Cerita Pemilik Toko Bangunan Tak Menyangka Terpilih Program KPP, Raih Pinjaman Modal Rp5 Miliar

Irwan Febri

Senin, 08 Juni 2026 | 18:20 WIB
Cerita Pemilik Toko Bangunan Tak Menyangka Terpilih Program KPP, Raih Pinjaman Modal Rp5 Miliar
Dwi Sudarmadi (dua dari kanan) saat menerima bantuan pinjaman permodalan dari program Kredit Program Perumahan (KPP) di Bantul, Kamis (4/6/2026). (Dok. BRI)
baca 10 detik
  • Dwi Sudarmadi menerima bantuan permodalan Kredit Program Perumahan dari BRI sebesar Rp5 miliar di Bantul, Juli 2026.
  • Program pemerintah ini memberikan bunga rendah sebesar 6 persen untuk membantu pelaku UMKM sektor perumahan berkembang.
  • Pemilik toko bangunan asal Klaten tersebut terpilih karena memiliki rekam jejak bisnis yang baik dan tertib.

Suara.com - Kamis, 4 Juni 2026, menjadi hari yang tidak terduga bagi Dwi Sudarmadi, seorang pemilik toko bahan bangunan asal Klaten, Jawa Tengah. Ia mendadak mendapat kabar bahwa dirinya terpilih sebagai penerima bantuan permodalan melalui program Kredit Program Perumahan (KPP) dalam acara yang diselenggarakan di Gelora Prapto Srimulyo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

KPP merupakan program yang diinisiasi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Dalam pelaksanaannya, pemerintah menggandeng sejumlah perbankan, salah satunya PT Bank Rakyat Indonesia (BRI). Kemudian, juga ada BP Tapera dan pemerintah daerah seperti DIY.

Program ini tidak hanya ditujukan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan rumah subsidi, tetapi juga mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak di sektor perumahan, mulai dari pengembang (developer), kontraktor, arsitek, hingga toko bahan bangunan untuk meningkatkan kapasitas usaha.

Dwi menjadi salah satu nasabah pelaku usaha yang terpilih dari BRI Regional Office Yogyakarta. Pria asal Klaten itu memperoleh fasilitas KPP dari BRI berupa pinjaman modal senilai Rp5 miliar dengan bunga cicilan hanya 6 persen.

Menurutnya, angka tersebut sangat ringan dan menjadi keuntungan besar bagi pelaku usaha.

Owner toko bangunan TB Bersinar Jaya dan Dwi Jaya, Dwi Sudarmadi, ketika ditemui di gudang persediaan toko. (Suara.com/Irwan Febri)
Owner toko bangunan TB Bersinar Jaya dan Dwi Jaya, Dwi Sudarmadi, ketika ditemui di gudang persediaan toko. (Suara.com/Irwan Febri)

"Jujur saja secara bunga itu sangat ringan sekali. Sangat terbantu. Setau saya dengan bunga senilai itu dibanding pinjaman yang umum selisih banyak. Misal biasa itu 12 persen, ini ketemunya hanya 6 persen," kata Dwi.

"Bunganya rendah sekali. Kalau buat orang usaha sangat membantu," sambungnya.

Menariknya, Dwi mengaku tidak mengetahui alasan bagaimana dirinya bisa dipilih oleh BRI sebagai penerima program tersebut. Ia bahkan sempat tidak menyangka juga karena informasinya cukup mendadak.

"Terus terang tidak terduga. Maksud saya, ini benar atau enggak. Dadakan kayak gitu. Prosesnya cepat dan gampang sekali. Saya tidak menduga kalau benar serius terjadi," ungkap pria 54 tahun itu.

baca juga

Menurutnya, BRI kemungkinan memilih dirinya karena hubungan bisnis kedua pihak yang sudah terjalin sejak lama. Kemudian, semasa memiliki pinjaman, dirinya juga tidak pernah bermasalah atau menunggak.

Owner toko bangunan TB Bersinar Jaya dan Dwi Jaya, Dwi Sudarmadi, ketika ditemui di gudang. (Suara.com/Irwan Febri)
Owner toko bangunan TB Bersinar Jaya dan Dwi Jaya, Dwi Sudarmadi, ketika ditemui di gudang persediaan toko. (Suara.com/Irwan Febri)

"Saya sendiri nggak tahu ya. Mungkin itu kebijakan BRI Klaten. Nggak tau kok yang dipilih saya. Saya mungkin hanya salah satu nasabah dari Klaten. Secara detailnya saya tidak tahu," kata Dwi.

Di sisi lain, toko bangunan milik Dwi juga terus berkembang, dengan memiliki tiga toko dan satu gudang yang besar di Klaten, yang dikenal dengan nama TB Bersinar Jaya dan TB Dwi Jaya.

Saat ini, dirinya juga menjadi penyuplai bahan-bahan bangunan untuk puluhan developer perumahan subdisi di wilayahnya.

"BRI itu saya kira punya penilian sendiri. Kayak track record karena kami punya hubungan sudah lama sekali, sudah puluhan tahun," ujar Dwi.

"Sejak saat itu, pernah ajukan kredit piutang juga, tapi angsuran apa saya tertib tidak pernah ada masalah. Mungkin itu salah atu penilaian juga. Usaha saya juga secara keberlanjutan secara grafik naik," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sosok Muhammad Taqi: Wasit Laga Timnas Indonesia vs Oman yang Penuh Kontroversi?

Sosok Muhammad Taqi: Wasit Laga Timnas Indonesia vs Oman yang Penuh Kontroversi?

Bola | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:22 WIB

Cuci Gudang, Persija Jakarta Sudah Lepas 7 Pemain Jelang Musim 2026/2027

Cuci Gudang, Persija Jakarta Sudah Lepas 7 Pemain Jelang Musim 2026/2027

Bola | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:35 WIB

Cerita Mantan Pelatih NAC Breda Nikmati Musim Perdana di Liga Indonesia

Cerita Mantan Pelatih NAC Breda Nikmati Musim Perdana di Liga Indonesia

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:18 WIB

Cerita Minuman Herbal KWT Mentari yang Jadi Jamuan di Pesta Pernikahan Anak Jokowi

Cerita Minuman Herbal KWT Mentari yang Jadi Jamuan di Pesta Pernikahan Anak Jokowi

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:11 WIB

Dulu Bolak-balik Pakai Motor, Petani Desa Poncosari Kini Lebih Mudah Angkut Hasil Panen

Dulu Bolak-balik Pakai Motor, Petani Desa Poncosari Kini Lebih Mudah Angkut Hasil Panen

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:57 WIB

Tak Sekadar untuk Ibadah, Masjid 3 Lantai Fakultas Teknik UGM Jadi Tempat Favorit Mahasiswa Nugas

Tak Sekadar untuk Ibadah, Masjid 3 Lantai Fakultas Teknik UGM Jadi Tempat Favorit Mahasiswa Nugas

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:15 WIB

Terkini

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United

PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 13:49 WIB

JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!

JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 13:49 WIB

Kecantikan Makin Personal: Halal, Niche Fragrance hingga AI Jadi Tren Baru Industri Kecantikan

Kecantikan Makin Personal: Halal, Niche Fragrance hingga AI Jadi Tren Baru Industri Kecantikan

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 13:37 WIB

×