APBN 2026 Defisit Rp180 Triliun, Menkeu Purbaya Buka Suara

M Nurhadi

Senin, 08 Juni 2026 | 13:44 WIB
APBN 2026 Defisit Rp180 Triliun, Menkeu Purbaya Buka Suara
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (26/5/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan ketahanan fiskal Indonesia hingga Mei 2026 tetap terjaga dalam kondisi aman.
  • Defisit APBN mencapai Rp180,4 triliun atau 0,7% dari PDB, dengan total pendapatan negara sebesar Rp1.185 triliun.
  • Realisasi belanja negara mencapai Rp1.365,4 triliun dan surplus keseimbangan primer tercatat sebesar Rp58,6 triliun pada Mei 2026.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa postur ketahanan fiskal Indonesia hingga penghujung Mei 2026 masih berada dalam kondisi yang aman dan terjaga dengan baik.

Penegasan ini disampaikan meskipun instrumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dilaporkan mengalami defisit sebesar Rp180,4 triliun.

Secara makro, akumulasi angka defisit anggaran tersebut masih berada di bawah ambang batas aman yang ditetapkan undang-undang, yakni hanya setara dengan 0,7% terhadap total nilai Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Dalam konferensi pers pemaparan realisasi kinerja APBN edisi Mei 2026 yang digelar pada Jumat (5/6/2026), Purbaya mengumumkan bahwa total pendapatan negara yang berhasil dihimpun telah menyentuh angka Rp1.185 triliun.

Realisasi tersebut setara dengan 37,6% dari keseluruhan target pendapatan tahunan yang dipatok sebesar Rp3.153,6 triliun. Capaian ini merefleksikan pertumbuhan sebesar 19,1% secara tahunan (year-on-year/yoy), sebuah pembalikan arah yang positif mengingat pada periode yang sama di tahun lalu sektor pendapatan sempat mengalami kontraksi hingga 12,9%.

"Realisasi APBN sampai dengan bulan Mei 2026 ini terus menunjukkan tren positif. Kita lihat pendapatan tumbuh 19,1%," jelas Purbaya dalam paparan resminya.

Menurut analisis Kementerian Keuangan, stimulus perbaikan postur fiskal yang paling signifikan bersumber dari sektor penerimaan pajak bumi dan bangunan serta korporasi. Hingga bulan kelima tahun ini, penerimaan pajak sukses mengamankan dana sebesar Rp834,4 triliun.

Perolehan ini menjadi indikator pemulihan ekonomi yang kuat karena berhasil berbalik arah dari kondisi minus 11,3% pada lima bulan pertama tahun lalu.

"Yang paling menarik adalah pendapatan pajak naiknya 22,1%. Jadi ada perbaikan yang signifikan di pajak utamanya dibandingkan dengan kondisi tahun lalu," ungkap Purbaya.

baca juga

Selain dari sektor perpajakan murni, penguatan pundi-pundi kas negara juga ditopang oleh beberapa komponen pendapatan sekunder, yang meliputi:

  • Penerimaan Kepabeanan dan Cukai: Terealisasi sebesar Rp123,8 triliun atau tumbuh tipis sebesar 0,7% yoy.
  • Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP): Mencapai angka Rp226,4 triliun, mencatatkan lonjakan performa sebesar 19,9%.


Melihat dari sisi pengeluaran, realisasi serapan belanja negara hingga akhir Mei 2026 telah menyentuh angka Rp1.365,4 triliun, atau merepresentasikan 35,5% dari total pagu anggaran yang disediakan dalam APBN. Secara komparatif, volume penyerapan anggaran belanja ini melesat tumbuh 34,4% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Akselerasi serapan belanja ini sebagian besar didorong oleh aktivitas pengadaan dan operasional pada pos Belanja Kementerian/Lembaga (K/L) yang melonjak 58,9% menjadi Rp517,7 triliun.

Selanjutnya, untuk pos Belanja Non-K/L dilaporkan naik 47% hingga menyentuh angka Rp541,6 triliun. Sebaliknya, untuk alokasi dana Transfer ke Daerah (TKD) justru mencatatkan penurunan minor sebesar 4,9% dengan realisasi di angka Rp306,1 triliun.

"Belanja negara tetap tumbuh. Artinya sesuai dengan target, kita selalu ingin mempercepat belanja," kata Purbaya.

Sebagai indikator tambahan untuk meyakinkan para pelaku pasar modal, Purbaya menambahkan bahwa posisi keuangan pemerintah diperkuat oleh capaian surplus keseimbangan primer yang menyentuh angka Rp58,6 triliun.

