Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Achmad Fauzi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:48 WIB
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
Pembangunan Pabrik Kimia Chlor Alkali dan Ethylene Dichloride (CA-EDC) milik PT Chandra Asri Tbk. (TPIA) telah mencapai 66 persen. Pabrik akan mengurangi ketergantungan impor kimia. [Dok Chandra Asri].
baca 10 detik
  • PT Chandra Asri Alkali melaporkan progres pembangunan pabrik CA-EDC telah mencapai 66 persen untuk mendukung kemandirian industri kimia nasional.
  • Fasilitas tersebut ditargetkan beroperasi pada 2027 guna mengurangi impor soda kaustik serta meningkatkan potensi devisa melalui ekspor produk EDC.
  • Proyek strategis nasional ini menyerap 3.000 tenaga kerja selama konstruksi dan melibatkan pelaku UMKM lokal dalam operasional rantai pasok.

Suara.com - PT Chandra Asri Pacific melalui entitas anak usahanya PT Chandra Asri Alkali (CAA) melaporkan progres pembangunan Pabrik Chlor Alkali dan Ethylene Dichloride (CA-EDC) telah mencapai 66 persen.

Proyek strategis tersebut diproyeksikan menjadi salah satu penopang pengurangan impor bahan kimia dasar nasional.

Saat ini, pembangunan proyek telah memasuki tahap pengembangan infrastruktur logistik utama, termasuk konstruksi jetty dan tangki penyimpanan untuk mendukung distribusi dan pengelolaan rantai pasok produk Chlor Alkali dan Ethylene Dichloride (EDC).

Direktur Sumber Daya Manusia dan Urusan Korporasi Chandra Asri Group Suryandi mengatakan, pembangunan infrastruktur terintegrasi menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem industri kimia nasional.

"Pembangunan Pabrik CA-EDC kini memasuki fase pengembangan infrastruktur logistik utama yang akan menjadi bagian penting dalam mendukung distribusi dan pengelolaan rantai pasok bahan kimia strategis. Kami memandang pengembangan infrastruktur yang terintegrasi sebagai elemen penting dalam membangun ekosistem industri kimia nasional yang lebih efisien, kompetitif, dan berdaya saing," ujarnya di Jakarta, Minggu (10/5/2026).

Pembangunan Pabrik Kimia Chlor Alkali dan Ethylene Dichloride (CA-EDC) milik PT Chandra Asri Tbk. (TPIA) telah mencapai 66 persen. Pabrik akan mengurangi ketergantungan impor kimia. [Dok Chandra Asri].
Pembangunan Pabrik Kimia Chlor Alkali dan Ethylene Dichloride (CA-EDC) milik PT Chandra Asri Tbk. (TPIA) telah mencapai 66 persen. Pabrik akan mengurangi ketergantungan impor kimia. [Dok Chandra Asri].

Pabrik CA-EDC dirancang untuk memenuhi kebutuhan domestik terhadap bahan kimia dasar strategis yang terus meningkat. Pada tahap awal operasional, fasilitas tersebut ditargetkan memiliki kapasitas produksi sebesar 827 ribu ton soda kaustik dan 500 ribu ton EDC per tahun.

Produksi soda kaustik dari fasilitas ini diproyeksikan mampu mengurangi ketergantungan impor sekaligus memperkuat pasokan bahan baku bagi berbagai sektor industri nasional.

Dalam jangka panjang, kapasitas produksi tersebut berpotensi menggantikan impor hingga sekitar 827 ribu ton per tahun dengan nilai mencapai 293 juta dolar AS.

Sementara itu, produksi EDC akan diarahkan untuk pasar ekspor dan diperkirakan mampu membuka potensi devisa hingga 300 juta dolar AS per tahun. Langkah tersebut diharapkan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri kimia regional.

baca juga

Pemerintah juga telah menetapkan proyek Pabrik CA-EDC sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) karena dinilai memiliki peran penting dalam mendukung hilirisasi industri kimia dan pertumbuhan ekonomi nasional berkelanjutan.

Selain mendukung penguatan industri kimia nasional, proyek ini juga memberikan dampak ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja dan keterlibatan pelaku usaha lokal.

Selama fase konstruksi, proyek tersebut telah melibatkan sekitar 3.000 tenaga kerja dan diproyeksikan membuka sekitar 250 lapangan kerja baru saat mulai beroperasi penuh pada kuartal pertama 2027.

Chandra Asri Group juga melibatkan UMKM lokal dalam berbagai kebutuhan rantai pasok dan operasional proyek sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem industri di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Melalui pembangunan Pabrik CA-EDC, Chandra Asri Group menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan industri hilir kimia nasional, meningkatkan ketahanan pasokan bahan kimia strategis, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan

Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:03 WIB

Terkini

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 06:44 WIB

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

×