan pengeluaran harian sensitif terhadap perubahan harga pangan.

Dalam situasi tersebut, koperasi desa kembali mendapat perhatian sebagai salah satu model ekonomi komunitas yang dinilai mampu membantu distribusi kebutuhan pokok sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi lokal. Melalui pola belanja bersama dan pengelolaan berbasis anggota, koperasi mulai dilihat sebagai alternatif untuk memenuhi kebutuhan dasar dengan harga yang lebih kompetitif.

Perkembangan itu terlihat di Tegalangus dan Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, di mana Koperasi Desa Merah Putih yang baru berjalan hampir tiga bulan telah mengumpulkan lebih dari 200 anggota. Pertumbuhan tersebut menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap wadah ekonomi kolektif di tingkat desa.

Koperasi Desa Merah Putih di Tegalangus dan Tanjung Pasir saat ini berfokus pada penyediaan sembako bagi anggota sebagai langkah awal penguatan ekonomi warga.

Perwakilan Koperasi Merah Putih Tegalangus dan Tanjung Pasir, Supriyadi, mengatakan koperasi tersebut dibentuk untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sistem kebersamaan.

“Alhamdulillah dengan adanya Koperasi Merah Putih ini, hampir tiga bulan berjalan kami sudah beranggotakan kurang lebih 200 lebih,” kata Supriyadi kepada wartawan, Jumat (1/5/2026).

Menurut dia, salah satu faktor yang mendorong antusiasme warga adalah harga kebutuhan pokok yang dinilai lebih terjangkau dibandingkan pembelian eceran biasa.

“Mereka antusias karena harga cukup terjangkau dan pastinya lebih murah daripada belanja di warung-warung,” ujar Supriyadi.

Meski masih berfokus pada kebutuhan dasar, koperasi dinilai mulai memberi manfaat langsung bagi anggota karena menyasar pengeluaran rumah tangga sehari-hari.

baca juga

Supriyadi juga mengatakan operasional awal koperasi mendapat dukungan dari program corporate social responsibility (CSR) PIK 2, terutama dalam pengadaan stok sembako.

“Alhamdulillah ada CSR dari PIK 2. Itu sangat membantu, karena kami bisa membelanjakan banyak sembako untuk kebutuhan anggota,” jelasnya.

Menurut dia, keberlanjutan dukungan dan partisipasi masyarakat akan menjadi faktor penting dalam memperkuat koperasi sebagai sarana ekonomi lokal jangka panjang.

Ia pun mengajak masyarakat terus menjaga semangat kebersamaan agar koperasi dapat berkembang lebih luas sebagai wadah penguatan ekonomi desa.

“Ayo kita bangkit bersama, maju bersama ekonomi desa Tegalangus dan Tanjung Pasir dan masyarakat,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pecah Telur ke Jakarta di Usia 60 Tahun, Buruh Cilacap Ini Rela Antre Sembako di Tengah Aksi May Day

Pecah Telur ke Jakarta di Usia 60 Tahun, Buruh Cilacap Ini Rela Antre Sembako di Tengah Aksi May Day

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 16:03 WIB

Aksi May Day di Monas 'Banjir' Sembako dari Istana

Aksi May Day di Monas 'Banjir' Sembako dari Istana

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 15:55 WIB

Kelas Menengah Terus Mengelus Dada: Gaji Tak Naik-naik dan Daya Beli yang Kian Payah

Kelas Menengah Terus Mengelus Dada: Gaji Tak Naik-naik dan Daya Beli yang Kian Payah

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:43 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×