Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana

M Nurhadi

Selasa, 09 Juni 2026 | 16:26 WIB
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Ekonom Muhammad Chatib Basri dan Luhut Binsar Pandjaitan mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa, 9 Juni 2026. [Suara.com/Novian Ardiansyah]
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo memanggil Luhut Binsar Pandjaitan dan Chatib Basri ke Istana untuk membahas agenda ekonomi nasional secara tertutup.
  • Presiden Prabowo juga menggelar rapat terkait perumahan nasional serta menerima surat kepercayaan dari sembilan duta besar negara sahabat.
  • Menkeu Purbaya memaparkan draf APBN 2027 di DPR dengan target defisit 1,8 hingga 2,4 persen terhadap PDB nasional.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto secara khusus memanggil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan bersama ekonom senior sekaligus mantan Menteri Keuangan, Chatib Basri, menghadap ke Istana Kepresidenan.

Kedua tokoh ekonomi tersebut terpantau tiba di Kompleks Istana secara bersamaan sekitar pukul 15.30 WIB. Pemanggilan Chatib Basri semakin memanaskan isu reshuffle menteri keuangan dan Gubernur BI.

Kendati demikian, baik Luhut maupun Chatib memilih untuk bersikap tertutup dan enggan membeberkan secara detail mengenai poin-poin yang akan dibahas bersama Kepala Negara.

Meski irit bicara, Chatib Basri mengonfirmasi bahwa kedatangannya sore itu murni untuk memenuhi undangan langsung dari Presiden.

Selain agenda pemanggilan tokoh ekonomi, pada hari yang sama Presiden Prabowo juga melangsungkan rapat terbatas (ratas) bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, guna membahas perkembangan program perumahan nasional.

Sektor hubungan luar negeri juga menjadi fokus utama Istana dalam dua hari terakhir. Pada Selasa siang, Presiden Prabowo menerima dokumen kredensial atau surat kepercayaan dari para duta besar negara sahabat di Istana Merdeka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lingkungan pers, terdapat sembilan duta besar yang menyerahkan surat kepercayaan mereka hari ini.

Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri di Istana?

Arsip-Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN KiTa edisi Juni 2026 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (5/6/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
Arsip-Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN KiTa edisi Juni 2026 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (5/6/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]

Di tengah pemanggilan Chatib Basri dan Luhut ke Istana, Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa berada di Gedung Parlemen untuk menghadiri Rapat Paripurna DPR RI.

baca juga

Menkeu Purbaya tengah memaparkan draf awal arsitektur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027, dengan mematok target defisit anggaran pada kisaran 1,8 persen hingga 2,4 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

"Postur makro fiskal tahun 2027 didesain secara kolaboratif, terarah, dan terukur dengan defisit 1,8 persen sampai dengan 2,4 persen PDB," urai Purbaya di hadapan anggota dewan, Selasa.

Rancangan rentang defisit tersebut dibangun di atas estimasi pendapatan negara sebesar 11,82 persen hingga 12,40 persen PDB, serta alokasi belanja negara di angka 13,62 persen hingga 14,80 persen PDB.

Untuk memenuhi target dan menjaga keberlanjutan fiskal tersebut, Kementerian Keuangan menggarisbawahi sejumlah strategi utama:

  • Sistem Pajak Adaptif & Big Data: Memperkuat sistem perpajakan agar fleksibel terhadap pergeseran struktur ekonomi, serta memanfaatkan teknologi analisis data besar (big data) untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan memperluas basis pajak.
    Insentif Fiskal Selektif: Tetap menyediakan stimulus atau insentif pajak secara terukur untuk sektor-sektor industri strategis yang bernilai tambah tinggi.
    Reformasi PNBP: Meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor sumber daya alam (SDA) lewat tata kelola yang transparan, inovasi layanan publik, penguatan penegakan hukum, serta penagihan piutang negara secara agresif.
  • Efisiensi & Refocusing: Mengarahkan anggaran belanja agar lebih produktif dan tepat sasaran melalui pemangkasan program yang tidak esensial.
    Sinergi Pusat-Daerah: Memperketat harmonisasi alokasi belanja antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar dampak pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Chatib Basri, Menkeu Spesialis Krisis Ekonomi, Temui Prabowo di Istana, Luhut Jadi Pendamping

Chatib Basri, Menkeu Spesialis Krisis Ekonomi, Temui Prabowo di Istana, Luhut Jadi Pendamping

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:15 WIB

Chatib Basri Ungkap Jalan Keluar Krisis Ekonomi saat Rumor Jadi Menkeu: Jangan Naikkan Pajak

Chatib Basri Ungkap Jalan Keluar Krisis Ekonomi saat Rumor Jadi Menkeu: Jangan Naikkan Pajak

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:14 WIB

Jurus Purbaya Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen Sesuai Ambisi Prabowo

Jurus Purbaya Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen Sesuai Ambisi Prabowo

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:35 WIB

Rupiah Jebol ke Rp18.000 Karena Fiskal Menkeu Ugal-ugalan, Chatib Basri: Isu Ini Tidak Ditangani!

Rupiah Jebol ke Rp18.000 Karena Fiskal Menkeu Ugal-ugalan, Chatib Basri: Isu Ini Tidak Ditangani!

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:02 WIB

Chatib Basri: Tugas Menkeu Gampang!

Chatib Basri: Tugas Menkeu Gampang!

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:17 WIB

Lesu di Lapangan Banteng, Mengapa Purbaya Layak Diganti?

Lesu di Lapangan Banteng, Mengapa Purbaya Layak Diganti?

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24 WIB

Terkini

Prabowo Bertemu Menlu Singapura, DPR Ingatkan soal Karhutla hingga Investasi

Prabowo Bertemu Menlu Singapura, DPR Ingatkan soal Karhutla hingga Investasi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:13 WIB

Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan

Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:12 WIB

5 Urutan Skincare Hada Labo Anti Aging untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Kulit Kencang dan Lembap

5 Urutan Skincare Hada Labo Anti Aging untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Kulit Kencang dan Lembap

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:12 WIB

Viral Imam Mahdi di Bangkalan, Tawarkan Tiket Surga Hingga Top Up Nyawa Agar Panjang Umur

Viral Imam Mahdi di Bangkalan, Tawarkan Tiket Surga Hingga Top Up Nyawa Agar Panjang Umur

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis

Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Apakah Karyawan Swasta Bisa Dapat BSU 2026? Cek Aturan Permenaker Terbaru

Apakah Karyawan Swasta Bisa Dapat BSU 2026? Cek Aturan Permenaker Terbaru

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:09 WIB

BAIC Perluas Pasar Indonesia Timur Lewat Ajang GIIAS Makassar 2026

BAIC Perluas Pasar Indonesia Timur Lewat Ajang GIIAS Makassar 2026

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:04 WIB

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, Refly Harun Siapkan Strategi

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, Refly Harun Siapkan Strategi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Perbedaan Ovale Micellar Water Biru vs Pink, Mana yang Cocok untuk Kulit Kusam?

Perbedaan Ovale Micellar Water Biru vs Pink, Mana yang Cocok untuk Kulit Kusam?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Di Balik Tren Stop the Wedding: Bukan Takut Nikah, Tapi Makin Sadar Risiko

Di Balik Tren Stop the Wedding: Bukan Takut Nikah, Tapi Makin Sadar Risiko

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:00 WIB

×