Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.231,780
LQ45 627,750
Srikehati 307,753
JII 374,159
USD/IDR 17.971

EMAS Temukan Cadangan Baru, Tambang Emas Pani Bertambah 445 Ribu Ons

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 08 Juni 2026 | 08:00 WIB
EMAS Temukan Cadangan Baru, Tambang Emas Pani Bertambah 445 Ribu Ons
Tambang Emas Pani (Dokumentasi MDKA)
baca 10 detik
  • Kolokoa tambah 445 ribu ons emas ke sumber daya Tambang Emas Pani.
  • Total sumber daya emas Pani naik 6% menjadi sekitar 7,4 juta ons.
  • EMAS bidik produksi puncak hingga 500 ribu ons emas per tahun.

Suara.com - PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mengumumkan kabar positif dari proyek eksplorasinya di Gorontalo. Anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) itu berhasil menetapkan estimasi sumber daya mineral perdana (maiden Mineral Resource Estimate/MRE) di Prospek Kolokoa yang berada di dekat area Tambang Emas Pani.

Berdasarkan estimasi per 1 Juni 2026, Prospek Kolokoa memiliki sumber daya mineral sebesar 42 juta ton bijih dengan kadar emas rata-rata 0,33 gram per ton (g/t). Jumlah tersebut setara dengan sekitar 445 ribu ons emas.

Penemuan ini memberikan tambahan signifikan terhadap total inventaris sumber daya mineral Tambang Emas Pani. Secara keseluruhan, sumber daya emas proyek tersebut meningkat dari 7 juta ons menjadi sekitar 7,4 juta ons atau bertambah sekitar 6 persen.

Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk, Boyke Poerbaya Abidin, mengatakan pencapaian tersebut menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mengubah hasil eksplorasi menjadi sumber daya mineral yang terukur dalam waktu relatif singkat.

"Dalam waktu enam bulan, kami berhasil menetapkan sumber daya mineral perdana yang mengandung 445 ribu ons emas. Hasil ini mendukung strategi pertumbuhan produksi jangka panjang Perseroan, termasuk rencana peningkatan produksi puncak hingga 500 ribu ons per tahun," ujar Boyke dalam keterangannya.

Keberadaan Kolokoa yang hanya berjarak sekitar 500 meter dari Tambang Emas Pani dinilai menjadi keuntungan tersendiri. Kedekatan lokasi memungkinkan pemanfaatan infrastruktur yang telah tersedia sehingga berpotensi menciptakan efisiensi operasional dan menekan biaya pengembangan.

Selain itu, deposit baru tersebut memberikan fleksibilitas dalam perencanaan tambang, termasuk optimalisasi kadar bijih yang dapat meningkatkan nilai ekonomi proyek ke depan.

Penetapan sumber daya mineral Kolokoa dilakukan melalui program eksplorasi intensif yang berlangsung dari November 2025 hingga April 2026. Selama periode tersebut, EMAS menyelesaikan 54 lubang pengeboran diamond drilling dengan total panjang mencapai 11.701,6 meter.

Hasil uji metalurgi awal juga menunjukkan prospek yang menjanjikan. Material oksida mencatat tingkat perolehan emas (gold recovery) antara 87 persen hingga 94 persen. Sementara material transisi memiliki tingkat perolehan 81 persen hingga 92 persen.

baca juga

Manajemen EMAS menilai potensi Kolokoa masih terbuka untuk berkembang lebih besar. Mineralisasi emas diketahui masih terbuka ke berbagai arah, baik ke utara, selatan, maupun ke lapisan yang lebih dalam.

Ke depan, perusahaan akan melanjutkan program pengeboran lanjutan, studi metalurgi, serta kajian perencanaan tambang guna mengoptimalkan potensi Kolokoa sebagai bagian dari pengembangan Tambang Emas Pani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekap Harga Emas Sepekan Turun Signifikan, Bagaimana Trennya?

Rekap Harga Emas Sepekan Turun Signifikan, Bagaimana Trennya?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 20:50 WIB

80 Persen Orang Indonesia Pilih Emas Saat Kondisi Tak Menentu, Tapi Literasinya Masih Jadi Tantangan

80 Persen Orang Indonesia Pilih Emas Saat Kondisi Tak Menentu, Tapi Literasinya Masih Jadi Tantangan

Lifestyle | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:23 WIB

Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Tembus Rp2,88 Juta per Gram, Masih Jadi Investasi Incaran?

Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Tembus Rp2,88 Juta per Gram, Masih Jadi Investasi Incaran?

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:42 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Rampungkan 1.369 Kampung Nelayan Merah Putih Tahun Ini, Yang Jadi Baru 65

Pemerintah Akan Rampungkan 1.369 Kampung Nelayan Merah Putih Tahun Ini, Yang Jadi Baru 65

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:54 WIB

Harga Sawit Riau Menguat Kembali, Mitra Swadaya Tembus Rp3.846 per Kg

Harga Sawit Riau Menguat Kembali, Mitra Swadaya Tembus Rp3.846 per Kg

Riau | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:54 WIB

AIESEC in UNJ Sukses Selenggarakan AFL Summer Peak, Cetak Pemimpin Muda Berdampak Sosial

AIESEC in UNJ Sukses Selenggarakan AFL Summer Peak, Cetak Pemimpin Muda Berdampak Sosial

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:51 WIB

Purbaya Terbitkan Panda Bond 23 Juli, Target Kantongi Utang Rp 17,8 T dari China

Purbaya Terbitkan Panda Bond 23 Juli, Target Kantongi Utang Rp 17,8 T dari China

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:51 WIB

KPK Bongkar Dugaan Gratifikasi Bupati Lombok Barat, Uangnya Dipakai Beli Tanah

KPK Bongkar Dugaan Gratifikasi Bupati Lombok Barat, Uangnya Dipakai Beli Tanah

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:51 WIB

Enggak Cuma Senjata dan Becak, Pindad Juga Akan Bikin Tabung Gas CNG

Enggak Cuma Senjata dan Becak, Pindad Juga Akan Bikin Tabung Gas CNG

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:49 WIB

Tidak Harus Lulus Cepat: Fenomena Gap Year dan Pendidikan Non-Linear

Tidak Harus Lulus Cepat: Fenomena Gap Year dan Pendidikan Non-Linear

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:45 WIB

Prabowo Evaluasi Seluruh Tindak-Tanduk Kabinet, Gaya Selengean Dody Hanggodo Tak Luput Disorot

Prabowo Evaluasi Seluruh Tindak-Tanduk Kabinet, Gaya Selengean Dody Hanggodo Tak Luput Disorot

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:45 WIB

Motor Listrik Nasional Buatan Anak Bangsa Siap Meluncur, Ini Bocorannya

Motor Listrik Nasional Buatan Anak Bangsa Siap Meluncur, Ini Bocorannya

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:42 WIB

Jangan Ragu Sama BBTN, Cuannya Tebel Saham Bisa Melenggang ke Rp1.500

Jangan Ragu Sama BBTN, Cuannya Tebel Saham Bisa Melenggang ke Rp1.500

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:38 WIB

×