- Presiden Prabowo Subianto diisukan akan menunjuk Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Gubernur Bank Indonesia yang baru.
- Ekonom Muhammad Chatib Basri dikabarkan menjadi kandidat utama Menteri Keuangan menggantikan Purbaya dalam perombakan kabinet.
- Rencana perombakan kabinet ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter menghadapi tantangan ekonomi global.
Suara.com - Purbaya Yudhi Sadewa disebut-sebut akan dijadikan Gubernur Bank Indonesia. Isu itu merebak seiring menguatnya kabar Presiden Prabowo Subianto tengah menimbang Chatib Basri menjadi menteri keuangan.
Langkah ini disebut-sebut sebagai bagian dari strategi besar Presiden Prabowo untuk memperkuat koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter, di tengah tantangan ekonomi global yang kian kompleks.
Jika skenario ini berjalan, posisi yang ditinggalkan Purbaya di Lapangan Banteng akan diisi oleh ekonom kawakan, Muhammad Chatib Basri, yang belakangan ini dilaporkan sudah berada di Jakarta.
Spekulasi perpindahan Purbaya ke bank sentral sebenarnya sudah terbaca dari beberapa pernyataan terakhirnya.
Saat nilai tukar rupiah tertekan hingga mencapai level Rp 18.044 per dolar AS, Purbaya menunjukkan sikap yang sangat mempercayai otoritas Bank Indonesia.
Ia secara konsisten menegaskan bahwa urusan stabilitas kurs adalah tanggung jawab utama BI.
Dalam sebuah kesempatan di Kompleks DPR RI belum lama ini, Purbaya memberikan sinyal ketenangan yang tidak biasa bagi seorang menteri keuangan yang mata uangnya tengah anjlok.
"Nanti kalian melihat saya pabik. BI prinsipnya masih berkegiatan secara baik. Semuanya masih di bawah kendali mereka. Saya serahkan soal Rupiah ke BI," kata Purbaya di DPR RI, Kamis (4/6).
![Kolase foto Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) dan ekonom senior Chatib Basri (kanan). [Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/06/59902-menteri-keuangan-purbaya-yudhi-sadewa-chatib-basri.jpg)
Senin Reshuffle Kabinet?
Sumber Suara.com, Sabtu (6/6/2026), mengatakan Presiden Prabowo kemungkinan bakal melakukan perombakan menteri atau reshuffle kabinet pada hari Senin (8/6) awal pekan depan.
"Senin nanti kemungkinan ada reshuffle. Chatib Basri sedang ditimbang menggantikan Purbaya," kata Sumber itu kepada Suara.com.
Rumor mengenai pergeseran posisi Purbaya ke Bank Indonesia semakin menguat, seiring dengan kabar dipercepatnya kepulangan Muhammad Chatib Basri ke Tanah Air.
Pria yang akrab disapa Kang Dede tersebut diketahui tengah berada di Amerika Serikat sebagai visiting fellow di Harvard Kennedy School.
Namun, secara mendadak, ia membatalkan sejumlah agenda penting di Negeri Paman Sam demi kembali ke Jakarta.
Seorang Sumber kepada Suara.com mengungkapkan, sejumlah kolega yang berniat menemui Chatib di Boston terpaksa membatalkan rencana tersebut, karena sang ekonom senior sudah bertolak kembali ke Indonesia lebih awal dari jadwal yang seharusnya.
"Sudah terbang Jakarta hari Jumat (5/6). Tadinya mau bertemu hari Kamis (4/6)," kata Sumber itu.
Kembalinya Chatib Basri ke Jakarta dipandang sebagai sinyal kuat pembicaraan mengenai pengisian kursi Menteri Keuangan sudah mencapai tahap final.
Respons Istana: Fokus pada Koordinasi
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi tetap berupaya meredam spekulasi. Dalam keterangannya baru-baru ini, Prasetyo menegaskan bahwa fokus pemerintah saat ini adalah pada kerja nyata dan koordinasi antarlembaga.
Prasetyo menyampaikan, hingga saat ini belum ada rencana formal mengenai pergantian pejabat di tingkat menteri keuangan.
“Tidak ada. Tak ada rencana pergantian," kata Prasetyo di Istana Kepresidenan, Kamis (4/6).