- IHSG dibuka menguat pada Kamis, 7 Mei 2026, dengan kenaikan 1,29 persen menuju level 7.183 di Bursa Efek Indonesia.
- Penguatan indeks didorong oleh sentimen positif pertumbuhan ekonomi domestik serta penurunan harga minyak mentah dunia secara tajam.
- BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan pergerakan IHSG akan terbatas karena indeks telah mendekati area resistance pasca mengalami rebound.
Selain itu, keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghentikan sementara operasi pengawalan kapal di Selat Hormuz juga membantu meredakan kekhawatiran pasar terkait risiko geopolitik dan gangguan pasokan energi global.
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street ditutup menguat pada perdagangan sebelumnya.
Dow Jones Industrial Average naik 1,24 persen ke level 49.910,59. Kemudian S&P 500 menguat 1,46 persen menjadi 7.365,12, sedangkan Nasdaq Composite melonjak 2,02 persen ke posisi 25.838,94.
BRI Danareksa menyebut pelaku pasar masih akan mencermati perkembangan geopolitik global dan pergerakan nilai tukar rupiah menjelang rilis data cadangan devisa Indonesia pada akhir pekan ini.
Untuk pilihan saham, BRI Danareksa merekomendasikan sejumlah emiten yang layak dicermati investor, yakni ESSA, ENRG, dan KOTA.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.