Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.231,780
LQ45 627,750
Srikehati 307,753
JII 374,159
USD/IDR 17.971

Rupiah Tembus Rp18.000, Bank Indonesia Siapkan Langkah Intervensi

M Nurhadi, Rina Anggraeni

Kamis, 04 Juni 2026 | 14:28 WIB
Rupiah Tembus Rp18.000, Bank Indonesia Siapkan Langkah Intervensi
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Bank Indonesia memantau pelemahan rupiah di atas Rp18.000 akibat tekanan geopolitik global serta kebutuhan valuta asing domestik.
  • BI melakukan intervensi berlapis melalui transaksi pasar dan penyesuaian suku bunga untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
  • Pemerintah mendorong penggunaan skema Local Currency Transaction untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS dalam perdagangan bilateral internasional.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan mencermati dinamika pasar keuangan, baik di kancah global maupun domestik.

Langkah ini diambil menyusul pergerakan nilai tukar rupiah yang telah melewati ambang batas psikologis di level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS).

Deputi Gubernur BI, Destry Damayanti, menjelaskan bahwa tekanan terhadap mata uang garuda saat ini masih didominasi oleh faktor eksternal. Salah satu pemicu utamanya adalah kembali memanasnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang menghambat proses perdamaian.

Eskalasi tersebut berdampak langsung pada bertahannya harga minyak mentah di level tinggi, yang pada gilirannya mengerek risiko inflasi global serta memicu fenomena pelarian modal (capital outflow) dari negara-negara berkembang (emerging markets).

Di samping tekanan eksternal, rupiah juga dihadapkan pada tingginya kebutuhan valuta asing di dalam negeri. Hal ini terjadi akibat siklus tahunan korporasi, yakni repatriasi dividen ke luar negeri serta pemenuhan kewajiban pembayaran Utang Luar Negeri (ULN).

"Bank Indonesia akan terus hadir di pasar dan meningkatkan intensitas intervensi untuk memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik dan stabilitas nilai tukar rupiah terjaga sesuai dengan fundamentalnya," tegas Destry dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Pelemahan Dinilai Wajar, Cadangan Devisa Aman

Meskipun rupiah mengalami tekanan yang signifikan, Bank Indonesia menilai koreksi yang terjadi saat ini masih berada dalam batas kewajaran.

Destry menyebutkan bahwa pelemahan ini tidak terjadi secara tunggal, melainkan jamak dialami oleh mata uang di kawasan Asia lainnya yang turut terdepresiasi terhadap keperkasaan dolar AS.

baca juga

Secara akumulatif sejak awal tahun (year-to-date), nilai tukar rupiah tercatat melemah sebesar 7,44 persen, sebuah angka yang dinilai masih sejalan dengan tren pergerakan mata uang regional. Di sisi lain, daya tahan eksternal ekonomi Indonesia dipastikan tetap kokoh, tecermin dari posisi cadangan devisa yang terjaga di angka USD 146,2 miliar pada akhir April 2026.

Guna menahan depresiasi lebih lanjut, bank sentral menerapkan strategi intervensi berlapis yang berkesinambungan melalui berbagai instrumen finansial.

BI secara konsisten melakukan operasi pasar melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar internasional (offshore), serta transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik. Langkah tersebut diperkuat dengan aksi pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder demi menjaga stabilitas imbal hasil.

Selain intervensi langsung, BI juga memperkokoh struktur suku bunga pada instrumen moneter yang ramah pasar (pro-market).

Strategi ini diterapkan agar instrumen aset domestik tetap memiliki daya tarik tinggi di mata para investor global, sehingga mampu memicu kembali aliran modal masuk (inflow). Koordinasi dan komunikasi intensif dengan pihak korporasi serta pelaku pasar juga terus ditingkatkan.

Sebagai langkah jangka panjang untuk mereduksi dominasi dolar AS (dedollarization), Bank Indonesia kian agresif mendorong perluasan skema transaksi menggunakan mata uang lokal atau Local Currency Transaction (LCT) dalam perdagangan bilateral.

Saat ini, Indonesia telah menjalin kemitraan LCT secara aktif dengan sejumlah negara mitra dagang utama, meliputi Tiongkok, Jepang, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab (UEA).

