Penyebab Rupiah Terus Merosot, Nilai Tukarnya Rp18.066 per Dolar Hari Ini

M Nurhadi

Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:29 WIB
Penyebab Rupiah Terus Merosot, Nilai Tukarnya Rp18.066 per Dolar Hari Ini
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah melemah ke posisi Rp18.066 per dolar AS pada perdagangan Jumat, 5 Juni 2026 di Jakarta.
  • Pelemahan rupiah dipicu oleh penurunan surplus neraca perdagangan domestik April 2026 yang jauh di bawah ekspektasi pasar.
  • Tekanan terhadap mata uang lokal diperburuk oleh sentimen global serta kekhawatiran investor terkait independensi kebijakan Bank Indonesia.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menunjukkan koreksi negatif pada pembukaan perdagangan menjelang akhir pekan.

Berdasarkan data pasar spot pada Jumat pagi, mata uang Garuda terpantau bergerak melemah sebesar 17 poin atau sekitar 0,09 persen, yang membawa rupiah kini bertengger di posisi Rp18.066 per dolar AS jika dibandingkan dengan posisi penutupan sebelumnya di level Rp18.049 per dolar AS.

Koreksi ini memicu perhatian para pelaku pasar dan investor ritel berusia 18-45 tahun di kota-kota besar yang aktif mengamati pergerakan instrumen keuangan.

Berbeda dengan hari-hari sebelumnya yang didominasi faktor eksternal, pelemahan kali ini dinilai lebih banyak dipicu oleh rilis indikator ekonomi makro dari dalam negeri.

Analis dari Research and Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX), Muhammad Amru Syifa, memaparkan bahwa katalis utama yang menekan performa mata uang lokal berasal dari rilis data internal yang kurang menggembirakan bagi pasar.

“Sentimen yang mempengaruhi pergerakan rupiah berasal dari sisi domestik, terutama setelah data neraca perdagangan Indonesia yang dirilis pada 2 Juni 2026 menunjukkan perdagangan April 2026 hanya mencapai 0,09 miliar dolar AS, jauh lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 3,32 miliar dolar AS dan di bawah ekspektasi pasar,” ucapnya kepada ANTARA di Jakarta, Jumat (5/6/2026).

Kemerosotan performa neraca dagang yang cukup drastis tersebut secara langsung berimplikasi pada pasokan valuta asing di dalam negeri.

Penurunan surplus ini mencerminkan adanya penyusutan arus masuk (inflow) devisa dari aktivitas ekspor-impor, sehingga fondasi penopang nilai tukar rupiah di pasar valas menjadi melonggar dan rentan terhadap tekanan dolar AS.

Selain faktor performa dagang, Amru juga menggarisbawahi bahwa kekuatan indeks dolar AS di panggung global masih menjadi batu sandungan yang berat bagi mata uang negara berkembang.

baca juga

Ketidakpastian geopolitik dan makro global yang masih pekat membuat para pengelola dana internasional lebih memilih mengamankan portofolio mereka pada aset-aset safe haven berbasis dolar yang menawarkan imbal hasil menarik.

Dari sisi psikologis pasar, sentimen negatif juga diperparah oleh dinamika regulasi di sektor keuangan domestik. Para investor asing cenderung bersikap lebih konservatif dan berhati-hati dalam menempatkan modal mereka di instrumen keuangan Indonesia.

Kekhawatiran investor terhadap independensi Bank Indonesia pasca pengesahan regulasi yang memperluas peran bank sentral dianggap menambah kehati-hatian pelaku pasar terhadap aset Indonesia.

Rekomendasi Solusi Stabilisasi Kurs

Melihat situasi pasok valas yang mengetat, langkah intervensi taktis dan bauran kebijakan yang solid mutlak diperlukan untuk meredam volatilitas berlebih agar rupiah tidak terjerembab semakin dalam. Bank Indonesia dinilai perlu mengoptimalkan seluruh instrumen moneter yang tersedia di pasar.

Langkah stabilisasi tersebut dapat ditempuh melalui:

  • Intervensi langsung secara terukur di pasar valuta asing spot.
  • Optimalisasi transaksi Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF).
  • Operasi pasar di sektor obligasi serta menjaga kecukupan likuiditas valas perbankan domestik.

“Sementara itu, pemerintah perlu memperkuat kepercayaan investor melalui konsistensi kebijakan ekonomi, menjaga kredibilitas fiskal, serta mendorong optimalisasi devisa hasil ekspor agar pasokan valas di dalam negeri tetap terjaga,” ungkap Amru.

Mencermati berbagai akumulasi variabel di atas, pergerakan nilai tukar rupiah pada sisa perdagangan hari ini diproyeksikan akan berjalan dinamis dan fluktuatif.

Pola pergerakan mata uang diperkirakan masih akan berada di bawah tekanan eksternal maupun internal dengan estimasi rentang pergerakan di kisaran Rp18.000 hingga Rp18.110 per dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadapi Volatilitas Rupiah, Trader Pemula Disarankan Berlatih Melalui Akun Demo Terlebih Dahulu

Hadapi Volatilitas Rupiah, Trader Pemula Disarankan Berlatih Melalui Akun Demo Terlebih Dahulu

Lifestyle | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:06 WIB

Pelemahan Rupiah ke Rp 18.000 Ikut Ancam Industri Minuman Kemasan RI

Pelemahan Rupiah ke Rp 18.000 Ikut Ancam Industri Minuman Kemasan RI

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:21 WIB

Rupiah Tertahan di Rp18.018, Ketegangan Global dan UU P2SK Masih Menekan

Rupiah Tertahan di Rp18.018, Ketegangan Global dan UU P2SK Masih Menekan

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:08 WIB

Istri Pengusaha Tajir Melintir, Maia Estianty Ternyata Ikut Resah Dolar Tembus Rp18 Ribu

Istri Pengusaha Tajir Melintir, Maia Estianty Ternyata Ikut Resah Dolar Tembus Rp18 Ribu

Entertainment | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:30 WIB

Dolar AS Tembus Rp18.000, Kemenkeu, BI, dan OJK Kompak Jaga Stabilitas Pasar

Dolar AS Tembus Rp18.000, Kemenkeu, BI, dan OJK Kompak Jaga Stabilitas Pasar

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 06:53 WIB

DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga

DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:11 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×