Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.315,311
LQ45 627,116
Srikehati 305,365
JII 382,284
USD/IDR 17.910

Chatib Basri: Tugas Menkeu Gampang!

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 09 Juni 2026 | 13:17 WIB
Chatib Basri: Tugas Menkeu Gampang!
Ekonom senior sekaligus mantan Menteri Keuangan (Menkeu), Chatib Basri, menilai tugas seorang bendahara negara dalam menghadapi tekanan fiskal di tengah ketidakpastian global sebenarnya sangat sederhana alias gampang. Foto Antara.
baca 10 detik
  • Naikkan penerimaan pajak, pangkas belanja belanja, atau tambah utang negara.
  • Pajak sulit naik demi jaga daya beli, utang baru mahal akibat bunga global tinggi.
  • Pemerintah disarankan pangkas belanja secara selektif demi jaga sentimen pasar.

Suara.com - Ekonom senior sekaligus mantan Menteri Keuangan (Menkeu), Chatib Basri, menilai tugas seorang bendahara negara dalam menghadapi tekanan fiskal di tengah ketidakpastian global sebenarnya sangat sederhana alias gampang.

Menurut Chatib, kerumitan formula ekonomi makro pada akhirnya bermuara pada tiga pilihan kebijakan yang absolut. Jika satu opsi tidak bisa diambil, maka opsi berikutnya harus dieksekusi.

"Sebetulnya tugas dari Menteri Keuangan itu sangat gampang. Dia hanya punya opsi tiga hal: naikkan, potong, pinjam. Itu, hanya tiga itu," ujar Chatib dalam acara Grab Business Forum 2026 di Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Chatib menguraikan, tiga opsi utama pemerintah adalah menaikkan penerimaan negara (pajak), memangkas pengeluaran (belanja), atau menutup celah pembiayaan lewat utang (pinjaman).

"Kalau Anda tidak bisa naikkan, maka Anda harus potong. Kalau Anda tidak bisa potong, Anda harus pinjam (utang). As simple as that," tandasnya.

Meski opsinya terdengar sederhana, Chatib mengingatkan bahwa situasi ekonomi global dan domestik saat ini membuat ruang gerak fiskal pemerintah kian sempit. Melemahnya nilai tukar rupiah, perlambatan ekonomi global, hingga tensi geopolitik di Timur Tengah menjadi tembok penghalang.

Dari sudut pandangnya, menaikkan tarif pajak saat ini bukan langkah bijak. Alih-alih menggenjot penerimaan, kebijakan tersebut justru berisiko memukul daya beli masyarakat dan melumpuhkan aktivitas dunia usaha yang sedang berjuang.

"Masa di dalam situasi ini tax revenue, tax-nya mesti dinaikkan? Nggak mungkin juga," kata Menkeu periode 2013–2014 ini.

Di sisi lain, opsi menarik utang baru pun menghadapi lampu kuning. Tren suku bunga global yang masih tinggi membuat biaya penandatanganan kontrak utang (cost of fund) menjadi terlampau mahal untuk dipikul APBN.

baca juga

"Siapa yang mau pinjam uang sekarang, cost-nya akan jadi sangat mahal," imbuh Chatib.

Melihat buntunya dua jalan tersebut, Chatib menyarankan pemerintah untuk mengambil opsi ketiga, yakni melakukan rasionalisasi anggaran secara ketat namun strategis.

Langkah memotong belanja secara selektif (cut the spending selectively) dipandang sebagai obat paling mujarab untuk menjaga kredibilitas dan keberlanjutan (sustainability) fiskal di mata investor.

Apalagi, Chatib mencatat bahwa kekhawatiran pelaku pasar saat ini bukan tertuju pada fundamental ekonomi nasional secara umum, melainkan pada tata kelola risiko fiskal pemerintah. Hal ini tercermin dari kenaikan premi risiko Indonesia (Credit Default Swap/CDS) yang sudah merangkak naik sejak awal tahun.

Bahkan, Chatib menyebut sekitar 23 persen pelemahan kurs rupiah yang terjadi belakangan ini dikontribusi oleh kecemasan pasar terhadap risiko fiskal tersebut.

"Artinya saya bisa bilang bahwa soal kita itu adalah soal confidence risk. Jadi kalau isu ini di-address (ditangani), sebetulnya ada harapan ini bisa diperbaiki," pungkah Chatib.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lesu di Lapangan Banteng, Mengapa Purbaya Layak Diganti?

Lesu di Lapangan Banteng, Mengapa Purbaya Layak Diganti?

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24 WIB

Pemerintah Pusat dan DPR RI Sepakati Pengelolaan ASN Harus Selaras dengan Kesiapan Fiskal Daerah

Pemerintah Pusat dan DPR RI Sepakati Pengelolaan ASN Harus Selaras dengan Kesiapan Fiskal Daerah

News | Senin, 08 Juni 2026 | 21:15 WIB

Sepakat Bayar Denda Rp 97,49 M, Purbaya Buka Lagi Gerai Tiffany & Co Usai Disegel Bea Cukai

Sepakat Bayar Denda Rp 97,49 M, Purbaya Buka Lagi Gerai Tiffany & Co Usai Disegel Bea Cukai

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 19:47 WIB

Terkini

Anak Buah Diperiksa di Kasus Kuansing, Kapan Raja Juli Dipanggil KPK?

Anak Buah Diperiksa di Kasus Kuansing, Kapan Raja Juli Dipanggil KPK?

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 12:07 WIB

Sempat Viral Sujud Minta Maaf, Pramono Bela Satpam yang Tegur Pengemudi Alphard: Dia yang Melanggar

Sempat Viral Sujud Minta Maaf, Pramono Bela Satpam yang Tegur Pengemudi Alphard: Dia yang Melanggar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 12:06 WIB

Shin Tae-yong Blak-blakan Persija Belum Ideal Jelang Piala Presiden 2026

Shin Tae-yong Blak-blakan Persija Belum Ideal Jelang Piala Presiden 2026

Bola | Jum'at, 24 Juli 2026 | 12:02 WIB

KPK Periksa Pejabat Kemenhut, Dalami Pertemuan Raja Juli dan Bupati Kuansing

KPK Periksa Pejabat Kemenhut, Dalami Pertemuan Raja Juli dan Bupati Kuansing

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 12:02 WIB

Pesawat Kecelakaan dan Terbakar di Teluk Shallow Amerika Serikat

Pesawat Kecelakaan dan Terbakar di Teluk Shallow Amerika Serikat

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 12:01 WIB

5 Warna Rambut yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang, Wajah Jadi Fresh dan Gak Kusam

5 Warna Rambut yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang, Wajah Jadi Fresh dan Gak Kusam

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 12:00 WIB

Ulasan Emma: Ketika Mak Comblang Belajar Tentang Cinta Sejati

Ulasan Emma: Ketika Mak Comblang Belajar Tentang Cinta Sejati

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 12:00 WIB

Pesta Layang-layang Dunia Warnai Pantai Sanur Bali

Pesta Layang-layang Dunia Warnai Pantai Sanur Bali

Foto | Jum'at, 24 Juli 2026 | 12:00 WIB

Pemain Keturunan Surabaya di VfB Stuttgart Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Pemain Keturunan Surabaya di VfB Stuttgart Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:58 WIB

Rahasia Berkebun di Tengah Kota, Belajar dari Tani Kota Sejati-58 Kebagusan

Rahasia Berkebun di Tengah Kota, Belajar dari Tani Kota Sejati-58 Kebagusan

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:55 WIB

×