Konflik Israel - Lebanon Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 2 persen

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 01 Juni 2026 | 10:23 WIB
Konflik Israel - Lebanon Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 2 persen
Israel serang Lebanon (Antara)
baca 10 detik
  • Harga minyak mentah dunia melonjak lebih dari dua persen pada perdagangan Senin, 1 Juni 2026 di pasar internasional.
  • Lonjakan harga dipicu oleh eskalasi pertempuran antara Israel dan Hizbullah di Lebanon yang mengabaikan kesepakatan gencatan senjata sebelumnya.
  • Kekhawatiran pemasangan ranjau di Selat Hormuz oleh Iran menghambat suplai energi global dan memicu sentimen negatif pasar minyak.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia melonjak lebih dari 2 persen pada pembukaan perdagangan Senin 1 Juni 2026.

Lonjakan ini dipicu oleh instruksi Israel kepada pasukannya untuk merangsek lebih jauh ke wilayah Lebanon guna menggempur kelompok militan Hizbullah yang didukung Iran, meski kesepakatan gencatan senjata telah diumumkan lebih dari enam minggu lalu.

Mengutip dari Reuters, harga minyak mentah berjangka WTI naik 2,37 dolar AS atau 2,71 persen ke level 89,73 dolar AS per barel pada pukul 00.28 GMT (07,28 WIB).

Sementara itu, minyak mentah Brent naik 2,16 dolar AS atau 2,37 persen menjadi 93,28 dolar AS per barel.

Dilaporkan, eskalasi pertempuran terjadi tepat setelah AS memfasilitasi pembicaraan damai antara Israel dan Lebanon di Washington pada Jumat lalu.

Kondisi ini meredam ekspektasi pasar bahwa AS dan Iran akan segera memperpanjang kesepakatan gencatan senjata mereka, sentimen yang sebelumnya sempat menekan harga Brent dan WTI masing-masing sebesar 1,8 persen dan 1,7 persen di akhir pekan lalu.

Ilustrasi harga minyak bertahan di atas USD 100 meskipun AS tambah pasokan minyaknya [Suara.com/HD]
Ilustrasi harga minyak.  [Suara.com/HD]

Konflik Israel-Lebanon ini menjadi imbas terluas dari perang Iran, yang bermula pada 2 Maret saat Hizbullah mulai meluncurkan roket dan pesawat nirawak melintasi perbatasan Israel demi mendukung sekutunya, Iran.

Kedua belah pihak sebenarnya sempat menyepakati gencatan senjata pada pertengahan April, namun aksi saling serang tetap terus terjadi di lapangan.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump menyatakan pada hari Jumat bahwa ia akan segera mengambil keputusan terkait proposal perpanjangan gencatan senjata dengan Iran yang dimulai sejak awal April lalu.

baca juga

Langkah ini dimaksudkan untuk memberi waktu lebih bagi para negosiator dalam mengupayakan penghentian konflik secara permanen, sekaligus mencari solusi atas perselisihan program nuklir Iran.

Israel memegang peran kunci dalam kesepakatan tersebut, sementara Iran berulang kali menegaskan bahwa Hizbullah harus dilibatkan.

Analis IG, Tony Sycamore, juga menyoroti meningkatnya kekhawatiran terkait ranjau di Selat Hormuz, jalur pelayaran vital untuk minyak dan gas global.

Menurutnya, ancaman ini berpotensi memperlambat proses pembukaan kembali selat tersebut, sehingga pelonggaran pasokan ke pasar minyak dunia akan berjalan lebih lambat.

"Bahkan jika kesepakatan tercapai, pasokan minyak tidak akan langsung membanjiri pasar," ujar Sycamore.

Kekhawatiran ini diperkuat oleh laporan jurnalis Axios melalui media sosial X pada hari Jumat, yang menyebutkan bahwa Iran kembali menjatuhkan ranjau di selat tersebut awal pekan lalu.

Padahal, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth, sebelumnya telah memperingatkan bahwa setiap upaya pemasangan ranjau baru merupakan pelanggaran nyata terhadap gencatan senjata.

ilustrasi Selat Hormuz (Google Gemini)
ilustrasi Selat Hormuz (Google Gemini)

Sebagai informasi, Selat Hormuz merupakan jalur transit bagi sekitar seperlima pasokan minyak dan gas global. Jalur ini praktis lumpuh setelah Iran menutupnya sejak konflik pecah akibat serangan AS dan Israel pada Februari lalu.

Kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan ini pada akhirnya mengaburkan sentimen negatif dari rilis data ekonomi China yang lesu di akhir pekan.

Data tersebut menunjukkan aktivitas pabrik di China yang jalan di tempat, menambah kekhawatiran bahwa ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut mulai kehilangan momentum akibat kontraksi ekspor dan tekanan biaya produksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS Gempur Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket

AS Gempur Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 10:23 WIB

Harga Minyak Turun ke USD 90-an Usai AS-Iran Beri Sinyal Gencatan Senjata Jangka Panjang

Harga Minyak Turun ke USD 90-an Usai AS-Iran Beri Sinyal Gencatan Senjata Jangka Panjang

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:54 WIB

Rupiah Konsisten Melemah saat Mata Uang Negara Lain Menguat Karena Harga Minyak Turun

Rupiah Konsisten Melemah saat Mata Uang Negara Lain Menguat Karena Harga Minyak Turun

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 16:53 WIB

Harga Minyak Mentah Rekor Terendah dalam 2 Pekan, Mulai Turun di Bawah US$100

Harga Minyak Mentah Rekor Terendah dalam 2 Pekan, Mulai Turun di Bawah US$100

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 10:09 WIB

Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok ke Level Terendah Imbas Sinyal Damai AS-Iran

Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok ke Level Terendah Imbas Sinyal Damai AS-Iran

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 08:16 WIB

Haru dan Bahagia Warnai Kepulangan 9 WNI yang diculik Israel

Haru dan Bahagia Warnai Kepulangan 9 WNI yang diculik Israel

Foto | Senin, 25 Mei 2026 | 06:30 WIB

Terkini

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:30 WIB

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

×