Harga Minyak Mentah Rekor Terendah dalam 2 Pekan, Mulai Turun di Bawah US$100

M Nurhadi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 25 Mei 2026 | 10:09 WIB
Harga Minyak Mentah Rekor Terendah dalam 2 Pekan, Mulai Turun di Bawah US$100
Ilustrasi Kilang Minyak [Pexels].
baca 10 detik
  • Harga minyak mentah dunia merosot ke level terendah pada 25 Mei 2026 akibat rencana perdamaian Amerika Serikat dan Iran.
  • Presiden Donald Trump menyatakan kedua negara telah menyepakati draf nota kesepahaman untuk membuka kembali blokade Selat Hormuz.
  • Pemulihan arus logistik energi diprediksi memerlukan waktu berbulan-bulan karena adanya perbaikan infrastruktur yang rusak akibat konflik tersebut.

Suara.com - Grafik harga minyak mentah dunia merosot tajam hingga menyentuh level terendah dalam dua pekan terakhir pada sesi perdagangan hari Senin (25/5/2026).

Amblesnya nilai komoditas energi ini dipicu oleh munculnya gelombang harapan baru di kalangan pelaku pasar global terkait rencana rekonsiliasi damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Melansir laporan dari Reuters, koreksi dalam melanda dua tolok ukur utama harga minyak internasional:

  • Minyak Mentah Brent: Kontrak berjangka Brent melorot sebesar USD 4,71 atau ambles sekitar 4,55%, sehingga menempati posisi USD 98,83 per barel.
  • Minyak Mentah West Texas Intermediate (WTI): Produk minyak standar AS ini ikut terjun bebas sebesar USD 4,57 atau susut 4,73% ke level USD 92,03 per barel.

Penurunan drastis ini mengunci posisi kedua acuan minyak dunia tersebut ke titik paling rendah sejak pergerakan pasar pada 7 Mei lalu.

Draf Kesepakatan Selat Hormuz Mulai Rampung

Sentimen positif di pasar komoditas mencuat ke permukaan setelah Presiden AS, Donald Trump, mengeluarkan pernyataan resmi.

Trump memaparkan bahwa pihak otoritas Washington dan Teheran telah berhasil menyusun serta menyepakati sebagian besar poin krusial dalam draf nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) perdamaian.

Rencana kesepakatan bilateral ini diproyeksikan bakal membuka kembali blokade di Selat Hormuz.

Jalur perairan strategis tersebut merupakan urat nadi logistik energi vital yang sebelum konflik meletus menyumbang seperlima dari total pasokan minyak mentah dan gas alam cair (LNG) di seluruh dunia.

baca juga

Meski demikian, Trump memberikan catatan bahwa proses diplomasi tingkat tinggi ini tidak akan dieksekusi secara terburu-buru.

Hal itu disebabkan karena tim delegasi kedua negara masih harus merampungkan beberapa isu sensitif yang hingga kini belum menemui titik temu.

Merespons dinamika geopolitik ini, Saul Kavonic selaku analis industri dari lembaga riset MST Marquee menilai bahwa progres ini menjadi katalis positif yang sangat dinantikan oleh bursa komoditas.

"Terlepas dari berbagai risiko dan catatan yang membayangi kesepakatan damai serta situasi riil di Selat Hormuz, saat ini mulai terlihat titik terang di ujung terowongan. Perkembangan ini setidaknya memberikan kelegaan jangka pendek bagi volatilitas pergerakan harga minyak dunia," papar Saul Kavonic.

Meskipun pelaku pasar menyambut kabar ini dengan penuh optimisme, para pengamat industri energi mengingatkan agar semua pihak tidak berekspektasi bahwa pemulihan total akan terjadi dalam semalam.

Arus lalu lintas kapal tanker minyak mentah yang melintasi Selat Hormuz diperkirakan tetap membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan untuk bisa kembali ke kapasitas volume normal.

