Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ketegangan Iran - Israel Belum Reda, Brent Naik jadi 94,38 Dolar AS per Barel

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:26 WIB
Ketegangan Iran - Israel Belum Reda, Brent Naik jadi 94,38 Dolar AS per Barel
Ketegangan Iran, Israel, dan Amerika Serikat. [Suara.com]
baca 10 detik
  • Harga minyak dunia kembali naik, dengan Brent menembus US$94,38 per barel dan WTI mencapai US$91,41 per barel di tengah ketegangan Iran-Israel.
  • Gencatan senjata Iran dan Israel belum meyakinkan pasar, sehingga risiko geopolitik Timur Tengah masih menjadi pendorong utama kenaikan harga minyak.
  • Ketidakpastian Selat Hormuz dan ancaman konflik baru membuat investor tetap waspada terhadap potensi lonjakan harga minyak global dalam jangka pendek.

Suara.com - Harga minyak dunia merangkak naik pada perdagangan Selasa 9 Juni 2026. Kenaikan  dipicu sikap Iran dan Israel yang tetap membuka peluang untuk saling menyerang kembali, meskipun kedua belah pihak sempat menyatakan gencatan senjata menyusul desakan dari Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

Mengutip dari Reuters, harga minyak berjangka Brent naik 13 sen atau 0,14 persen ke posisi 94,38 dolar AS per barel pada pukul 00.01 GMT (07.01 WIB). 

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat 11 sen atau 0,12 persen menjadi 91,41 dolar AS per barel. 

Pada sesi perdagangan sebelumnya, harga minyak sempat melonjak hingga 5 persen, setelah serangan udara terbaru Israel ke Iran dan beberapa wilayah Lebanon memupus harapan berakhirnya perang.

Namun, lonjakan harga tersebut sedikit mereda setelah Angkatan Bersenjata Iran mengumumkan berakhirnya operasi militer terhadap Israel.

"Meskipun ada sedikit kelegaan dari jeda serangan langsung ini, investor belum sepenuhnya yakin bahwa gencatan senjata akan bertahan lama," kata Tim Waterer, Kepala Analis Pasar di KCM Trade. 

Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Ia menambahkan bahwa pasar saat ini lebih mengantisipasi ketidakpastian yang berkelanjutan ketimbang resolusi damai yang permanen.

Baik Iran maupun Israel mengaku menghentikan serangan demi memenuhi seruan Presiden AS Donald Trump untuk segera menghentikan baku tembak. 

Kendati demikian, Teheran menegaskan akan kembali melancarkan serangan jika Israel terus menggempur basis Hizbullah di Lebanon.

baca juga

Analis Pasar IG, Tony Sycamore, menilai intervensi Trump memang berhasil mencegah situasi memburuk secara eksponensial. 

"Namun, latar belakang geopolitik di kawasan tersebut tetap tegang, dan kesepakatan damai yang langgeng masih sulit dicapai," ujarnya.

Sikap keras juga ditunjukkan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Dalam pernyataan video yang disiarkan televisi nasional, Netanyahu menegaskan bahwa Israel akan membalas dengan kekuatan penuh jika Iran kembali menyerang.

Di sisi lain, dalam wawancara dengan Axios yang dipublikasikan Senin (8/6/2026), Trump mengaku telah memperingatkan Netanyahu bahwa Israel kemungkinan harus berjuang sendiri jika memilih untuk kembali menyulut perang dengan Iran.

"Pertanyaan kuncinya sekarang adalah apakah upaya deeskalasi saat ini bisa menghasilkan resolusi jangka panjang, atau kita hanya berada di tengah masa tenang yang bersifat sementara," pungkas Waterer.

Salah satu poin krusial yang tengah ditekan Washington dalam negosiasi damai dengan Teheran adalah pembukaan kembali Selat Hormuz. 

Jalur laut strategis ini sebelumnya mengalirkan sekitar seperlima dari total pasokan minyak dunia, sebelum akhirnya terganggu akibat serangan udara AS dan Israel ke Iran pada akhir Februari lalu.

Kapal perusak kelas Arleigh Burke (DDG 51) milik AL Amerika Serikat [Naval Technology]
Kapal perusak kelas Arleigh Burke (DDG 51) milik AL Amerika Serikat [Naval Technology]

Di tengah upaya diplomatik tersebut, militer AS melaporkan bahwa pasukannya baru saja melumpuhkan sebuah kapal tanker minyak kosong di Teluk Oman pada Senin (8/6/2026). 

Tindakan tegas itu diambil setelah kapal tersebut nekat berlayar menuju pelabuhan Iran, yang dinilai melanggar aturan blokade yang tengah diterapkan terhadap negara tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stok Minyak Dunia Menipis, OPEC+ Mau Tambah Produksi: Harga Siap Melonjak?

Stok Minyak Dunia Menipis, OPEC+ Mau Tambah Produksi: Harga Siap Melonjak?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:24 WIB

Pasar Cermati Konflik Timur Tengah, Harga Minyak Bertahan di Level 95 Dolar AS

Pasar Cermati Konflik Timur Tengah, Harga Minyak Bertahan di Level 95 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:02 WIB

Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?

Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:49 WIB

Sentimen Damai Timur Tengah dan Pembatasan Wewenang Trump Redam Harga Minyak

Sentimen Damai Timur Tengah dan Pembatasan Wewenang Trump Redam Harga Minyak

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:06 WIB

Minyak Dunia Naik Lagi, Brent Menguat 2,7 Persen dalam Sepekan

Minyak Dunia Naik Lagi, Brent Menguat 2,7 Persen dalam Sepekan

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 12:54 WIB

Imbas Blokade Tanker Venezuela oleh AS, Harga Minyak Brent dan WTI Melonjak

Imbas Blokade Tanker Venezuela oleh AS, Harga Minyak Brent dan WTI Melonjak

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 10:47 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×