Pelemahan Rupiah ke Rp 18.000 Ikut Ancam Industri Minuman Kemasan RI

Dicky Prastya

Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:21 WIB
Pelemahan Rupiah ke Rp 18.000 Ikut Ancam Industri Minuman Kemasan RI
Ilustrasi industri minuman ringan. [ASRIM]
baca 10 detik
  • Nilai tukar Rupiah yang melemah hingga Rp18.066 per Dolar AS pada Jumat (5/6/2026) mengancam keberlangsungan industri minuman kemasan Indonesia.
  • Industri minuman menghadapi tantangan kenaikan biaya produksi akibat ketergantungan impor bahan baku serta tekanan inflasi yang melemahkan daya beli.
  • Pemerintah dan pelaku usaha berupaya memperkuat sinergi serta kebijakan adaptif untuk menjaga stabilitas industri dan pertumbuhan ekonomi nasional kedepannya.

Suara.com - Nilai tukar Rupiah yang kini tembus Rp 18.066 per Dolar AS per Jumat (5/6/2026) ikut mengancam keberlangsungan industri minuman kemasan Indonesia.

Peneliti Senior CORE Indonesia, Muhammad Ishak Razak menjelaskan bahwa momentum Ramadan, Lebaran, mobilitas masyarakat, serta konsumsi domestik sebenarnya masih menjadi penggerak utama permintaan industri minuman ringan.

"Namun demikian, pertumbuhan tersebut masih dibayangi oleh sejumlah tantangan struktural antara lain pelemahan rupiah yang sempat menembus Rp17.900 per Dolar AS, kenaikan biaya produksi, tekanan inflasi, serta lemahnya daya beli masyarakat yang menjadi tantangan nyata bagi pelaku industri," katanya dalam konferensi pers, dikutip Jumat (5/6/2026).

Data Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia mencatat bahwa berdasarkan data BPS, pada triwulan I-2026, ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen secara tahunan (year-on-year).

Sementara industri pengolahan masih menjadi kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dengan porsi 19,07 persen, di mana subsektor makanan dan minuman menyumbang sekitar 7,31 persen terhadap PDB nasional.

Kendati begitu Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Minuman Dalam Kemasan (ASRIM), Triyono Prijosoesilo menilai kalau situasi ini menunjukkan industri belum sepenuhnya pulih ke kondisi ideal.

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Minuman Dalam Kemasan (ASRIM), Triyono Prijosoesilo. [ASRIM]
Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Minuman Dalam Kemasan (ASRIM), Triyono Prijosoesilo. [ASRIM]

Meskipun industri makanan dan minuman masih mencatat pertumbuhan positif sepanjang 2025 sebesar 6,38 persen, pertumbuhan tersebut masih berada di bawah level pra-pandemi yang sebelumnya dapat mencapai kisaran 7–9 persen.

"Sejumlah ekonom juga menilai pertumbuhan ekonomi pada triwulan pertama 2026 masih banyak ditopang oleh belanja pemerintah dan faktor musiman Ramadan-Lebaran, sementara pemulihan daya beli masyarakat belum sepenuhnya kuat," ungkapnya.

Tantangan operasional pelaku usaha kian diperparah oleh kenaikan biaya produksi akibat tingginya ketergantungan pada impor bahan baku maupun kemasan di tengah fluktuasi kurs.

baca juga

Berdasarkan data inflasi per April 2026, kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi sebesar 3,06 persen (year-on-year atau yoy), angka yang berada di atas tingkat inflasi umum nasional sebesar 2,42 persen.

Di sisi lain Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan bahwa Pemerintah terus menjaga iklim usaha manufaktur tetap kondusif melalui langkah-langkah strategis.

Perwakilan Kemenperin, Merrijantij Punguan Pintaria menyampaikan kalau sektor industri pengolahan berkontribusi sekitar 19 persen terhadap PDB nasional pada Triwulan I-2026, dengan industri makanan-minuman sebagai subsektor utama penopang pertumbuhan manufaktur nasional.