Hal ini dikarenakan otoritas setempat harus memprioritaskan proyek rehabilitasi dan perbaikan pada berbagai fasilitas kilang minyak serta infrastruktur gas yang mengalami kerusakan fisik selama periode konflik berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok ke Level Terendah Imbas Sinyal Damai AS-Iran

Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok ke Level Terendah Imbas Sinyal Damai AS-Iran

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 08:16 WIB

Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir

Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir

News | Senin, 25 Mei 2026 | 07:30 WIB

AS Roma Finis di Peringkat Ketiga usai Sikat Hellas Verona, Kunci Tiket Liga Champions

AS Roma Finis di Peringkat Ketiga usai Sikat Hellas Verona, Kunci Tiket Liga Champions

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 06:47 WIB

Harga Minyak DIproyeksi Bergejolak dalam 60 Hari ke Depan Usai Sanksi Iran Dicabut

Harga Minyak DIproyeksi Bergejolak dalam 60 Hari ke Depan Usai Sanksi Iran Dicabut

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:57 WIB

Timnas Iran Pindah Markas Piala Dunia 2026 ke Meksiko demi Hindari Masalah Visa AS

Timnas Iran Pindah Markas Piala Dunia 2026 ke Meksiko demi Hindari Masalah Visa AS

Bola | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:57 WIB

Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Rampung, Harga Minyak Melandai

Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Rampung, Harga Minyak Melandai

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:56 WIB

Terkini

Mining Indonesia 2026, Castrol Bahas Keandalan Alat Berat Tambang

Mining Indonesia 2026, Castrol Bahas Keandalan Alat Berat Tambang

Foto | Senin, 14 September 2026 | 14:05 WIB

Kejagung Siap Ladeni Kasasi Ibrahim Arief di Kasus Chromebook

Kejagung Siap Ladeni Kasasi Ibrahim Arief di Kasus Chromebook

News | Senin, 14 September 2026 | 14:01 WIB

Kembangkan Kasus Suap Proyek Bengkulu, KPK Geledah Rumah Adi Sumarta dan Sita Bukti Elektronik

Kembangkan Kasus Suap Proyek Bengkulu, KPK Geledah Rumah Adi Sumarta dan Sita Bukti Elektronik

News | Senin, 14 September 2026 | 13:59 WIB

Betrand Peto Bantah Lakukan Pelecehan Seksual: ANW Tiba-Tiba Masuk ke Ruang Karaoke

Betrand Peto Bantah Lakukan Pelecehan Seksual: ANW Tiba-Tiba Masuk ke Ruang Karaoke

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 13:57 WIB

Kisah Ketangguhan Komunitas Indonesia Bersinar di Inspiring Asia Micro Film Festival 2026

Kisah Ketangguhan Komunitas Indonesia Bersinar di Inspiring Asia Micro Film Festival 2026

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 13:55 WIB

Aksi Licik Copet di Konser Band Kotak: Tebar Gas 'Kentut' Demi Bikin Panik Penonton

Aksi Licik Copet di Konser Band Kotak: Tebar Gas 'Kentut' Demi Bikin Panik Penonton

News | Senin, 14 September 2026 | 13:50 WIB

BGN Siapkan Sistem Marketplace MBG: Kejar Pengadaan, Keracunan Terabaikan?

BGN Siapkan Sistem Marketplace MBG: Kejar Pengadaan, Keracunan Terabaikan?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 13:50 WIB

Perdagangan Jalur Tikus Iran - Dubai Selamatkan Toko Kelontong yang Makin Terhimpit Perang

Perdagangan Jalur Tikus Iran - Dubai Selamatkan Toko Kelontong yang Makin Terhimpit Perang

News | Senin, 14 September 2026 | 13:49 WIB

Gojek Gandeng Universitas Indonesia, Bedah Strategi Jadi Juara dengan Teknologi

Gojek Gandeng Universitas Indonesia, Bedah Strategi Jadi Juara dengan Teknologi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 13:49 WIB

IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan

IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan

Kalbar | Senin, 14 September 2026 | 13:49 WIB

×