Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Anjlok! Rupiah Nyaris Tembus Rp17.800! Isu Domestik Sudah Tak Terbendung

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Selasa, 26 Mei 2026 | 16:09 WIB
Anjlok! Rupiah Nyaris Tembus Rp17.800! Isu Domestik Sudah Tak Terbendung
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah ambruk ke Rp17.795 per dolar AS, nyaris menyentuh level psikologis Rp17.800.
  • Pelemahan dipicu sentimen domestik dan pasar saham yang negatif, bukan karena dolar AS.
  • Investor ragu pada dampak Danantara dan memilih wait and see terhadap aset SBN.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali mencatatkan performa minor pada perdagangan Selasa sore (26/5/2026). Mata uang Garuda kian tak bertenaga dan bergerak mendekati level psikologis baru di Rp17.800 per dolar AS akibat sentimen negatif isu domestik.

Mengutip data Bloomberg di pasar spot, rupiah ditutup ambruk ke level Rp17.795 per dolar AS. Angka ini menunjukkan pelemahan sebesar 50 poin atau setara 0,25 persen apabila dibandingkan dengan posisi penutupan pada Senin kemarin yang berada di level Rp17.744.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengungkapkan bahwa rontoknya kurs rupiah kali ini murni dipicu oleh sentimen negatif dari dalam negeri. Kondisi ini terbilang ironis mengingat indeks dolar AS (DXY) sebenarnya sedang mengalami tren pelemahan.

"Pelemahan rupiah hari ini lebih banyak dipengaruhi faktor domestik. DXY walau naik, namun relatif terbatas, sehingga tekanan terhadap rupiah berasal dari sentimen dalam negeri," ujar Lukman saat dihubungi, Selasa (26/5/2026).

Menurut Lukman, rapor merah di pasar saham domestik menjadi indikator jelas bahwa minat risiko (risk appetite) investor asing belum pulih. Kondisi ini otomatis menempatkan rupiah dalam posisi tertekan.

Lebih lanjut, Lukman menilai langkah Bank Indonesia (BI) yang mengerek suku bunga acuan pada pekan lalu ternyata belum cukup kuat untuk memulihkan kepercayaan pasar.

Investor global saat ini justru cenderung mengambil sikap wait and see dan mulai menghindari Surat Berharga Negara (SBN). Keraguan pasar kian menebal seiring dengan rencana pembentukan lembaga baru, Danantara Sumber Daya Indonesia.

"Investor juga ragu terhadap Indonesia dengan adanya pembentukan Danantara Sumber Daya Indonesia. Selain itu, pasar mencermati defisit neraca transaksi berjalan yang cukup besar serta rencana ekspor one door (satu pintu) melalui Danantara yang sejauh ini belum direspons positif," urai Lukman.

Ke depan, pergerakan rupiah masih dibayangi ketidakpastian global, khususnya terkait respons Iran terhadap proposal perdamaian yang diajukan oleh AS.

baca juga

Meski demikian, Lukman menyebut rupiah masih memiliki peluang untuk bangkit dan membalikkan keadaan apabila bank sentral mengambil langkah konkret di pasar valuta asing.

"Kecuali ada perkembangan positif seputar proposal damai AS dan intervensi BI, rupiah diperkirakan masih akan melemah," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aturan Ekspor Lewat Danantara Sumberdaya Indonesia Masih Abu-abu: Ternyata Tak Segampang Itu!

Aturan Ekspor Lewat Danantara Sumberdaya Indonesia Masih Abu-abu: Ternyata Tak Segampang Itu!

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:42 WIB

Hampir Semua Direksi Danantara Sumberdaya Indonesia Diisi Orang Asing

Hampir Semua Direksi Danantara Sumberdaya Indonesia Diisi Orang Asing

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:58 WIB

Emiten Haji Isam Bereaksi Soal DSI, Beri Dampak Bisnis?

Emiten Haji Isam Bereaksi Soal DSI, Beri Dampak Bisnis?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:29 WIB

Terkini

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:49 WIB

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:58 WIB

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:07 WIB

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:30 WIB

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:34 WIB

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:15 WIB

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:48 WIB

Asing Masih Genjar Jual Saham, IHSG Menguat Tipis Pekan Ini

Asing Masih Genjar Jual Saham, IHSG Menguat Tipis Pekan Ini

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:47 WIB

Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia

Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:38 WIB

Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru

Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:36 WIB

×