Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Terobosan Baru Penanganan Kanker Hati dan Pankreas Tanpa Bedah

Rully Fauzi

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:55 WIB
Terobosan Baru Penanganan Kanker Hati dan Pankreas Tanpa Bedah
RS Mandaya Royal Puri resmi menghadirkan High Intensity Focused Ultrasound (HIFU) sebagai teknologi terapi tanpa operasi untuk penanganan kanker hati hingga kanker pankreas. [dok. pribadi]
baca 10 detik
    • RS Mandaya Royal Puri menghadirkan teknologi HIFU, terapi tanpa operasi untuk kanker hati, kanker pankreas, miom, dan adenomiosis.
    • HIFU bekerja memakai gelombang ultrasound berkekuatan tinggi untuk menghancurkan tumor tanpa sayatan, dengan pemulihan lebih cepat.
    • Teknologi HIFU sudah dipakai di 37+ negara dan ditangani oleh tim dokter tersertifikasi internasional di Mandaya. 

 

Suara.com - RS Mandaya Royal Puri resmi menghadirkan High Intensity Focused Ultrasound (HIFU) pada Sabtu (23/5/2026) sebagai teknologi terapi tanpa operasi untuk penanganan kanker hati hingga kanker pankreas.

Kehadiran teknologi ini membuka harapan baru bagi pasien kanker hati dan pankreas, terutama pada kasus-kasus yang sulit dioperasi karena lokasi tumornya berada di area sensitif dan berdekatan dengan organ vital maupun pembuluh darah besar.

Peluncuran layanan HIFU di RS Mandaya Royal Puri turut dihadiri sejumlah pakar HIFU internasional, di antaranya Prof. David Cranston selaku Emeritus Professor of Surgery di Nuffield Department of Surgical Sciences, University of Oxford sekaligus Emeritus Clinical Director of the Oxford HIFU Unit, serta Prof. Zhang Lian yang merupakan President of Chongqing Haifu Hospital dan Professor di Chongqing Medical University.

Dari RS Mandaya Royal Puri hadir pula tim dokter spesialis yang telah mendapatkan pelatihan dan sertifikasi HIFU secara intensif langsung di pusat HIFU di China, di antaranya dr. Edward Tony Ngantung, Sp.OG, dr. Hendra Koncoro, Sp.PD-KGEH, dr. Sugianto Santoso, Sp.Rad (K)RI, dan dr. Gracia Merryane R.G Rauw, Sp.OG.

Diskusi ilmiah ini dipandu oleh dr. Rahmadsyah, SpOG(K)FER, M.Kes, MARS dan dr. Ocsyavina, Sp.B. Subsp.BD (K). Secara keseluruhan, RS Mandaya Royal Puri memiliki 11 dokter spesialis yang telah tersertifikasi HIFU untuk menangani berbagai kasus tumor dan kanker tanpa operasi.

HIFU merupakan metode terapi yang menggunakan gelombang ultrasound berkekuatan tinggi untuk menghancurkan jaringan abnormal di dalam tubuh tanpa operasi maupun sayatan pada kulit. Teknologi ini bekerja dengan memusatkan energi ultrasound ke titik tertentu pada jaringan target hingga menghasilkan panas sekitar 60–90 derajat Celsius untuk menghancurkan sel abnormal seperti tumor secara bertahap.

Setelah tindakan dilakukan, jaringan tumor yang telah rusak akan diserap secara alami oleh tubuh dalam beberapa minggu hingga bulan. Secara sederhana, cara kerja HIFU dapat dianalogikan seperti kaca pembesar yang memfokuskan sinar matahari ke satu titik hingga menghasilkan panas.

Pada kasus kanker hati dan kanker pankreas, HIFU dapat dimanfaatkan untuk membantu menangani tumor yang sulit dioperasi karena berada dekat organ vital atau pembuluh darah utama.

