EMAS Temukan Cadangan Baru, Tambang Emas Pani Bertambah 445 Ribu Ons

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 08 Juni 2026 | 08:00 WIB
EMAS Temukan Cadangan Baru, Tambang Emas Pani Bertambah 445 Ribu Ons
Tambang Emas Pani (Dokumentasi MDKA)
baca 10 detik
  • Kolokoa tambah 445 ribu ons emas ke sumber daya Tambang Emas Pani.
  • Total sumber daya emas Pani naik 6% menjadi sekitar 7,4 juta ons.
  • EMAS bidik produksi puncak hingga 500 ribu ons emas per tahun.

Suara.com - PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mengumumkan kabar positif dari proyek eksplorasinya di Gorontalo. Anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) itu berhasil menetapkan estimasi sumber daya mineral perdana (maiden Mineral Resource Estimate/MRE) di Prospek Kolokoa yang berada di dekat area Tambang Emas Pani.

Berdasarkan estimasi per 1 Juni 2026, Prospek Kolokoa memiliki sumber daya mineral sebesar 42 juta ton bijih dengan kadar emas rata-rata 0,33 gram per ton (g/t). Jumlah tersebut setara dengan sekitar 445 ribu ons emas.

Penemuan ini memberikan tambahan signifikan terhadap total inventaris sumber daya mineral Tambang Emas Pani. Secara keseluruhan, sumber daya emas proyek tersebut meningkat dari 7 juta ons menjadi sekitar 7,4 juta ons atau bertambah sekitar 6 persen.

Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk, Boyke Poerbaya Abidin, mengatakan pencapaian tersebut menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mengubah hasil eksplorasi menjadi sumber daya mineral yang terukur dalam waktu relatif singkat.

"Dalam waktu enam bulan, kami berhasil menetapkan sumber daya mineral perdana yang mengandung 445 ribu ons emas. Hasil ini mendukung strategi pertumbuhan produksi jangka panjang Perseroan, termasuk rencana peningkatan produksi puncak hingga 500 ribu ons per tahun," ujar Boyke dalam keterangannya.

Keberadaan Kolokoa yang hanya berjarak sekitar 500 meter dari Tambang Emas Pani dinilai menjadi keuntungan tersendiri. Kedekatan lokasi memungkinkan pemanfaatan infrastruktur yang telah tersedia sehingga berpotensi menciptakan efisiensi operasional dan menekan biaya pengembangan.

Selain itu, deposit baru tersebut memberikan fleksibilitas dalam perencanaan tambang, termasuk optimalisasi kadar bijih yang dapat meningkatkan nilai ekonomi proyek ke depan.

Penetapan sumber daya mineral Kolokoa dilakukan melalui program eksplorasi intensif yang berlangsung dari November 2025 hingga April 2026. Selama periode tersebut, EMAS menyelesaikan 54 lubang pengeboran diamond drilling dengan total panjang mencapai 11.701,6 meter.

Hasil uji metalurgi awal juga menunjukkan prospek yang menjanjikan. Material oksida mencatat tingkat perolehan emas (gold recovery) antara 87 persen hingga 94 persen. Sementara material transisi memiliki tingkat perolehan 81 persen hingga 92 persen.

baca juga

Manajemen EMAS menilai potensi Kolokoa masih terbuka untuk berkembang lebih besar. Mineralisasi emas diketahui masih terbuka ke berbagai arah, baik ke utara, selatan, maupun ke lapisan yang lebih dalam.

Ke depan, perusahaan akan melanjutkan program pengeboran lanjutan, studi metalurgi, serta kajian perencanaan tambang guna mengoptimalkan potensi Kolokoa sebagai bagian dari pengembangan Tambang Emas Pani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekap Harga Emas Sepekan Turun Signifikan, Bagaimana Trennya?

Rekap Harga Emas Sepekan Turun Signifikan, Bagaimana Trennya?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 20:50 WIB

80 Persen Orang Indonesia Pilih Emas Saat Kondisi Tak Menentu, Tapi Literasinya Masih Jadi Tantangan

80 Persen Orang Indonesia Pilih Emas Saat Kondisi Tak Menentu, Tapi Literasinya Masih Jadi Tantangan

Lifestyle | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:23 WIB

Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Tembus Rp2,88 Juta per Gram, Masih Jadi Investasi Incaran?

Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Tembus Rp2,88 Juta per Gram, Masih Jadi Investasi Incaran?

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:42 WIB

Terkini

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 22:38 WIB

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:31 WIB

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:19 WIB

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:12 WIB

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

Video | Kamis, 10 September 2026 | 22:05 WIB

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 22:00 WIB

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:56 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Sumsel | Kamis, 10 September 2026 | 21:46 WIB

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:43 WIB

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Bri | Kamis, 10 September 2026 | 21:29 WIB

×