Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.370,679
LQ45 634,821
Srikehati 316,336
JII 410,153
USD/IDR 17.714

Apa Itu Planogram? Viral Penataan Produk Kopdes Merah Putih Dikritik Tak Menarik

Farah Nabilla | Suara.com

Rabu, 20 Mei 2026 | 16:02 WIB
Apa Itu Planogram? Viral Penataan Produk Kopdes Merah Putih Dikritik Tak Menarik
Ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih [ChatGPT]
  • Video viral Koperasi Desa Merah Putih dikritik publik karena tata letak produk di rak terlihat renggang dan tidak menarik.
  • Netizen menyarankan pengelola menggunakan teknik planogram agar toko tampak profesional, rapi, serta mampu memikat minat belanja konsumen.
  • Planogram adalah panduan visual strategis untuk mengatur posisi produk guna mengoptimalkan ruang toko dan meningkatkan volume penjualan ritel.

Suara.com - Belakangan ini, media sosial diramaikan dengan video yang memperlihatkan tata letak produk di sebuah Koperasi Desa Merah Putih.

Bukannya menarik perhatian pembeli, susunan produk di rak justru menuai kritik publik karena dianggap terlalu renggang, kosong, dan tidak efektif untuk memancing minat belanja.

Banyak netizen menilai tata letak produk mencerminkan profesionalitas sebuah usaha, termasuk koperasi desa.

Dalam video viral yang ramai dibahas, produk terlihat disusun hanya dalam beberapa baris dengan jarak yang cukup jauh antarbarang. Akibatnya, rak tampak kosong meski sebenarnya masih berisi produk.

Kondisi ini kemudian dibandingkan dengan minimarket modern yang biasanya menata barang secara rapat, penuh, dan simetris agar terlihat lebih menarik.

Tak sedikit warganet menyebut bahwa pengelola toko sebaiknya memahami dasar-dasar merchandising dan planogram agar tampilan toko lebih profesional.

Banyak netizen kemudian menyarankan agar pengelola koperasi belajar soal planogram, sebuah teknik penataan produk yang umum digunakan di dunia retail modern.  Istilah ini memang cukup populer di kalangan bisnis minimarket, supermarket, hingga toko kosmetik dan apotek.

Lalu, sebenarnya apa itu planogram?

Apa Itu Planogram?

Planogram adalah panduan visual untuk mengatur posisi dan penempatan produk di rak toko agar terlihat rapi, menarik, dan mampu meningkatkan penjualan. Secara sederhana, planogram membantu menentukan produk mana yang harus diletakkan di bagian atas, tengah, bawah, maupun area paling strategis di toko.

Dalam dunia retail, penataan produk bukan sekadar soal estetika. Posisi barang sangat memengaruhi perilaku konsumen saat berbelanja. Karena itu, supermarket besar biasanya memiliki aturan khusus tentang cara menyusun produk di rak.

Planogram biasanya dibuat dalam bentuk diagram atau sketsa visual yang menunjukkan lokasi detail setiap produk. Sistem ini membantu pegawai toko menata barang dengan standar yang sama di seluruh cabang.

Fungsi Planogram dalam Dunia Bisnis

Planogram memiliki banyak fungsi penting, terutama untuk bisnis retail dan toko kebutuhan sehari-hari. Berikut beberapa manfaat utamanya:

1. Membuat Toko Terlihat Lebih Rapi
Penataan produk yang terstruktur membuat rak toko terlihat penuh, terorganisir, dan nyaman dipandang. Konsumen pun lebih mudah menemukan barang yang mereka cari.

Rak yang terlalu kosong atau produk yang ditata berjauhan sering dianggap kurang menarik dan memberi kesan toko tidak lengkap.

2. Meningkatkan Penjualan
Penempatan produk sangat memengaruhi keputusan pembelian. Produk yang berada sejajar dengan pandangan mata biasanya lebih sering dibeli dibanding produk di bagian bawah rak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Desain Bangunan Koperasi Desa Merah Putih di Pati Tak Lazim

Desain Bangunan Koperasi Desa Merah Putih di Pati Tak Lazim

Entertainment | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:06 WIB

Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret

Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret

Entertainment | Senin, 18 Mei 2026 | 12:10 WIB

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa, Relawan PROBO Siap Kawal Program Strategis

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa, Relawan PROBO Siap Kawal Program Strategis

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:25 WIB

Perkuat Ekonomi Rakyat, Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih: Ini Hari yang Penting!

Perkuat Ekonomi Rakyat, Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih: Ini Hari yang Penting!

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:52 WIB

Kapitalisme Negara ala Prabowo, Mengulangi Kegagalan Venezuela?

Kapitalisme Negara ala Prabowo, Mengulangi Kegagalan Venezuela?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:01 WIB

Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP

Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:29 WIB

Terkini

Petani Sawit Protes Badan Ekspor, Mirip Monopoli Cengkeh Era Soeharto

Petani Sawit Protes Badan Ekspor, Mirip Monopoli Cengkeh Era Soeharto

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:07 WIB

IHSG Anjlok Usai Kenaikan BI-Rate, Pengamat Ungkap Peluang Technical Rebound

IHSG Anjlok Usai Kenaikan BI-Rate, Pengamat Ungkap Peluang Technical Rebound

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:03 WIB

Menkeu Purbaya Pastikan Tidak Ada Pajak Baru Tahun 2027

Menkeu Purbaya Pastikan Tidak Ada Pajak Baru Tahun 2027

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:49 WIB

Penerimaan Pajak Tembus Rp 646,3 T di April 2026, Purbaya Pamer Capaian Minus Era Sri Mulyani

Penerimaan Pajak Tembus Rp 646,3 T di April 2026, Purbaya Pamer Capaian Minus Era Sri Mulyani

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:42 WIB

Airlangga: Pengaturan Ekspor SDA Sudah Mendesak!

Airlangga: Pengaturan Ekspor SDA Sudah Mendesak!

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:41 WIB

Anggaran MBG Dipangkas, Rupiah Kembali Menguat

Anggaran MBG Dipangkas, Rupiah Kembali Menguat

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:32 WIB

Apa Itu Danantara Sumber Daya Indonesia? 'Senjata' Baru Prabowo Sikat Mafia

Apa Itu Danantara Sumber Daya Indonesia? 'Senjata' Baru Prabowo Sikat Mafia

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:15 WIB

Hitung-hitungan Kasar Skema Baru Gojek: Angin Segar Buat Uang Belanja Istri Driver Ojol di Rumah

Hitung-hitungan Kasar Skema Baru Gojek: Angin Segar Buat Uang Belanja Istri Driver Ojol di Rumah

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:08 WIB

BI Rate Melonjak 5,25 Persen! Ekonomi RI Dipaksa Tarik Rem Darurat

BI Rate Melonjak 5,25 Persen! Ekonomi RI Dipaksa Tarik Rem Darurat

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:58 WIB

BI Mulai Kehabisan Cadev? Prabowo Wajibkan Eksportir Parkir Dolar di RI Mulai 1 Juni 2026

BI Mulai Kehabisan Cadev? Prabowo Wajibkan Eksportir Parkir Dolar di RI Mulai 1 Juni 2026

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:42 WIB