Dalam kondisi tertentu, operasi terbuka memiliki risiko yang cukup tinggi sehingga tidak semua pasien dapat menjalani prosedur pembedahan terbuka. Oleh sebab itu, kehadiran HIFU memberikan alternatif terapi tanpa operasi dengan masa pemulihan yang relatif lebih cepat.

“HIFU dapat digunakan untuk membantu mengecilkan ukuran tumor dan mengurangi nyeri pada pasien kanker hati maupun kanker pankreas stadium lanjut, sehingga pasien dapat memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” kata Erwin Suyanto, Public Relation Manager Mandaya Hospital Group.

Di RS Mandaya Royal Puri sendiri, HIFU telah digunakan untuk membantu penanganan kanker pankreas dan kanker hati dengan komplikasi trombus vena porta, yaitu kondisi serius ketika tumor menyumbat pembuluh darah utama menuju hati. Teknologi ini memberikan peluang terapi bagi pasien yang sebelumnya memiliki keterbatasan pilihan pengobatan akibat tingginya risiko operasi.

Selain untuk kanker hati dan kanker pankreas, HIFU juga dapat digunakan untuk menangani miom dan adenomiosis tanpa operasi terbuka.

Teknologi ini menjadi alternatif bagi banyak wanita yang khawatir menjalani operasi pengangkatan rahim (histerektomi) maupun tindakan bedah dengan sayatan besar (laparotomi). Bahkan, di RS Mandaya Royal Puri, HIFU telah digunakan untuk menangani kasus miom besar berukuran hingga 17x16 cm.

"Evolusi penanganan miom di Indonesia telah berkembang luar biasa pesat. Dari yang awalnya hanya bisa dilakukan melalui operasi terbuka, kemudian laparoskopi, radiofrequency ablation (RFA), microwave ablation (MWA), hingga yang terkini teknologi HIFU sudah tersedia di Indonesia, di Mandaya. Ini adalah bukti bahwa pasien Indonesia berhak dan bisa mendapatkan akses terhadap standar pengobatan terdepan di dunia," kata dr. Ben Widaja, MBChB(UK), Co-Founder dan President Director Mandaya Hospital Group.

Secara global, HIFU telah digunakan secara luas di lebih dari 37 negara, seperti Inggris, Spanyol, China, Jerman, dan Italia.

Tidak hanya itu, HIFU juga sudah dimanfaatkan untuk menangani lebih dari 500.000 kasus untuk berbagai kondisi medis, mulai dari kanker hati, kanker pankreas, miom rahim, hingga adenomiosis. Teknologi ini juga telah memperoleh pengakuan dari Food and Drug Administration Amerika Serikat dan CE Eropa.

Dengan hadirnya HIFU Center Indonesia, RS Mandaya Royal Puri berharap dapat memperluas akses masyarakat Indonesia terhadap teknologi terapi tanpa operasi yang lebih modern, nyaman, dan komprehensif dengan standar internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

253 Ton Logistik Telah Dikirim ke NTT, Kapal Rumah Sakit Segera Berlabuh

253 Ton Logistik Telah Dikirim ke NTT, Kapal Rumah Sakit Segera Berlabuh

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:04 WIB

Apa yang Baru dari Android 17? Begini Penjelasan Langsung oleh Google

Apa yang Baru dari Android 17? Begini Penjelasan Langsung oleh Google

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:12 WIB

Yukie Pas Band Jalani Operasi 10 Jahitan Kepala Usai Ditabrak Pengemudi yang Tertidur Saat Menyetir

Yukie Pas Band Jalani Operasi 10 Jahitan Kepala Usai Ditabrak Pengemudi yang Tertidur Saat Menyetir

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Mengenal Teknologi Robotik ROSA yang Bantu Operasi Lutut Lebih Presisi

