Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.831

Pihak-pihak Ini Senang Dengar Rupiah Melemah

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 18 Mei 2026 | 11:31 WIB
Pihak-pihak Ini Senang Dengar Rupiah Melemah
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) merosot ke level terparah sepanjang sejarah pada perdagangan Senin pagi (18/5/2026). Foto Antara.
baca 10 detik
  • Dolar AS cetak rekor tertinggi sepanjang masa, tembus level Rp 17.658 pada Senin (18/5/2026).
  • Eksportir, sektor wisata, dan pekerja lepas bergaji dolar diuntungkan situasi ini.
  • Selain rupiah, dolar AS juga menguat tajam terhadap won Korea, yen Jepang, dan franc Swiss.

Suara.com - Pasar keuangan domestik kembali diguncang sentimen negatif. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) merosot ke level terparah sepanjang sejarah pada perdagangan Senin pagi (18/5/2026).

Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.10 WIB, mata uang Garuda terkoreksi 61 poin atau 0,35% ke level Rp 17.658 per dolar AS. Keperkasaan dolar AS tidak hanya memukul rupiah, melainkan juga menekan mayoritas mata uang utama Asia dan global lainnya.

Won Korea terpantau anjlok 0,57%, diikuti pelemahan tipis pada yen Jepang (0,03%), dolar Kanada (0,08%), dan franc Swiss (0,06%). Sebaliknya, dolar AS hanya menyerah tipis 0,01% terhadap dolar Hong Kong.

Nilai tukar rupiah melemah pada Selasa (5/5/2026), ketika BPS baru saja mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,61 persen. [Antara]
Nilai tukar rupiah melemah pada Selasa (5/5/2026), ketika BPS baru saja mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,61 persen. [Antara]

Kendati bagi makroekonomi nasional ini menjadi alarm keras terutama terkait beban utang luar negeri dan inflasi barang impor (imported inflation) di sisi lain, ada pihak-pihak yang justru mendulang berkah dari fenomena "Super Dollar" ini.

Siapa saja mereka yang "tersenyum" di tengah rekor terpuruknya rupiah?

1. Eksportir Berbasis Bahan Baku Lokal (Komoditas & Manufaktur)

Pihak pertama yang paling diuntungkan tentu saja adalah para pelaku usaha orientasi ekspor yang struktur biayanya menggunakan mata uang rupiah, namun pendapatannya dalam dolar AS.

Sektor Komoditas: Eksportir batu bara, kelapa sawit (CPO), nikel, dan karet akan menikmati lonjakan pendapatan secara drastis saat hasil penjualan mereka dikonversi ke dalam rupiah.

Aktivitas bongkar-muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (20/8/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Aktivitas bongkar-muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (20/8/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Sektor Manufaktur & Kerajinan: Industri tekstil, furnitur, dan kerajinan tangan yang memanfaatkan bahan baku 100% lokal akan mendapatkan margin keuntungan yang jauh lebih tebal sekaligus peningkatan daya saing harga di pasar global.

baca juga

2. Industri Pariwisata dan Perhotelan

Bagi wisatawan mancanegara (wisman), melemahnya rupiah ke level Rp 17.600-an membuat biaya berlibur di Indonesia menjadi jauh lebih murah.

Daya Tarik Wisata: Destinasi premium seperti Bali, Lombok, dan Labuan Bajo akan terlihat sangat "ekonomis" bagi turis pemegang dolar AS atau mata uang kuat lainnya.

Lomba 17 Agustus yang diikuti bule di Pantai Kuta, Minggu (17/8/2025) (suara.com/Putu Yonata Udawananda)
Lomba 17 Agustus yang diikuti bule di Pantai Kuta, Minggu (17/8/2025) (suara.com/Putu Yonata Udawananda)

Multiplier Effect: Lonjakan kunjungan wisman ini otomatis akan menaikkan tingkat keterisian kamar (occupancy rate) hotel, restoran, hingga pendapatan sektor UMKM di daerah wisata.

3. Penerima Remitansi (Keluarga Pekerja Migran)

Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berada di luar negeri, khususnya yang digaji dalam dolar AS atau mata uang yang dipatok ke dolar, menjadi pahlawan bagi keluarga mereka di kampung halaman.

cara kirim uang dari shopeepay ke dana (freepik)
cara kirim uang dari shopeepay ke dana (freepik)

Uang kiriman (remitansi) yang dikirimkan ke dalam negeri nilainya otomatis membengkak saat dicairkan ke dalam rupiah, sehingga meningkatkan daya beli keluarga mereka di tengah bayang-bayang inflasi.

4. Investor dengan Portofolio Berbasis Dolar AS

Para pelaku pasar modal yang mengalihkan asetnya ke dalam instrumen investasi berdenominasi dolar AS (dollar-denominated assets) dipastikan memanen capital gain yang signifikan.

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). (Suara.com/Alfian Winanto)
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). (Suara.com/Alfian Winanto)

Saham-saham emiten yang memiliki pendapatan ekspor kuat (seperti sektor pertambangan dan energi). Reksa dana global, obligasi internasional (global bonds), hingga simpanan valas murni di perbankan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

1 Dollar USD Hari Ini Berapa Rupiah? Geger Ucapan Prabowo soal Orang Desa Tak Pakai Dolar

1 Dollar USD Hari Ini Berapa Rupiah? Geger Ucapan Prabowo soal Orang Desa Tak Pakai Dolar

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 11:04 WIB

Presiden Prabowo Tepis Isu RI Bakal Collapse, Sebut Indonesia Masih Oke!

Presiden Prabowo Tepis Isu RI Bakal Collapse, Sebut Indonesia Masih Oke!

Video | Senin, 18 Mei 2026 | 11:00 WIB

DPR Sebut Pernyataan Prabowo soal 'Rakyat di Desa Tak Pakai Dolar' untuk Menenangkan Masyarakat

DPR Sebut Pernyataan Prabowo soal 'Rakyat di Desa Tak Pakai Dolar' untuk Menenangkan Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 10:44 WIB

Terkini

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:32 WIB

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan

Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:10 WIB

×