Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.236,126
LQ45 621,244
Srikehati 303,451
JII 370,013
USD/IDR 18.053

Koperasi Desa Tumbuh di Tengah Tekanan Daya Beli, Warga Mulai Cari Akses Sembako Lebih Terjangkau

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:22 WIB
Koperasi Desa Tumbuh di Tengah Tekanan Daya Beli, Warga Mulai Cari Akses Sembako Lebih Terjangkau
Pemerintah mengalokasikan 58,03 persen anggaran Dana Desa 2026 untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih atau KDMP. [Antara]
baca 10 detik
  • Koperasi Merah Putih Tangerang rangkul 200+ anggota untuk tekan biaya hidup lewat sembako murah.
  • Dukungan CSR PIK 2 perkuat stok pangan koperasi guna stabilkan ekonomi warga Tegalangus.
  • Model ekonomi kolektif desa jadi solusi efektif hadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Suara.com - Tekanan biaya hidup dan fluktuasi harga kebutuhan pokok membuat masyarakat semakin mencari cara untuk menjaga pengeluaran rumah tangga tetap terkendali. Di sejumlah wilayah penyangga perkotaan, akses terhadap bahan pokok dengan harga lebih terjangkau menjadi kebutuhan yang kian penting, terutama bagi warga dengan pengeluaran harian sensitif terhadap perubahan harga pangan.

Dalam situasi tersebut, koperasi desa kembali mendapat perhatian sebagai salah satu model ekonomi komunitas yang dinilai mampu membantu distribusi kebutuhan pokok sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi lokal. Melalui pola belanja bersama dan pengelolaan berbasis anggota, koperasi mulai dilihat sebagai alternatif untuk memenuhi kebutuhan dasar dengan harga yang lebih kompetitif.

Perkembangan itu terlihat di Tegalangus dan Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, di mana Koperasi Desa Merah Putih yang baru berjalan hampir tiga bulan telah mengumpulkan lebih dari 200 anggota. Pertumbuhan tersebut menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap wadah ekonomi kolektif di tingkat desa.

Koperasi Desa Merah Putih di Tegalangus dan Tanjung Pasir saat ini berfokus pada penyediaan sembako bagi anggota sebagai langkah awal penguatan ekonomi warga.

Perwakilan Koperasi Merah Putih Tegalangus dan Tanjung Pasir, Supriyadi, mengatakan koperasi tersebut dibentuk untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sistem kebersamaan.

“Alhamdulillah dengan adanya Koperasi Merah Putih ini, hampir tiga bulan berjalan kami sudah beranggotakan kurang lebih 200 lebih,” kata Supriyadi kepada wartawan, Jumat (1/5/2026).

Menurut dia, salah satu faktor yang mendorong antusiasme warga adalah harga kebutuhan pokok yang dinilai lebih terjangkau dibandingkan pembelian eceran biasa.

“Mereka antusias karena harga cukup terjangkau dan pastinya lebih murah daripada belanja di warung-warung,” ujar Supriyadi.

Meski masih berfokus pada kebutuhan dasar, koperasi dinilai mulai memberi manfaat langsung bagi anggota karena menyasar pengeluaran rumah tangga sehari-hari.

baca juga

Supriyadi juga mengatakan operasional awal koperasi mendapat dukungan dari program corporate social responsibility (CSR) PIK 2, terutama dalam pengadaan stok sembako.

“Alhamdulillah ada CSR dari PIK 2. Itu sangat membantu, karena kami bisa membelanjakan banyak sembako untuk kebutuhan anggota,” jelasnya.

Menurut dia, keberlanjutan dukungan dan partisipasi masyarakat akan menjadi faktor penting dalam memperkuat koperasi sebagai sarana ekonomi lokal jangka panjang.

Ia pun mengajak masyarakat terus menjaga semangat kebersamaan agar koperasi dapat berkembang lebih luas sebagai wadah penguatan ekonomi desa.

“Ayo kita bangkit bersama, maju bersama ekonomi desa Tegalangus dan Tanjung Pasir dan masyarakat,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pecah Telur ke Jakarta di Usia 60 Tahun, Buruh Cilacap Ini Rela Antre Sembako di Tengah Aksi May Day

Pecah Telur ke Jakarta di Usia 60 Tahun, Buruh Cilacap Ini Rela Antre Sembako di Tengah Aksi May Day

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 16:03 WIB

Aksi May Day di Monas 'Banjir' Sembako dari Istana

Aksi May Day di Monas 'Banjir' Sembako dari Istana

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 15:55 WIB

Kelas Menengah Terus Mengelus Dada: Gaji Tak Naik-naik dan Daya Beli yang Kian Payah

Kelas Menengah Terus Mengelus Dada: Gaji Tak Naik-naik dan Daya Beli yang Kian Payah

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:43 WIB

Terkini

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:09 WIB

30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan

30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:05 WIB

×