Mengenal Teknologi Robotik ROSA yang Bantu Operasi Lutut Lebih Presisi

Health | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:26 WIB

Layanan Kesehatan NTT Dikebut Pulih Usai Gempa M7,7, RS Mobil Dikirim ke Nagekeo

Layanan Kesehatan NTT Dikebut Pulih Usai Gempa M7,7, RS Mobil Dikirim ke Nagekeo

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:47 WIB

4 Sebab Ibu Hamil yang Berencana Lahiran Normal Mendadak Harus Operasi Caesar

4 Sebab Ibu Hamil yang Berencana Lahiran Normal Mendadak Harus Operasi Caesar

Health | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:33 WIB

Layanan Kesehatan Makin Lengkap, Rumah Sakit Baru Beroperasi di Pusat Samarinda

Layanan Kesehatan Makin Lengkap, Rumah Sakit Baru Beroperasi di Pusat Samarinda

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Rumah Sakit Cali Kolombia Runtuh Usai Gempa, Pasien Bayi hingga Anak-anak Terjebak

Rumah Sakit Cali Kolombia Runtuh Usai Gempa, Pasien Bayi hingga Anak-anak Terjebak

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:35 WIB

Bukan Cuma Soal Teknologi Canggih, Ini yang Harus Disiapkan Dokter Sebelum Operasi Robotik

Bukan Cuma Soal Teknologi Canggih, Ini yang Harus Disiapkan Dokter Sebelum Operasi Robotik

Health | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:09 WIB

Tak Selalu Operasi Besar, Ini Teknologi Modern untuk Mengatasi Batu Ginjal

Tak Selalu Operasi Besar, Ini Teknologi Modern untuk Mengatasi Batu Ginjal

Health | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:38 WIB

Terkini

CORE Soroti Rencana Pembatasan Pertalite, Data BPS Diminta Jadi Patokan

CORE Soroti Rencana Pembatasan Pertalite, Data BPS Diminta Jadi Patokan

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Tragedi 5 Laga Tanpa Kemenangan: Saat Kehadiran Lionel Messi Tak Lagi Menakutkan di MLS

Tragedi 5 Laga Tanpa Kemenangan: Saat Kehadiran Lionel Messi Tak Lagi Menakutkan di MLS

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Jurus Rudy Susmanto Tekan Pengangguran Bogor: Gandeng SKPD, Cetak Ribuan Wirausaha Baru

Jurus Rudy Susmanto Tekan Pengangguran Bogor: Gandeng SKPD, Cetak Ribuan Wirausaha Baru

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:39 WIB

Masuk Babak Akhir, Putusan Praperadilan Febrie Adriansyah Dibacakan Kamis

Masuk Babak Akhir, Putusan Praperadilan Febrie Adriansyah Dibacakan Kamis

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:37 WIB

Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat, Warga Diminta Batasi Aktivitas

Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat, Warga Diminta Batasi Aktivitas

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:32 WIB

Polda Metro Bantah Tangkap Botok di DPR, Sebut Hanya Dampingi Urus Izin Kegiatan

Polda Metro Bantah Tangkap Botok di DPR, Sebut Hanya Dampingi Urus Izin Kegiatan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:28 WIB

Tegas! Prabowo Minta 3 Tersangka Kasus Karhutla Riau Dipindahkan ke Jakarta

Tegas! Prabowo Minta 3 Tersangka Kasus Karhutla Riau Dipindahkan ke Jakarta

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:26 WIB

Pasca Gempa NTT, Gibran Siapkan Keringanan Kredit bagi Warga Terdampak

Pasca Gempa NTT, Gibran Siapkan Keringanan Kredit bagi Warga Terdampak

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:25 WIB

Menhut dan Menteri LH Absen Rapat Karhutla, Istana Beri Penjelasan

Menhut dan Menteri LH Absen Rapat Karhutla, Istana Beri Penjelasan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:23 WIB

Ekonom Nilai Target Pajak Naik 12% di RAPBN 2027 Tak Realistis

Ekonom Nilai Target Pajak Naik 12% di RAPBN 2027 Tak Realistis

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:23 WIB

×