Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Wall Street Anjlok Setelah Digempur Kenaikan Harga Minyak

Achmad Fauzi

Selasa, 05 Mei 2026 | 07:50 WIB
Wall Street Anjlok Setelah Digempur Kenaikan Harga Minyak
Wall Street kembali anjlok setelah kondisi geopolitik kembali memanas. [Unsplash].
baca 10 detik
  • Indeks saham Wall Street melemah pada perdagangan Senin akibat ketegangan geopolitik di wilayah Timur Tengah.
  • Konflik di Timur Tengah menyebabkan lonjakan harga minyak mentah dunia serta memicu kekhawatiran bagi pelaku pasar.
  • Saham sektor logistik mengalami penurunan signifikan yang menambah tekanan negatif pada performa bursa saham Amerika Serikat.

Suara.com - Bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street meloyo pada perdagangan Senin (Selasa pagi waktu Indonesia). Pelemahan ini disebabkan meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang mendorong lonjakan harga minyak dan memicu kekhawatiran pasar global.

Mengutip CNBC semua indeks utama Walls Street merah, seperti Indeks Dow Jones Industrial Average tercatat bergerak di zona merah, sementara S&P 500 turun 557,37 poin atau 1,13 persen ke level 48.941,90. Di sisi lain, Nasdaq Composite terkoreksi 0,19 persen dan ditutup di 25.067,80.

Sentimen negatif datang dari perkembangan terbaru di Timur Tengah. Uni Emirat Arab mengonfirmasi telah mencegat sejumlah rudal yang ditembakkan dari Iran. Ini menjadi pertama kalinya sistem peringatan rudal UEA diaktifkan sejak gencatan senjata dengan AS dimulai bulan lalu.

Kondisi tersebut langsung memicu lonjakan harga energi. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS melonjak 4,39 persen ke level USD 106,42 per barel, sedangkan minyak mentah Brent naik 5,8 persen ke USD 114,44 per barel.

Ilustrasi perdagangan saham di Wall Street. [Pexels].
Ilustrasi perdagangan saham di Wall Street. [Pexels].

Kenaikan harga minyak juga dipicu laporan yang saling bertentangan terkait dugaan serangan Iran terhadap kapal perang AS di sekitar Selat Hormuz.

Media pemerintah Iran menyebut adanya serangan rudal terhadap kapal perang, namun hal ini belum terkonfirmasi secara independen.

Sementara itu, Komando Pusat AS menegaskan tidak ada kapal Angkatan Laut AS yang terkena serangan.

Di tengah situasi tersebut, Presiden Donald Trump mengumumkan inisiatif Proyek Kebebasan melalui platform Truth Social. Program ini bertujuan membantu evakuasi kapal-kapal kargo dari negara non-konflik yang terjebak akibat ketegangan di Selat Hormuz.

"Saya telah menginstruksikan perwakilan saya untuk memberi tahu mereka bahwa kami akan melakukan upaya terbaik untuk mengeluarkan kapal dan awak mereka dengan selamat," tulis Trump.

baca juga

Namun demikian, pasar tetap dibayangi ketidakpastian. Pendiri dan CEO Infrastructure Capital Advisors, Jay Hatfield, menilai konflik tidak akan segera berakhir.

“Kami tidak memperkirakan perang akan terselesaikan dengan cepat,” ujarnya.

Meski tekanan meningkat, sebagian analis masih melihat potensi kenaikan indeks ke depan. Hatfield bahkan memperkirakan S&P 500 berpeluang mencapai level 8.000 pada akhir tahun.

Di sisi sektoral, saham logistik menjadi yang paling terpukul. Amazon melalui GXO Logistics mengumumkan ekspansi jaringan logistiknya sendiri. Dampaknya, saham GXO anjlok hampir 18 persen, sementara UPS dan FedEx masing-masing turun sekitar 10 persen dan 9 persen.

Tekanan di sektor logistik ini menambah beban pasar yang sudah tertekan oleh lonjakan harga energi dan meningkatnya risiko geopolitik global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Berpotensi Technical Rebound di Tengah Rekor Tertinggi Wall Street

IHSG Berpotensi Technical Rebound di Tengah Rekor Tertinggi Wall Street

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 08:02 WIB

Pasokan Terancam, Harga Minyak Dunia Naik Tajam di Awal Mei 2026

Pasokan Terancam, Harga Minyak Dunia Naik Tajam di Awal Mei 2026

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:02 WIB

Kenaikan Harga Minyak Dunia Dorong IHSG Jatuh ke Level 6.956 Hari Ini

Kenaikan Harga Minyak Dunia Dorong IHSG Jatuh ke Level 6.956 Hari Ini

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 16:57 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB