Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.196,430
LQ45 614,786
Srikehati 299,961
JII 371,907
USD/IDR 17.968

Cadev Turun 1,3 Miliar Dolar AS, Gubernur BI Singgung IMF

M Nurhadi, Rina Anggraeni

Selasa, 09 Juni 2026 | 15:49 WIB
Cadev Turun 1,3 Miliar Dolar AS, Gubernur BI Singgung IMF
Gubernur BI Perry Warjiyo tiba di Istana Kepresidenan Jakarta. (Suara.com/Novian)
baca 10 detik
  • Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan cadangan devisa Indonesia per Mei 2026 sebesar 144,9 miliar dolar AS masih sangat aman.
  • Penurunan cadangan sebesar 1,3 miliar dolar AS dari April 2026 terjadi akibat langkah stabilisasi nilai tukar mata uang rupiah.
  • Posisi cadangan devisa terbukti tangguh dan mampu menopang ekonomi nasional dari volatilitas pasar global sesuai standar Dana Moneter Internasional.

Suara.com - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, memberikan pernyataan tegas guna menjamin bahwa posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia saat ini masih berada dalam koridor yang sangat aman dan tangguh.

Penegasan resmi dari pucuk pimpinan bank sentral tersebut sekaligus mematahkan berbagai isu miring serta rumor yang beredar di pasar finansial mengenai potensi penipisan cadangan kas internasional milik negara.

Secara rincian angka, portofolio cadangan devisa Indonesia pada penghujung Mei 2026 dilaporkan bertengger di level 144,9 miliar dolar AS atau setara dengan kisaran Rp2.622 triliun.

Posisi tersebut memang memperlihatkan adanya penurunan nominal jika disandingkan dengan catatan pada akhir April 2026 yang sempat menyentuh 146,2 miliar dolar AS.

Berdasarkan perbandingan berkala tersebut, kas cadangan luar negeri pemerintah telah teralokasikan sebesar 1,3 miliar dolar AS atau setara kurang lebih Rp23 triliun, yang utamanya disalurkan untuk langkah stabilisasi kurs.

"Lebih dari cukup. Gini, caranya gini. BI itu selalu mengukur berapa jumlah cadangan devisa yang cukup," jelas Perry Warjiyo saat ditemui awak media di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Perry meyakinkan kalangan pelaku usaha dan investor bahwa kalkulasi volume cadev nasional masih sangat solid dan memenuhi kualifikasi ketat dari lembaga keuangan internasional.

Penilaian ini didasarkan pada parameter baku Reserves Data Template yang dirilis resmi oleh Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF).

"Ada indikator yang dikeluarkan IMF, yang disebut adequacy reserve asset. Dan kami ukur itu. Itu adalah mudahnya ya, berapa cadangan devisa untuk bisa meng-cover pelembahan rupiah yang dalam," urai Perry mengenai formula ketahanan moneter.

baca juga

Gubernur BI meluruskan bahwa fluktuasi penurunan minor pada bulan lalu tidak merusak struktur pertahanan keuangan Indonesia.

Hasil perolehan devisa saat ini justru tetap menjadi instrumen penopang utama (buffer) yang sangat krusial bagi Indonesia dalam meredam potensi efek kejut (shock absorber) akibat tingginya volatilitas pasar global, sekaligus menjamin denyut nadi perekonomian domestik dapat terus melaju secara konsisten.

"Kami ukur-ukur itu dan sekarang sudah masih lebih dari 115 persen. Jadi masih lebih dari cukup itu. Di samping yang sekitar 6 bulan impor," pungkas Perry Warjiyo mengakhiri penjelasannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Rate Naik Lagi 25 bps, Jadi 5,50 Persen

BI Rate Naik Lagi 25 bps, Jadi 5,50 Persen

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:02 WIB

Gegara Rupiah Keok, Bank Indonesia Mendadak Naikkan BI-Rate Jadi 5,50%

Gegara Rupiah Keok, Bank Indonesia Mendadak Naikkan BI-Rate Jadi 5,50%

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:57 WIB

Rupiah Terus Tertekan, Bank Indonesia Sebut Belum Ada Rapat Darurat

Rupiah Terus Tertekan, Bank Indonesia Sebut Belum Ada Rapat Darurat

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 09:31 WIB

Uang Tunai dan Dana Perbankan Tetap Melimpah, BI Catat Uang Primer Tumbuh 14,2%

Uang Tunai dan Dana Perbankan Tetap Melimpah, BI Catat Uang Primer Tumbuh 14,2%

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:07 WIB

Rupiah Jebol Rp18.110 dan IHSG Ambles 3%, Pasar Tak Percaya Jurus Baru Perry dan Purbaya?

Rupiah Jebol Rp18.110 dan IHSG Ambles 3%, Pasar Tak Percaya Jurus Baru Perry dan Purbaya?

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 11:50 WIB

Cadangan Devisa Indonesia Susut Rp23 Triliun Dalam Sebulan, Tapi Rupiah Kian Melemah

Cadangan Devisa Indonesia Susut Rp23 Triliun Dalam Sebulan, Tapi Rupiah Kian Melemah

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 11:03 WIB

Terkini

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya

Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:15 WIB

Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:12 WIB

Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah

Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:50 WIB

Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle

Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:28 WIB

Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur

Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:19 WIB

Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan

Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:10 WIB

×