Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.986,497
LQ45 594,918
Srikehati 295,219
JII 350,443
USD/IDR 17.983

Penerimaan Pajak Moncer di April 2026, Purbaya Klaim Berkat Coretax

Dicky Prastya

Minggu, 24 Mei 2026 | 12:05 WIB
Penerimaan Pajak Moncer di April 2026, Purbaya Klaim Berkat Coretax
(Kiri-kanan) Wamenkeu Suahasil Nazara, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, dan Wamenkeu Juda Agung saat konferensi pers APBN KiTa edisi April 2026 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (19/5/2026) malam. [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan penerimaan pajak per April 2026 mencapai Rp 646,3 triliun atau tumbuh 16,1 persen.
  • Peningkatan penerimaan pajak tersebut diklaim sebagai dampak keberhasilan implementasi sistem Coretax yang bekerja secara otomatis bagi wajib pajak.
  • Pemerintah memastikan tidak akan menaikkan tarif pajak baru demi menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan daya beli masyarakat.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim kalau Coretax menjadi salah satu faktor yang membuat penerimaan pajak tinggi per April 2026.

Hal ini sekaligus bentuk bantahan dari Menkeu Purbaya kalau penerimaan pajak tinggi karena bertepatan dengan waktu pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) individu yang diperpanjang hingga April 2026.

"Enggak (pajak tinggi karena lapor SPT), ini karena keberhasilan Coretax juga," katanya dalam acara Jogja Financial Festival, dikutip dari YouTube Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), MInggu (24/5/2026).

Bendahara Negara menyebut kalau platform milik Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu itu bekerja secara otomatis. Sebab para Wajib Pajak tak perlu lagi lapor karena sudah terisi otomatis di Coretax.

"Sehingga yang biasa ngibul-ngibul bayar pajak, enggak bisa ngibul lagi," lanjutnya.

Menkeu lalu mengklaim kalau penerimaan pajak tinggi karena memang ekonomi membaik, bukan asal tarik pajak dari Coretax. Bahkan untuk tahun ini, Pemerintah tidak akan menaikkan tarif maupun pajak baru demi melanjutkan perbaikan ekonomi.

Coretax (Dok. DJP).
Coretax (Dok. DJP).

"Saya enggak akan menaikkan tarif pajak atau rate-nya. Tapi saya akan bikin ekonominya bagus. Sehingga semua orang banyak duit dan mereka bisa bayar pajak dengan gembira," jelasnya.

Penerimaan pajak tembus Rp 646,3 T per April 2026

Sebelumnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan kalau Penerimaan Pajak mencapai Rp 646,3 triliun atau tumbuh 16,1 persen dibanding tahun lalu (year on year atau yoy).

baca juga

Angka Penerimaan Pajak ini juga setara 27,4 persen terhadap outlook Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Menkeu Purbaya menargetkan pertumbuhan pajak bisa lebih tinggi hingga hampir 20 persen.

"Jadi Pendapatan Negara itu tumbuhnya 13 persen, di mana pajak tumbuhnya 16 persen dan mungkin akan lebih tinggi lagi, kata Pak Dirjen. Mungkin mendekati 20 persen ya," kata Purbaya saat konferensi pers APBN KiTa edisi Mei 2026 di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, dikutip Rabu (20/5/2026).

Purbaya lalu membandingkan Penerimaan Pajak di April 2025, yang mana kala itu jabatan Menkeu diemban Sri Mulyani. Pada April 2025, Penerimaan Pajak diklaim Purbaya babak belur karena minus 10,8 persen yoy.

Dalam paparannya, Penerimaan Pajak per 30 April 2025 mencapai Rp 556,9 triliun atau 25,4 persen terhadap outlook APBN. Dari sana, Purbaya menyimpulkan kalau Penerimaan Pajak April 2026 sudah lumayan.

"Ini jelas lebih bagus prospeknya di dibanding tahun lalu. Ketika kita babak belur ya. Tahun lalu kan negatif ya pertumbuhannya pajaknya. Minus 10,8. Masih turun. Tuh liat triwulan pertama april tahun lalu, minus 10,8. Sekarang 16,1 pertumbuhannya. Jadi lumayan lah," pamer Purbaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Akui Aturan DHE SDA Molor karena Banyak Pengusaha Lobi Istana

Purbaya Akui Aturan DHE SDA Molor karena Banyak Pengusaha Lobi Istana

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:37 WIB

Tak Hanya Kelola Dana Pensiun, Asabri Kini Garap UMKM hingga Ekonomi Hijau

Tak Hanya Kelola Dana Pensiun, Asabri Kini Garap UMKM hingga Ekonomi Hijau

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:03 WIB

Batas 8 Persen: Menyelamatkan Ojol atau Mengunci Jebakan Informalitas?

Batas 8 Persen: Menyelamatkan Ojol atau Mengunci Jebakan Informalitas?

Your Say | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:35 WIB

Purbaya Janji Bakal Awasi Badan Ekspor PT DSI, Ancam Pecat Jika Pegawai Mendadak Kaya

Purbaya Janji Bakal Awasi Badan Ekspor PT DSI, Ancam Pecat Jika Pegawai Mendadak Kaya

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:00 WIB

Purbaya Akui Badan Ekspor DSI Dibentuk Gegara Banyak Kebocoran di Bea Cukai

Purbaya Akui Badan Ekspor DSI Dibentuk Gegara Banyak Kebocoran di Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 08:30 WIB

Berat Badan Purbaya Turun 10 Kg usai 8 Bulan Jabat Menkeu

Berat Badan Purbaya Turun 10 Kg usai 8 Bulan Jabat Menkeu

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 08:00 WIB

Terkini

Said Iqbal Akhirnya Temui Purbaya, Minta Pajak JHT hingga THR Dihapus

Said Iqbal Akhirnya Temui Purbaya, Minta Pajak JHT hingga THR Dihapus

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:07 WIB

S&P Dow Jones Ancam Turunkan Kasta Indonesia, Soroti Transparansi Bursa

S&P Dow Jones Ancam Turunkan Kasta Indonesia, Soroti Transparansi Bursa

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:38 WIB

Pegadaian Gelar Sales Town Hall 2026, Perkuat Akselerasi Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

Pegadaian Gelar Sales Town Hall 2026, Perkuat Akselerasi Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:00 WIB

Fasilitasi Impor dan Pengadaan Barang China, Natindo Cargo Bantu UMKM

Fasilitasi Impor dan Pengadaan Barang China, Natindo Cargo Bantu UMKM

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:56 WIB

Sidang Korupsi INALUM Bongkar Risiko Penjualan Alloy: Piutang Rp140 Miliar Diduga Akibat Penipuan

Sidang Korupsi INALUM Bongkar Risiko Penjualan Alloy: Piutang Rp140 Miliar Diduga Akibat Penipuan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:58 WIB

Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik

Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:45 WIB

Selaras dengan Danantara, BTN Perkuat Transformasi Bisnis dan Bukukan Kinerja di Atas Rata-Rata

Selaras dengan Danantara, BTN Perkuat Transformasi Bisnis dan Bukukan Kinerja di Atas Rata-Rata

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:02 WIB

BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Dana IPO Difokuskan untuk Ekspansi Bisnis

BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Dana IPO Difokuskan untuk Ekspansi Bisnis

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:44 WIB

Rupiah Melemah, Dolar AS Mulai Dekati Level Rp18.000

Rupiah Melemah, Dolar AS Mulai Dekati Level Rp18.000

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:41 WIB

Ketegangan AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Kekhawatiran Gangguan Pasokan

Ketegangan AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Kekhawatiran Gangguan Pasokan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:32 WIB

×