Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.720.000
Beli Rp2.590.000
IHSG 6.254,966
LQ45 624,682
Srikehati 305,457
JII 377,425
USD/IDR 17.715

Koperasi Desa Tumbuh di Tengah Tekanan Daya Beli, Warga Mulai Cari Akses Sembako Lebih Terjangkau

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:22 WIB
Koperasi Desa Tumbuh di Tengah Tekanan Daya Beli, Warga Mulai Cari Akses Sembako Lebih Terjangkau
Pemerintah mengalokasikan 58,03 persen anggaran Dana Desa 2026 untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih atau KDMP. [Antara]
  • Koperasi Merah Putih Tangerang rangkul 200+ anggota untuk tekan biaya hidup lewat sembako murah.
  • Dukungan CSR PIK 2 perkuat stok pangan koperasi guna stabilkan ekonomi warga Tegalangus.
  • Model ekonomi kolektif desa jadi solusi efektif hadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Suara.com - Tekanan biaya hidup dan fluktuasi harga kebutuhan pokok membuat masyarakat semakin mencari cara untuk menjaga pengeluaran rumah tangga tetap terkendali. Di sejumlah wilayah penyangga perkotaan, akses terhadap bahan pokok dengan harga lebih terjangkau menjadi kebutuhan yang kian penting, terutama bagi warga dengan pengeluaran harian sensitif terhadap perubahan harga pangan.

Dalam situasi tersebut, koperasi desa kembali mendapat perhatian sebagai salah satu model ekonomi komunitas yang dinilai mampu membantu distribusi kebutuhan pokok sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi lokal. Melalui pola belanja bersama dan pengelolaan berbasis anggota, koperasi mulai dilihat sebagai alternatif untuk memenuhi kebutuhan dasar dengan harga yang lebih kompetitif.

Perkembangan itu terlihat di Tegalangus dan Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, di mana Koperasi Desa Merah Putih yang baru berjalan hampir tiga bulan telah mengumpulkan lebih dari 200 anggota. Pertumbuhan tersebut menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap wadah ekonomi kolektif di tingkat desa.

Koperasi Desa Merah Putih di Tegalangus dan Tanjung Pasir saat ini berfokus pada penyediaan sembako bagi anggota sebagai langkah awal penguatan ekonomi warga.

Perwakilan Koperasi Merah Putih Tegalangus dan Tanjung Pasir, Supriyadi, mengatakan koperasi tersebut dibentuk untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sistem kebersamaan.

“Alhamdulillah dengan adanya Koperasi Merah Putih ini, hampir tiga bulan berjalan kami sudah beranggotakan kurang lebih 200 lebih,” kata Supriyadi kepada wartawan, Jumat (1/5/2026).

Menurut dia, salah satu faktor yang mendorong antusiasme warga adalah harga kebutuhan pokok yang dinilai lebih terjangkau dibandingkan pembelian eceran biasa.

“Mereka antusias karena harga cukup terjangkau dan pastinya lebih murah daripada belanja di warung-warung,” ujar Supriyadi.

Meski masih berfokus pada kebutuhan dasar, koperasi dinilai mulai memberi manfaat langsung bagi anggota karena menyasar pengeluaran rumah tangga sehari-hari.

Supriyadi juga mengatakan operasional awal koperasi mendapat dukungan dari program corporate social responsibility (CSR) PIK 2, terutama dalam pengadaan stok sembako.

“Alhamdulillah ada CSR dari PIK 2. Itu sangat membantu, karena kami bisa membelanjakan banyak sembako untuk kebutuhan anggota,” jelasnya.

Menurut dia, keberlanjutan dukungan dan partisipasi masyarakat akan menjadi faktor penting dalam memperkuat koperasi sebagai sarana ekonomi lokal jangka panjang.

Ia pun mengajak masyarakat terus menjaga semangat kebersamaan agar koperasi dapat berkembang lebih luas sebagai wadah penguatan ekonomi desa.

“Ayo kita bangkit bersama, maju bersama ekonomi desa Tegalangus dan Tanjung Pasir dan masyarakat,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pecah Telur ke Jakarta di Usia 60 Tahun, Buruh Cilacap Ini Rela Antre Sembako di Tengah Aksi May Day

Pecah Telur ke Jakarta di Usia 60 Tahun, Buruh Cilacap Ini Rela Antre Sembako di Tengah Aksi May Day

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 16:03 WIB

Aksi May Day di Monas 'Banjir' Sembako dari Istana

Aksi May Day di Monas 'Banjir' Sembako dari Istana

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 15:55 WIB

Kelas Menengah Terus Mengelus Dada: Gaji Tak Naik-naik dan Daya Beli yang Kian Payah

Kelas Menengah Terus Mengelus Dada: Gaji Tak Naik-naik dan Daya Beli yang Kian Payah

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:43 WIB

Terkini

DJP Klaim Anggaran Pajak Indonesia Lebih Murah dari China

DJP Klaim Anggaran Pajak Indonesia Lebih Murah dari China

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:34 WIB

Banyak yang Mundur dari Manajer Kopdes Merah Putih, Ada Denda Rp100 Juta hingga Penempatan Diacak?

Banyak yang Mundur dari Manajer Kopdes Merah Putih, Ada Denda Rp100 Juta hingga Penempatan Diacak?

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:31 WIB

B50 Resmi Meluncur Juli 2026, ESDM Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Aman

B50 Resmi Meluncur Juli 2026, ESDM Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Aman

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:21 WIB

Bos Baru Danantara dari WNA Tuai Polemik, Pakar: Yang Penting Kompeten, Bukan Paspor

Bos Baru Danantara dari WNA Tuai Polemik, Pakar: Yang Penting Kompeten, Bukan Paspor

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:15 WIB

Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat

Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:51 WIB

Bea Cukai Ungkap BYD & Wuling Biang Kerok 10.000 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok

Bea Cukai Ungkap BYD & Wuling Biang Kerok 10.000 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:47 WIB

90 Juta Produk UMKM RI Laku di Luar Negeri, Ternyata Ini Rahasianya

90 Juta Produk UMKM RI Laku di Luar Negeri, Ternyata Ini Rahasianya

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:46 WIB

Danantara Pegang Kendali Ekspor Sawit, Pemerintah Ubah Total Tata Kelola CPO Nasional

Danantara Pegang Kendali Ekspor Sawit, Pemerintah Ubah Total Tata Kelola CPO Nasional

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:25 WIB

Rupiah Terkapar ke Rp17.762 per Dolar AS, Investor Tunggu Putusan The Fed dan BI

Rupiah Terkapar ke Rp17.762 per Dolar AS, Investor Tunggu Putusan The Fed dan BI

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:53 WIB

Purbaya Bongkar Masalah Era Sri Mulyani, Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sulit Kerja Sama

Purbaya Bongkar Masalah Era Sri Mulyani, Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sulit Kerja Sama

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:41 WIB