- Muncul rumor perombakan jajaran menteri ekonomi Presiden Prabowo terkait pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjadi Gubernur Bank Indonesia.
- Publik berspekulasi Muhammad Chatib Basri akan menggantikan posisi Menteri Keuangan setelah ia kembali ke Indonesia lebih cepat dari jadwal.
- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah isu tersebut dan menyatakan aktivitas kedinasannya tetap berjalan normal tanpa instruksi perubahan jabatan.
Sinyal ketenangan yang ditunjukkan Purbaya di tengah depresiasi rupiah tersebut sempat dinilai tidak biasa bagi seorang menteri keuangan, sehingga memicu asumsi adanya kesepahaman politik di balik layar.
Saat memberikan keterangan di Kompleks Parlemen belum lama ini, Purbaya sempat melontarkan pandangannya mengenai situasi kurs di hadapan media.
"Nanti kalian melihat saya pabik. BI prinsipnya masih berkegiatan secara baik. Semuanya masih di bawah kendali mereka. Saya serahkan soal Rupiah ke BI," kata Purbaya di DPR RI, Kamis (4/6).
Di sisi lain, narasi pergantian Menkeu ini sempat mendapatkan pembenaran dari sumber internal di lingkungan pemerintahan. Informasi yang dihimpun pada akhir pekan kemarin mengindikasikan bahwa rencana perombakan struktur menteri tersebut memang sedang berada di atas meja pertimbangan presiden.
"Senin nanti kemungkinan ada reshuffle. Chatib Basri sedang ditimbang menggantikan Purbaya," kata Sumber itu kepada Suara.com.
Asumsi pasar semakin diperkuat oleh kabar kepulangan mendadak Muhammad Chatib Basri ke Jakarta. Ekonom kawakan yang akrab disapa Kang Dede tersebut diketahui sedang berada di Amerika Serikat untuk menjalankan tugas akademis sebagai visiting fellow di Harvard Kennedy School, Boston.
Namun, secara tak terduga, mantan Menkeu tersebut membatalkan sejumlah sisa agenda pentingnya di Boston untuk bertolak kembali ke Indonesia lebih cepat dari jadwal semula, sebuah momentum yang langsung dikaitkan erat oleh publik dengan isu pengisian pos Menteri Keuangan.