Diversifikasi ini menunjukkan hasil yang sangat positif; per April 2026, nilai transaksi perdagangan menggunakan skema LCT telah melonjak tajam menyentuh angka sekitar USD 22,7 miliar. Nilai ini hampir menyamai total pencapaian sepanjang tahun lalu yang berada di angka USD 25,7 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, DPR Desak Menkeu dan BI Segera Bertindak

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, DPR Desak Menkeu dan BI Segera Bertindak

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:25 WIB

Purbaya Ngotot Bantah Rupiah Lemah Gegara Fiskal, Siap Buka-bukaan Minggu Depan

Purbaya Ngotot Bantah Rupiah Lemah Gegara Fiskal, Siap Buka-bukaan Minggu Depan

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 13:55 WIB

Bunga Zainal Kritik Prabowo Usai Dolar Tembus Rp18 Ribu: Pidato Tak Sesuai Kenyataan

Bunga Zainal Kritik Prabowo Usai Dolar Tembus Rp18 Ribu: Pidato Tak Sesuai Kenyataan

Entertainment | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:48 WIB

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, Ketua Banggar DPR: Sudah Lewati Batas Psikologis

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, Ketua Banggar DPR: Sudah Lewati Batas Psikologis

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:27 WIB

Jebloknya Rupiah Jadi Sorotan Media Asing, Sebut Mata Uang Paling Buruk

Jebloknya Rupiah Jadi Sorotan Media Asing, Sebut Mata Uang Paling Buruk

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:55 WIB

Rupiah Anjlok Tembus Rp18 Ribu per Dolar, Dokter Tirta Bereaksi Sarkas: Jaya Jaya Jaya!

Rupiah Anjlok Tembus Rp18 Ribu per Dolar, Dokter Tirta Bereaksi Sarkas: Jaya Jaya Jaya!

Entertainment | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:49 WIB

Terkini

Prabowo Masih Menimbang-nimbang Siapa Jampidsus Baru Pengganti Febrie Adriansyah

Prabowo Masih Menimbang-nimbang Siapa Jampidsus Baru Pengganti Febrie Adriansyah

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:44 WIB

Didukung Bebi Romeo dan Once Mekel, Janner Clay Siahaan Rilis 6 Karya Sekaligus

Didukung Bebi Romeo dan Once Mekel, Janner Clay Siahaan Rilis 6 Karya Sekaligus

Entertainment | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:41 WIB

DBL Indonesia Buka Musim Baru dengan Gebrakan Besar, 31 Kota Jadi Rumah bagi Para Pengejar Mimpi

DBL Indonesia Buka Musim Baru dengan Gebrakan Besar, 31 Kota Jadi Rumah bagi Para Pengejar Mimpi

Sport | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:40 WIB

Hasto Kritik TNI-Polri Ikut Awasi Pajak: Penyalahgunaan Kekuasaan

Hasto Kritik TNI-Polri Ikut Awasi Pajak: Penyalahgunaan Kekuasaan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:37 WIB

3 Lipstik Inez yang Halal dan Tahan Lama, Warnanya Intens dan Tak Bikin Bibir Kusam

3 Lipstik Inez yang Halal dan Tahan Lama, Warnanya Intens dan Tak Bikin Bibir Kusam

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:35 WIB

Fenomena Gaji Numpang Lewat: Gaya Hidup dan Tekanan Sosial yang Bikin Boros

Fenomena Gaji Numpang Lewat: Gaya Hidup dan Tekanan Sosial yang Bikin Boros

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:30 WIB

Spesifikasi Kapal Induk Tua Italia ITS Giuseppe Garibaldi: Dipensiunkan Sejak 1971

Spesifikasi Kapal Induk Tua Italia ITS Giuseppe Garibaldi: Dipensiunkan Sejak 1971

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:29 WIB

Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos

Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:29 WIB

Marko Simic Ternyata Punya Peran Besar di Balik Kedatangan 2 Pemain Asing Persija

Marko Simic Ternyata Punya Peran Besar di Balik Kedatangan 2 Pemain Asing Persija

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:26 WIB

Satgas Percepat Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan hingga 2028

Satgas Percepat Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan hingga 2028

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:26 WIB

×