Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

Didukung Kemenhub, Agung Sedayu Siapkan Terminal Terpadu di PIK 2, Hubungkan MRT hingga Bandara

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 01 Juni 2026 | 08:26 WIB
Didukung Kemenhub, Agung Sedayu Siapkan Terminal Terpadu di PIK 2, Hubungkan MRT hingga Bandara
Ilustrasi. Penumpang turun dari Bus Transjakarta di Terminal Blok M, Jakarta, Sabtu (1/11/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Agung Sedayu siapkan terminal multimoda terpadu di PIK 2.
  • Hubungkan bus, MRT/LRT, feeder, taksi hingga bandara.
  • Didukung Kemenhub untuk perkuat konektivitas Jabodetabek Barat.

Suara.com - Agung Sedayu Group mulai mematangkan rencana pembangunan terminal integrasi terpadu multimoda di kawasan PIK 2. Proyek ini digadang-gadang menjadi salah satu simpul transportasi modern yang menghubungkan berbagai moda angkutan dalam satu kawasan terintegrasi.

Rencana tersebut dibahas bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam Urban Mobility Discussion bertajuk "Merancang Masa Depan Terminal Terpadu untuk Wilayah Metropolitan" yang digelar pada 26 Mei 2026.

Melalui forum tersebut, Agung Sedayu Group menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan sistem transportasi yang terintegrasi guna mempermudah mobilitas masyarakat, khususnya di kawasan perkotaan dengan tingkat aktivitas yang tinggi.

Direktur Estate Management Agung Sedayu Group, Restu Mahesa, mengatakan gagasan pembangunan terminal terintegrasi di PIK 2 mendapat dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah hingga komunitas transportasi.

"Jadi kita hari ini mendapatkan suatu kesimpulan, bahwa apa yang digagas oleh PIK2 dalam membangun perubahan transportasi yang modern untuk terminal terintegrasi sangat didukung. Baik itu dari Kementerian, dinas terkait yaitu Dinas Perhubungan, pemerhati, dari komunitas yang semua merasakan bahwa kepentingan ini adalah untuk masyarakat dan kita akan wujudkan dalam bentuk terminal terbaik di Indonesia," ujar Restu.

Terminal tersebut dirancang sebagai pusat konektivitas yang mengintegrasikan berbagai moda transportasi, mulai dari bus, MRT/LRT, angkutan feeder, taksi, layanan ride hailing, hingga transportasi ramah lingkungan.

Dengan konsep tersebut, masyarakat diharapkan dapat menikmati perjalanan yang lebih praktis, efisien, aman, dan nyaman. Kehadiran terminal terpadu juga diyakini mampu mengurangi kemacetan melalui penguatan konektivitas antarwilayah perkotaan.

Tak hanya menjadi titik perpindahan moda transportasi, terminal ini juga akan dilengkapi beragam fasilitas penunjang. Mulai dari sistem tiket terpadu, informasi perjalanan real-time, area park and ride, ruang tunggu yang nyaman, area UMKM, hingga fasilitas inklusif dan ramah lingkungan.

Dalam diskusi tersebut, para peserta menyoroti pentingnya pembangunan simpul transportasi terintegrasi di PIK 2. Kawasan tersebut dinilai mengalami pertumbuhan mobilitas yang sangat pesat seiring berkembangnya wilayah itu sebagai pusat ekonomi baru dan destinasi wisata.

baca juga

Terminal yang direncanakan nantinya akan mengadopsi konsep Transit Oriented Development (TOD). Konsep ini menitikberatkan pada integrasi antarmoda, penguatan konektivitas first mile dan last mile, akses pedestrian yang lebih baik, serta pengurangan ketergantungan terhadap kendaraan pribadi.

Pemerintah dan pelaku transportasi pun memberikan dukungan terhadap pengembangan terminal terintegrasi tersebut sebagai pusat konektivitas yang menghubungkan kawasan Jakarta, Tangerang, hingga Bandara Soekarno-Hatta.

Urban Mobility Discussion menghadirkan sejumlah narasumber dari pemerintah, pelaku usaha, hingga komunitas transportasi. Di antaranya Direktur Prasarana Transportasi Jalan Ditjen Perhubungan Darat Toni Tauladan, Direktur Sistem dan Layanan Integrasi Transportasi Antarmoda Ditjen Integrasi Transportasi dan Multimoda Amirulloh, perwakilan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, serta Ketua IPOMI Kurnia Lesani Adnan.

Forum itu juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan swasta dalam membangun ekosistem transportasi perkotaan yang berkelanjutan. Integrasi layanan transportasi dan konsep one stop service location dinilai menjadi kunci untuk menghadirkan sistem mobilitas yang lebih aman, efisien, dan berorientasi pada kenyamanan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penumpang KA Cikuray Tembus 2,2 Juta Orang Sejak 2022

Penumpang KA Cikuray Tembus 2,2 Juta Orang Sejak 2022

Foto | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:00 WIB

Minim Dermaga, Warga Pulau Bacan Bongkar Muat Barang di Tepi Pantai

Minim Dermaga, Warga Pulau Bacan Bongkar Muat Barang di Tepi Pantai

Foto | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:45 WIB

Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa

Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 20:42 WIB

Terkini

Resmi Terbitkan 3 Sprindik, Kejagung Jamin Status Tersangka Febrie Adriansyah Tak Gugur

Resmi Terbitkan 3 Sprindik, Kejagung Jamin Status Tersangka Febrie Adriansyah Tak Gugur

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:37 WIB

IHSG Masih di Level 6.000, Saham RANS Melonjak Hampir 25 Persen

IHSG Masih di Level 6.000, Saham RANS Melonjak Hampir 25 Persen

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:32 WIB

Kuasa Hukum Sebut Kematian Santri di Lombok Murni Kecelakaan, Bantah Ada Unsur Kesengajaan

Kuasa Hukum Sebut Kematian Santri di Lombok Murni Kecelakaan, Bantah Ada Unsur Kesengajaan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:29 WIB

Terungkap, Peneror Bom SDN Srengseng Ternyata Pengangguran yang Pusing Dikejar DC Pinjol

Terungkap, Peneror Bom SDN Srengseng Ternyata Pengangguran yang Pusing Dikejar DC Pinjol

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:27 WIB

Bukan Baterai Inilah Biang Kerok Kerusakan Mobil Listrik  yang Paling Menguras Isi Dompet

Bukan Baterai Inilah Biang Kerok Kerusakan Mobil Listrik yang Paling Menguras Isi Dompet

Otomotif | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:25 WIB

4 Micellar Water dengan Dual Phase, Solusi Praktis Angkat Makeup Waterproof

4 Micellar Water dengan Dual Phase, Solusi Praktis Angkat Makeup Waterproof

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:24 WIB

Misteri Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus, Benarkah Barang Titipan?

Misteri Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus, Benarkah Barang Titipan?

Liks | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:20 WIB

Proses Syuting Selesai, The Lincoln Lawyer Siap Akhiri Kisah di Season 5

Proses Syuting Selesai, The Lincoln Lawyer Siap Akhiri Kisah di Season 5

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:15 WIB

Syarat KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah? Begini Aturannya

Syarat KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah? Begini Aturannya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:11 WIB

Kejagung Digeruduk, Massa Desak Program MBG Disetop

Kejagung Digeruduk, Massa Desak Program MBG Disetop

Foto | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:09 WIB

×