"Kami memahami bahwa tekanan ekonomi global juga memberikan tantangan kepada industri makanan dan minuman untuk terus tumbuh. Untuk itu, pemerintah terus berkomitmen mendorong penguatan struktur industri, pengembangan hilirisasi, serta peningkatan daya siang sektor mamin," paparnya.

"Kami juga akan terus memperkuat sinergi bersama pelaku usaha dalam menjaga keberlanjutan industri dan penciptaan lapangan kerja di tengah dinamika ekonomi global," lanjutnya.

Menanggapi itu, Triyono Prijosoesilo menekankan pentingnya kolaborasi jangka panjang demi menjaga resiliensi industri minuman kemasan di Indonesia.

Menurutnya, industri minuman kemasan melihat peluang pertumbuhan tetap terbuka, namun membutuhkan penguatan berkelanjutan agar lebih resilient ke depan.

"Kami mendorong kebijakan yang adaptif dan konsisten, termasuk penguatan bahan baku domestik, kepastian regulasi, serta keseimbangan antara daya beli masyarakat dan keberlanjutan usaha. ASRIM mengedepankan dialog konstruktif bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk mengevaluasi berbagai kebijakan industri, termasuk cukai dan bea masuk, demi menjaga stabilitas industri, keberlanjutan investasi, dan perlindungan tenaga kerja nasional," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Tertahan di Rp18.018, Ketegangan Global dan UU P2SK Masih Menekan

Rupiah Tertahan di Rp18.018, Ketegangan Global dan UU P2SK Masih Menekan

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:08 WIB

Harmoni Industri Tambang dan Pertanian, Harita Nickel Perkuat Ekonomi Petani Pulau Obi

Harmoni Industri Tambang dan Pertanian, Harita Nickel Perkuat Ekonomi Petani Pulau Obi

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:44 WIB

Jangan Seperti Industri Tekstil, Buruh Rokok Wanti-wanti Soal Regulasi IHT

Jangan Seperti Industri Tekstil, Buruh Rokok Wanti-wanti Soal Regulasi IHT

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:28 WIB

Kemnaker dan Kemenekraf Kolaborasi Perluas Peluang Kerja di Industri Ekonomi Kreatif

Kemnaker dan Kemenekraf Kolaborasi Perluas Peluang Kerja di Industri Ekonomi Kreatif

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:51 WIB

Elara Skin Indonesia Resmi Luncurkan Rangkaian Skincare Berbasis EXO3 Technology

Elara Skin Indonesia Resmi Luncurkan Rangkaian Skincare Berbasis EXO3 Technology

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:43 WIB

DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga

DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:11 WIB

Terkini

PT Akulaku Capital Indonesia Kantongi Izin Jadi PIKK

PT Akulaku Capital Indonesia Kantongi Izin Jadi PIKK

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:07 WIB

Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS

Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Korban Pembunuhan di Madiun Dicibir Pelakor, Aktivis Perempuan: Memangnya Boleh Dibunuh?

Korban Pembunuhan di Madiun Dicibir Pelakor, Aktivis Perempuan: Memangnya Boleh Dibunuh?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:03 WIB

nubia dan Smartfren Siapkan Paket Unlimited 5G, Ini Fitur nubia A77 5G

nubia dan Smartfren Siapkan Paket Unlimited 5G, Ini Fitur nubia A77 5G

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:01 WIB

Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Tim Futsal SMA Terbaik Berebut Gelar Juara

Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Tim Futsal SMA Terbaik Berebut Gelar Juara

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?

Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Polres Bogor Usut Kasus Penyerangan Bobotoh Usai Tonton Persib

Polres Bogor Usut Kasus Penyerangan Bobotoh Usai Tonton Persib

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Viral Video! Kelakuan Anggota Dewan, Berawal Saling Hina Lalu Baku Pukul saat Sidang

Viral Video! Kelakuan Anggota Dewan, Berawal Saling Hina Lalu Baku Pukul saat Sidang

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi

Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Mahasiswa Serbia Bersih-Bersih Institusi, Kepala Intelijen hingga Direktur Polisi Dipaksa Mundur

Mahasiswa Serbia Bersih-Bersih Institusi, Kepala Intelijen hingga Direktur Polisi Dipaksa Mundur

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:45 WIB

×