Neraca Perdagangan RI Surplus 72 Bulan Beruntun di April 2026, Tapi Terendah dalam 5 Tahun

Dicky Prastya

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:54 WIB
Neraca Perdagangan RI Surplus 72 Bulan Beruntun di April 2026, Tapi Terendah dalam 5 Tahun
Ilustrasi neraca perdagangan. Foto: Aktivitas bongkar-muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (20/8/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • BPS mencatat neraca perdagangan Indonesia surplus 89,1 juta Dolar AS pada April 2026, melanjutkan tren positif selama 72 bulan.
  • Capaian surplus April 2026 menjadi angka terendah sejak Mei 2020 akibat adanya defisit besar pada sektor komoditas migas.
  • Amerika Serikat, India, dan Filipina menjadi negara penyumbang surplus perdagangan terbesar bagi Indonesia selama periode Januari hingga April 2026.

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus 89,1 juta Dolar AS per April 2026. Capaian ini membuat neraca perdagangan RI surplus selama 72 bulan beruntun sejak April 2020.

Meski begitu, surplus neraca perdagangan Indonesia pada April 2026 menjadi yang terendah sejak Mei 2020 alias lima tahun lalu. Dibandingkan Maret 2026 misalnya, surplus ini jauh lebih sedikit dengan angka 3,32 miliar Dolar AS.

"Jadi surplus April 2026 ini merupakan surplus terkecil sejak Mei 2020 atau selama surplus 72 bulan berturut-turut," kata Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini dalam konferensi pers yang disiarkan virtual, Selasa (2/6/2026).

Ia menjelaskan, surplus neraca perdagangan pada April 2026 ini lebih ditopang oleh surplus pada komoditas non-migas sebesar 3,53 miliar USD. Komoditas penyumbang surplus utamanya adalah lemak dan minyak hewani atau nabati (HS15), bahan bakar mineral (HS27), serta besi dan baja (HS72).

Di saat yang sama, neraca perdagangan komoditas migas tercatat defisit 3,44 miliar Dolar AS dengan komoditas penyumbang defisit adalah minyak mentah, hasil minyak, dan gas alam.

Secara kumulatif, neraca perdagangan Januari hingga April 2026 tercatat surplus sebesar 5,64 miliar Dolar AS. Surplus selama periode itu ditopang oleh surplus komoditas non-migas yaitu sebesar 14,16 miliar USD, sementara komoditas migas masih mengalami defisit sebesar 8,52 miliar USD.

Deputi Bidang Metodologi dan informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini dalam konferensi pers yang disaksikan virtual, Selasa (2/6/2026). [Screenshot YouTube BPS]
Deputi Bidang Metodologi dan informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini dalam konferensi pers yang disaksikan virtual, Selasa (2/6/2026). [Screenshot YouTube BPS]

Untuk neraca perdagangan total baik migas dan non-migas, tiga negara penyumbang surplus terbesar adalah Amerika Serikat sebesar 5,76 miliar USD, India sebesar 4,41 miliar USD, dan yang ketiga adalah Filipina sebesar 2,93 miliar USD.

Sedangkan untuk negara penyumbang defisit terdalam, pertama adalah China dengan minus 7,59 miliar USD, Australia minus 3,29 miliar USD, dan yang ketiga adalah Singapura dengan minus 2,82 miliar USD.

Khusus neraca perdagangan kelompok non-migas, tiga negara penyumbang surplus terbesar adalah Amerika Serikat dengan 6,81 miliar USD, India 4,44 miliar USD, dan Filipina 2,77 miliar USD.

baca juga

Sedangkan tiga negara penyumbang defisit terdalam pada kelompok non-migas ini adalah china dengan minus 8,03 miliar USD, Australia minus 3,05 miliar USD, dan Argentina sebesar minus 0,73 miliar USD.

Terkait komoditas penyumbang surplus pada periode Januari hingga April 2026, ini didorong oleh komoditas lemak dan minyak hewani atau nabati (HS15) dengan surplus sebesar 11,71 miliar USD. Kemudian bahan bakar mineral atau HS27 surplus sebesar 8,34 miliar USD, serta besi dan baja atau HS72 yaitu surplus sebesar 5,71 miliar USD.

Sementara defisit utamanya berasal dari komoditas mesin dan peralatan mekanis atau HS84 dengan defisit sebesar 9,87 miliar USD, mesin dan perlengkapan elektrik atau HS85 defisit sebesar 4,95 miliar USD, serta plastik dan barang dari plastik atau HS39 defisit sebesar 2,80 miliar USD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Impor RI Melonjak 25,21 Miliar USD April 2026, Sektor Migas Naik Tajam 82%

Impor RI Melonjak 25,21 Miliar USD April 2026, Sektor Migas Naik Tajam 82%

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:34 WIB

Demi Stok Tak Langka, ESDM Bisa Setiap Saat Stop Ekspor Perusahaan Migas

Demi Stok Tak Langka, ESDM Bisa Setiap Saat Stop Ekspor Perusahaan Migas

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:29 WIB

Nilai Ekspor RI Naik 5,48% Jadi 92,15 Miliar USD hingga April 2026, Ditopang Sektor Non Migas

Nilai Ekspor RI Naik 5,48% Jadi 92,15 Miliar USD hingga April 2026, Ditopang Sektor Non Migas

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 17:25 WIB

BPS: Harga Beras Naik per Mei 2026, Dari Penggilingan hingga Eceran

BPS: Harga Beras Naik per Mei 2026, Dari Penggilingan hingga Eceran

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:05 WIB

BPS Ungkap Harga Emas Perhiasan per Mei 2026 Alami Deflasi Tiga Bulan Beruntun

BPS Ungkap Harga Emas Perhiasan per Mei 2026 Alami Deflasi Tiga Bulan Beruntun

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:44 WIB

Saham Wilmar di Singapura Anjlok, Usai Pemerintah RI Bidik Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit

Saham Wilmar di Singapura Anjlok, Usai Pemerintah RI Bidik Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:01 WIB

Terkini

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:36 WIB

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Malang | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL

Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:22 WIB

3 Alasan Disney Adventure Bisa Jadi Pilihan Menarik untuk Liburan Keluarga

3 Alasan Disney Adventure Bisa Jadi Pilihan Menarik untuk Liburan Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Review Film Love of Your Life: Sajikan Kisah Cinta Modern yang Penuh Makna

Review Film Love of Your Life: Sajikan Kisah Cinta Modern yang Penuh Makna

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Dicecar Soal Dugaan Terima Mobil dan Apartemen, Legislator Bengkulu Vinna Ledy: No Comment, Sorry Ya

Dicecar Soal Dugaan Terima Mobil dan Apartemen, Legislator Bengkulu Vinna Ledy: No Comment, Sorry Ya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

5 Shio Paling Hoki 30 Oktober 2026: Panen Rezeki di Hari Kerbau Api

5 Shio Paling Hoki 30 Oktober 2026: Panen Rezeki di Hari Kerbau Api

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:56 WIB

Digugat di PTUN, Kuasa Hukum Beberkan Rute Pendidikan Wapres Gibran dari O Level hingga S1

Digugat di PTUN, Kuasa Hukum Beberkan Rute Pendidikan Wapres Gibran dari O Level hingga S1

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:33 WIB

×