Nominal ini meningkat cukup tajam jika dibandingkan dengan posisi per April 2026 yang berada di level Rp28 triliun. Berdasarkan kombinasi indikator tersebut, pemerintah optimis bahwa pengelolaan APBN 2026 masih berada pada jalur yang sehat, kredibel, dan terkendali hingga akhir tahun anggaran nanti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Didesak Segera Ganti Menteri Ekonomi Purbaya Yudhi Sadewa

Prabowo Didesak Segera Ganti Menteri Ekonomi Purbaya Yudhi Sadewa

News | Senin, 08 Juni 2026 | 13:37 WIB

Purbaya Tertawakan Kabar Dirinya Mundur dari Jabatan Menteri Keuangan

Purbaya Tertawakan Kabar Dirinya Mundur dari Jabatan Menteri Keuangan

Video | Senin, 08 Juni 2026 | 12:45 WIB

Purbaya Pamer Setoran Pajak Sektor Industri Tumbuh Tinggi, Perdagangan Naik 52,4%

Purbaya Pamer Setoran Pajak Sektor Industri Tumbuh Tinggi, Perdagangan Naik 52,4%

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 12:08 WIB

Rupiah Jebol Rp18.110 dan IHSG Ambles 3%, Pasar Tak Percaya Jurus Baru Perry dan Purbaya?

Rupiah Jebol Rp18.110 dan IHSG Ambles 3%, Pasar Tak Percaya Jurus Baru Perry dan Purbaya?

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 11:50 WIB

Dapur MBG di Palembang Hentikan Operasional, Sebut Anggaran Belum Cair

Dapur MBG di Palembang Hentikan Operasional, Sebut Anggaran Belum Cair

News | Senin, 08 Juni 2026 | 10:42 WIB

Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan

Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 10:36 WIB

Terkini

Bubur Cirebon Tembus Taipei, Kisah Tati Purwanti Bertumbuh Bersama BRI

Bubur Cirebon Tembus Taipei, Kisah Tati Purwanti Bertumbuh Bersama BRI

Sumut | Sabtu, 12 September 2026 | 19:51 WIB

Sengketa Tower di Bali Memanas, Komdigi: Asasnya Tidak Boleh Monopoli

Sengketa Tower di Bali Memanas, Komdigi: Asasnya Tidak Boleh Monopoli

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 19:50 WIB

Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei, Kisah Mantan PMI Tati Purwanti yang Bertumbuh Bersama BRI

Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei, Kisah Mantan PMI Tati Purwanti yang Bertumbuh Bersama BRI

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 19:46 WIB

Azarine Gandeng Nailong Hadirkan Sun-Block di Blok M, Ada Sunscreen Gratis

Azarine Gandeng Nailong Hadirkan Sun-Block di Blok M, Ada Sunscreen Gratis

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 19:36 WIB

Kata-kata Berkelas Shin Tae-yong Usai Persija Pecundangi Persib Setelah Sekian Lama

Kata-kata Berkelas Shin Tae-yong Usai Persija Pecundangi Persib Setelah Sekian Lama

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 19:32 WIB

Belajar dari The Early Spring: Jangan Meremehkan Orang yang Sedang Berjuang

Belajar dari The Early Spring: Jangan Meremehkan Orang yang Sedang Berjuang

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 19:30 WIB

Saksikan Persija vs Persib di GBK, Pramono: Sempat Deg-degan, Prediksi Skor Saya Tepat!

Saksikan Persija vs Persib di GBK, Pramono: Sempat Deg-degan, Prediksi Skor Saya Tepat!

News | Sabtu, 12 September 2026 | 19:16 WIB

Sindir Persija Usai Kalahkan Persib, Igor Tolic: Seperti Menang Final Liga Champions

Sindir Persija Usai Kalahkan Persib, Igor Tolic: Seperti Menang Final Liga Champions

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 19:11 WIB

GBK Bergemuruh! Jakmania Tumpah Ruah Rayakan Kemenangan Persija atas Persib

GBK Bergemuruh! Jakmania Tumpah Ruah Rayakan Kemenangan Persija atas Persib

News | Sabtu, 12 September 2026 | 19:06 WIB

Viral Ludahi Ibu Gendong Balita dan Rampas HP, Debt Collector Gareng Diciduk Usai Setahun Buron

Viral Ludahi Ibu Gendong Balita dan Rampas HP, Debt Collector Gareng Diciduk Usai Setahun Buron

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 19:01 WIB

×