- IHSG anjlok 26% ytd, investor asing terus keluar dari pasar RI.
- Sucor Sekuritas gelar forum strategi investasi di tengah market volatile.
- Lebih 700 investor hadir cari peluang cuan di pasar saham 2026.
Suara.com - Tekanan terhadap pasar saham Indonesia semakin terasa sepanjang 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melemah lebih dari 26 persen secara year to date (ytd) hingga bergerak di kisaran level 6.000. Kondisi ini diperparah dengan arus keluar dana investor asing yang terus berlanjut sejak awal tahun.
Ketidakpastian ekonomi global, fluktuasi nilai tukar rupiah, hingga tensi geopolitik di sejumlah kawasan menjadi faktor utama yang membuat pelaku pasar cenderung berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi.
Di tengah kondisi pasar yang penuh tekanan tersebut, PT Sucor Sekuritas menggelar Stock Idea Festival 2026 pada 23 Mei 2026 di Bengkel SCBD, Jakarta. Acara bertema “The Navigator: Finding Opportunities in a Turbulent Market” itu menjadi wadah edukasi sekaligus forum diskusi bagi investor untuk memahami peluang investasi di tengah volatilitas pasar.
Konferensi investasi yang berlangsung lebih dari 10 jam itu dihadiri lebih dari 700 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari investor ritel, trader, komunitas pasar modal, hingga financial enthusiast.
Acara tersebut juga mendapat dukungan dari sejumlah perusahaan seperti DSSA, BIPI, RATU, Konimex, dan RMKE.
Direktur Utama RMKE, Vincent Saputra mengatakan literasi dan inklusi keuangan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan pasar modal Indonesia dalam jangka panjang.
“Literasi dan inklusi keuangan adalah fondasi penting bagi pertumbuhan pasar modal Indonesia jangka panjang. Kami senang dapat berkontribusi dalam menghadirkan ruang bagi investor untuk belajar langsung dari para praktisi, terutama di tengah kondisi pasar yang membutuhkan pemahaman lebih mendalam,” ujar Vincent.
Dalam konferensi tersebut, peserta mendapatkan berbagai insight terkait market outlook, strategi stock picking, hingga sektor-sektor potensial yang dinilai masih menarik di tengah tekanan pasar.
Sebanyak 17 influencer dan market practitioners turut hadir membagikan pengalaman dan strategi menghadapi volatilitas pasar saham. Beberapa nama yang tampil dalam sesi presentasi antara lain Kartika Sutandi, Bernad88, Michael Yeoh, Andry Hakim, David Noah, Helen Felicia, Gema Goeyardi, serta Ellen May.
Sementara itu, sesi talkshow menghadirkan sejumlah pembicara lintas perspektif seperti Alexander Rahardjo, Ken Handersen, Andhika Diskartes, Rita Effendy, Vonny Ramali, Jessica Wijaya, Jess No Limit, dan Kevin Hendrawan.
CEO Sucor Sekuritas, Bernadus Wijaya menilai kondisi pasar saat ini justru menuntut investor memiliki strategi yang lebih adaptif.
“Di tengah kondisi pasar yang penuh tantangan, investor dituntut untuk memiliki strategi dan perspektif yang lebih adaptif. Melalui Stock Idea Festival 2026, kami ingin menghadirkan forum yang dapat membantu investor memahami peluang sekaligus risiko pasar dengan pendekatan yang lebih objektif dan terukur,” ujar Bernadus.
Menurutnya, volatilitas pasar saat ini membuat investor tidak hanya membutuhkan informasi, tetapi juga insight langsung dari para pelaku pasar yang aktif menghadapi dinamika market setiap hari.
“Pasar saham bergerak sangat dinamis dan dipengaruhi banyak faktor global maupun domestik. Karena itu, akses terhadap diskusi dan perspektif yang berkualitas menjadi penting agar investor dapat melihat market secara lebih luas dan mengambil keputusan investasi dengan lebih bijak,” tambahnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang acara, mulai dari sesi market outlook, diskusi interaktif, hingga networking session antar investor dan pelaku pasar modal.
Melalui Stock Idea Festival 2026, Sucor Sekuritas berharap dapat terus menghadirkan edukasi pasar modal yang relevan dan aplikatif bagi investor Indonesia agar lebih siap menghadapi dinamika pasar yang terus berkembang.